home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berapa Lama Anda Boleh Tidur Setelah Makan? Ini Jawabannya

Berapa Lama Anda Boleh Tidur Setelah Makan? Ini Jawabannya

Sehabis makan, memang paling enak bersantai sejenak sebelum melanjutkan aktivitas lain. Namun, tidak jarang yang curi-curi waktu untuk tidur sehabis makan siang. Ada juga yang sengaja makan pada jam menjelang tidur, mengingat sebelum tidur tidak ada lagi aktivitas. Namun jangan salah, langsung tidur sehabis makan tidak baik untuk kesehatan. Lantas, berapa lama Anda boleh tidur setelah makan?

Kenapa tidak boleh langsung tidur setelah makan?

<a data-event-category=makan malam lebih awal” width=”640″ height=”424″ srcset=”https://cdn.hellosehat.com/wp-content/uploads/2020/06/makan-malam-lebih-awal.jpg 1000w, https://cdn.hellosehat.com/wp-content/uploads/2020/06/makan-malam-lebih-awal-400×265.jpg 400w, https://cdn.hellosehat.com/wp-content/uploads/2020/06/makan-malam-lebih-awal-91×60.jpg 91w, https://cdn.hellosehat.com/wp-content/uploads/2020/06/makan-malam-lebih-awal-45×30.jpg 45w, https://cdn.hellosehat.com/wp-content/uploads/2020/06/makan-malam-lebih-awal-300×199.jpg 300w, https://cdn.hellosehat.com/wp-content/uploads/2020/06/makan-malam-lebih-awal-705×467.jpg 705w” sizes=”(max-width: 640px) 100vw, 640px” />

Makan dan tidur saling berkaitan satu sama lain. Jadi, kebiasaan makan yang Anda lakukan bisa saja memberi pengaruh pada baik atau buruknya kualitas tidur. Nah, salah satu aturan yang perlu Anda tahu dan patuhi adalah menghindari langsung tidur setelah makan.

Sebelum membahas berapa lama Anda boleh tidur setelah makan, lebih baik ketahui dulu apa efeknya jika Anda melakukan hal ini. Agar lebih jelas, mari bahas satu per satu efek buruknya tidur setelah makan berikut ini.

1. Picu gangguan pencernaan yang mengganggu tidur

Langsung tidur setelah makan dapat membuat perut kembung dan terasa perih yang bisa bikin Anda sulit tidur nyenyak. Pasalnya selama tidur, katup lambung akan terbuka sehingga cairan asam lambung rentan naik ke tenggorokan dan menyebabkan heartburn.

Kondisi heartburn diartikan sebagai sensasi panas pada perut bagian atas atau terkadang sampai tenggorokan. Heartburn selama tidur setelah makan terutama lebih rentan dialami oleh orang yang sebelumnya sudah memiliki masalah lambung, seperti maag atau GERD. Munculnya kondisi ini membuat Anda jadi susah untuk tidur nyenyak.

2. Berat badan naik

Makanan yang Anda konsumsi mengandung kalori, yang berguna sebagai bahan bakar energi. Namun kebiasaan tidur setelah makan, membuat kalori tidak digunakan secara optimal.

Tubuh menyimpan kelebihan kalori ini sebagai lemak, yang nantinya bisa menaikkan berat badan. Nah, guna mencegah terjadinya hal ini penting bagi Anda untuk tahu berapa lama Anda boleh tidur setelah makan.

3. Tingkatkan risiko berbagai penyakit

Jika kebiasaan tidur setelah makan masih Anda anut, risiko berbagai masalah kesehatan akan meningkat. Sebut saja obesitas, diabetes, hingga penyakit jantung bisa saja terjadi di kemudian hari karena penumpukan lemak berlebih pada tubuh.

Jadi, berapa lama setelah makan boleh tidur?

kualitas tidur

Supaya kebiasaan makan dan tidur ini tidak mengganggu kesehatan Anda, sebaiknya beri jeda selama 2-3 jam setelah makan, jika Anda ingin tidur.

Jeda waktu ini memberi waktu bagi sistem pencernaan untuk memindahkan makanan ke usus kecil, sehingga mencegah terjadinya gangguan pencernaan dan insomnia.

Selain itu,, jeda waktu tersebut bisa Anda manfaatkan untuk melakukan aktivitas yang bisa membakar kalori sehingga mencegah terbentuknya lemak berlebihan, maupun kenaikan kolesterol dan trigliserida.

Tips supaya Anda tidak langsung tidur setelah makan

peregangan sebelum tidur

Agar kebiasaan makan dan tidur tidak berdampak buruk bagi kesehatan, Anda tidak hanya sekadar tahu berapa lama Anda boleh tidur setelah makan.

Ada banyak hal lain yang sebenarnya perlu juga Anda perhatikan dan ikuti. Berikut ini beberapa tips agar Anda tidak lagi langsung tidur setelah makan.

1. Pilih jam makan malam terbaik

Sebenarnya tidak ada aturan pakem, pukul berapa Anda harus makan malam. Namun, Northwestern Medicine menyebutkan bahwa waktu makan malam harus mengikuti jadwal makan siang, yakni ada jeda sekitar 4-5 jam setelah makan siang.

Contohnya, jika Anda makan siang di pukul 1 siang, waktu makan malam yakni sekitar pukul 5 atau 6 sore. Meskipun namanya makan malam, jam makan sebenarnya lebih mengarah pada petang hari.

Selama transisi waktu makan siang dan malam, Anda bisa mengonsumsi camilan ringan, contohnya satu cup yogurt atau semangkuk kecil bubur kacang hijau.

2. Pertimbangkan untuk ngemil atau tidak

Sudah tahu ‘kan, berapa lama Anda boleh tidur setelah makan malam? Nah, langkah selanjutnya adalah mempertimbangkan ngemil malam atau tidak.

Jika pada hari itu Anda akan tidur lebih larut, ngemil bisa menjadi pertimbangan agar Anda tidak lapar di tengah malam. Namun, Anda boleh ngemil jika ada jeda sekitar 4-5 jam dari jam makan malam ke jam tidur Anda.

3. Isi waktu luang dengan aktivitas

Supaya Anda tidak langsung tidur setelah makan, isi kekosongan waktu dengan aktivitas. Pasalnya, bosan bisa membuat Anda mengantuk, apalagi jika kondisi perut terisi. Cobalah untuk melakukan peregangan sederhana sebelum tidur untuk membakar kalori dari makanan yang Anda konsumsi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Fujiwara, Y., Machida, A., Watanabe, Y., Shiba, M., Tominaga, K., Watanabe, T., Oshitani, N., Higuchi, K., & Arakawa, T. (2005). Association between dinner-to-bed time and gastro-esophageal reflux diseaseThe American journal of gastroenterology100(12), 2633–2636. https://doi.org/10.1111/j.1572-0241.2005.00354.x.

Northwestern Medicine. (n.d.). The best times to eat. Retrieved April 29, 2021, from https://www.nm.org/healthbeat/healthy-tips/nutrition/best-times-to-eat.

Sleep Advisor https://www.sleepadvisor.org/author/sleepadvisor/. (2021, January 04). Should you eat just before bed? – all the risks explained. Retrieved April 29, 2021, from https://www.sleepadvisor.org/eat-just-before-bed-risks/.

Gastroesophageal reflux disease (gerd). (2020, May 22). Retrieved April 29, 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gerd/symptoms-causes/syc-20361940.

Foods and sleep. (2017, May 03). Retrieved April 29, 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/insomnia/expert-answers/foods-that-help-you-sleep/faq-20057763.

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji pada 4 minggu lalu
x