Minum Teh di Malam Hari, Bikin Tidur Nyenyak Atau Justru Jadi Susah Tidur?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Banyak yang bilang kalau minum teh hangat sebelum tidur bisa bikin tidur jadi lebih nyenyak. Namun, sebagian orang tidak merasakan hal yang serupa. Minum teh di malam hari mungkin malah membuat Anda susah tidur. 

Nah, jadi mana yang benar? Apakah minum teh di malam hari bikin tidur nyenyak atau malah tidak bisa tidur? Untuk mencari tahu jawabannya, simak penjelasan berikut ini.

Minum teh di malam hari bisa menyebabkan insomnia

Tahukah Anda kalau tiap kandungan daun teh mengandung kafein? Ya, kafein merupakan zat stimulan yang bisa ditemukan dalam banyak produk makanan atau minuman. Kafein berfungsi untuk menstimulasi (merangsang) tubuh agar tetap awas dan terjaga, tidak ngantuk.

Kafein umumnya juga ditemukan pada lebih dari 60 jenis tanaman. Termasuk biji kopi, daun teh, kacang kola, dan biji kakao (cokelat). Di seluruh dunia, orang mengkonsumsi kafein setiap hari dalam bentuk kopi, teh, cokelat, minuman energi, minuman bersoda, dan beberapa obat-obatan lain.

Teh hijau, teh hitam, atau teh berwarna putih mengandung kira-kira di bawah 100 gram kafein per cangkirnya. Sayangnya, kafein yang Anda konsumsi sebelum tidur dapat membuat tubuh terjaga karena menghalangi bahan kimia otak yang merangsang rasa ngantuk. Produksi hormon adrenalin dalam tubuh pun juga akan semakin terpicu setelah Anda minum teh.

Bila Anda adalah orang yang sensitif terhadap kafein atau jarang minum minuman yang mengandung kafein, maka efek insomnia ini akan semakin terasa ketika Anda mencoba tidur di malam hari.

teh tanpa kafein

Coba minum teh herbal tanpa kafein yang bisa bikin badan lebih rileks sebelum tidur

Meski teh yang dijual di pasaran bisa membuat Anda makin terjaga, masih ada teh yang bisa membuat tubuh Anda rileks sebelum tidur, yaitu teh herbal.   

Teh herbal umumnya tidak memiliki kafein. Walaupun terdapat kafein di dalamnya, jumlahnya juga terhitung sangat kecil dan tidak menimbulkan efek susah tidur bagi Anda yang mengonsumsinya. Berikut merupakan beberapa contoh teh herbal yang bisa membuat badan rileks dan tidur pun menjadi nyenyak.

1. Teh kamomil

Teh ini merupakan salah satu jenis teh yang tidak memiliki kandungan kafein di dalamnya. Teh kamomil terbuat dari bunga kamomil yang dikeringkan. Teh kamomil mempunyai efek baik bagi tubuh, yaitu membuat tidur lebih nyenyak dan bisa meredakan kecemasan yang melanda.

Medical Center Universitas Maryland di Amerika Serikat menyarankan untuk membuat teh kamomil, masukkan tiga sendok teh bunga chamomile kering lalu tuangkan air panas dalam cangkir. Diamkan selama 15 menit dan teh Anda siap dinikmati.

2. Teh dari daun mint

Berbeda dengan teh yang dicampur daun mint, teh herbal yang satu ini komposisi utamanya adalah dari daun mint yang dikeringkan. Teh ini sama sekali tidak mengandung kafein. Daun mint yang diracik menjadi teh memiliki rasa segar dan sedikit manis jika diminum.

Minum teh di malam hari jenis ini berguna untuk meredakan sakit perut dan membuat pikiran dan tubuh jadi tenang. Namun, untuk orang yang memiliki penyakit asam lambung sebaiknya tidak mengonsumsi teh herbal ini di malam hari.

3. Teh jahe

Salah satu teh herbal ini menggunakan akar jahe sebagai bahan utamanya. Teh jahe ini secara alami tidak mengandung kafein, berguna untuk meredakan mual, dan membuat otot-otot badan menjadi rileks. Cara membuatnya adalah dengan memasukan potongan akar jahe sebesar ruas jari, lalu tuangkan air panas dan diamkan beberapa menit. Anda pun siap minum teh di malam hari tanpa takut insomnia atau susah tidur. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Khasiat Minyak Daun Basil untuk Kesehatan Tubuh

Selain digunakan sebagai bumbu masak rica-rica, daun basil juga bisa diekstrak menjadi minyak yang baik untuk kesehatan tubuh Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Herbal A-Z 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Tips Membedakan Sakit Perut Karena Gas dan Karena Penyakit Lain

Sakit perut merupakan gejala dari masalah pencernaan yang sering muncul. Namun, apa bedanya sakit perut karena gas dan karena penyakit lain?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Begini Cara Memilih Multivitamin yang Aman dan Sesuai untuk Anda

Banyak jenis multivitamin yang ada di pasaran. Tapi yang manakah yang sesuai dengan Anda? Berikut cara memilih multivitamin yang tepat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Fakta Gizi, Nutrisi 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Sering Tidak Disadari, Bulu Mata Juga Bisa Kutuan! Apa Gejalanya?

Hati-hati, mata yang gatal bisa jadi disebabkan oleh kutu bulu mata. Wah, bagaimana bisa terjadi dan seperti apa cara mengobatinya? Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Penyakit Mata 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanaman untuk kamar

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
mulut bayi berjamur

Ciri-ciri Infeksi Jamur (Oral Thrush) di Mulut Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
Bekas luka

Cara Menghilangkan Bekas Luka dengan Langkah yang Tepat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara menghilangkan nyeri haid

9 Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit