home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

8 Jenis Buah dengan Nutrisi Penting untuk Meredakan Batuk

8 Jenis Buah dengan Nutrisi Penting untuk Meredakan Batuk

Meskipun bisa hilang dengan sendirinya, batuk menerus atau yang berlangsung jangka panjang bisa sangat mengganggu. Untungnya, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi batuk, termasuk dengan mengonsumsi obat herbal dan buah-buahan. Ini karena buah mengandung vitamin dan antioksidan yang dapat membantu memulihkan batuk. Apa saja jenis buah yang bermanfaat untuk menyembuhkan atau mengobati batuk?

Pilihan buah-buahan untuk mengatasi batuk

Batuk sebenarnya adalah pemain penting dalam sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.

Ketika batuk, Anda mengeluarkan lendir, mikroba, dan benda asing dari saluran pernapasan. Ini dapat membantu Anda terlindung dari infeksi dan peradangan paru-paru.

Selain melindungi dari infeksi, batuk juga bisa menjadi pertanda adanya gangguan pernapasan seperti pilek, flu, alergi, maupun asma.

Kabar baiknya, kandungan nutrisi pada buah-buahan dapat menekan frekuensi batuk, mengurangi peradangan akibat infeksi di saluran napas, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Ya, pola makan sehat, termasuk asupan buah, memang menjadi kunci utama melindungi tubuh Anda dari berbagai gejala penyakit.

Jadi, untuk membantu meredakan batuk dan menyembuhkan penyakit penyebab batuk itu sendiri, Anda bisa memperbanyak makan buah.

Nah, siapkan pilihan buah berikut saat batuk datang menyerang, ya!

1. Nanas

Nanas untuk batuk

Pada buah nanas terdapat enzim bromelain yang befungsi meredakan peradangan yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus.

Di samping itu, bromelin dapat berfungsi selayaknya obat batuk mukolitik yang dapat memecah penggumpalan dahak di tenggorokan.

Artinya, buah nanas merupakan buah yang bagus untuk mengurangi batuk berdahak.

Untuk mendapatkan manfaat buah ini secara maksimal dalam meredakan batuk, minumlah jus nanas tanpa gula.

Meski begitu, Anda juga perlu berhati-hati dengan reaksi alergi bromelain di dalam tubuh. Hal ini biasanya dialami oleh pasien yang mengonsumsi antibiotik dan obat pengencer darah.

2. Jeruk nipis

Buah yang memiliki nama latin Citrus aurantifolia ini memiliki kandungan minyak atsiri yang mampu melemaskan otot-otot pernapasan dan melembapkan tenggorokan.

Manfaat dari buah ini sangat bermanfaat untuk Anda yang mengalami batuk kering berkepanjangan penyebab tenggorokan perih dan gatal.

Selain itu, jeruk nipis mengandung berbagai zat antimikroba yang dapat membantu menangkal infeksi virus dan bakteri penyebab batuk.

Salah satu cara populer untuk mengolah jeruk nipis sebagai obat batuk alami adalah mencampur buah ini dengan kecap manis. Cara ini dapat mengurangi rasa asam yang kuat dari jeruk nipis.

3. Lemon

Lemon untuk batuk

Kandungan vitamin C yang melimpah pada buah lemon memiliki berbagai manfaat dalam mengatasi penyakit.

Vitamin C dapat membantu sistem imun untuk menghentikan infeksi virus atau bakteri penyebab batuk.

Zat ini meningkatkan produksi limfosit yaitu sel darah putih yang berada dalam lini depan pertahanan tubuh untuk membasmi virus atau bakteri.

Jenis vitamin ini juga memiliki sifat antioksidan. Artinya, kandungan antioksidan di dalam buah lemon dapat meningkatkan perlindungan pada sel-sel tubuh dari serangan molekul radikal bebas yang berbahaya.

Manfaat lainya, vitamin C dalam buah lemon bisa mempercepat pemulihan luka pada tubuh, termasuk mengatasi peradangan yang disebabkan oleh infeksi di saluran napas.

Itu sebabnya, konsumsi buah lemon bisa membuat batuk lebih cepat mereda. Untuk ramuan obat batuk alami, campurkan perasan buah ini ke dalam larutan jahe dan madu.

4. Apel

Buah lain yang tak kalah bagus manfaatnya baik untuk batuk berdahak maupun batuk kering adalah apel.

Pada apel, terdapat kandungan vitamin C dan flavonoid yang mendukung pemulihan berbagai penyakit pernapasan penyebab batuk, seperti PPOK, bronkitis, emfisema.

Laporan yang dipublikasikan dalam John Hopskin Bloomberg School of Public Health menyebutkan bahwa konsumsi apel secara rutin dapat memperbaiki fungsi paru-paru secara keseluruhan.

Anda bisa mengonsumsi apel secara langsung untuk mendapatkan manfaat buah ini dalam mengatasi batuk.

5. Jambu biji

manfaat jambu biji untuk ibu hamil

Jambu biji mengandung berbagai nutrisi penting untuk kesehatan tubuh Anda.

Salah satunya adalah vitamin C yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Tak hanya itu, daun jambu biji juga kerap digunakan sebagai obat alami untuk mengatasi batuk.

Daun jambu biji juga disebut berguna untuk membantu meredakan sakit tenggorokan yang kerap muncul bersama batuk.

6. Alpukat

Alpukat juga bisa Anda jadikan sebagai buah untuk mengatasi batuk yang mengganggu. Ini karena alpukat mengandung sejumlah nutrisi penting untuk kesehatan.

Sebagai sumber serat, mineral, dan vitamin yang baik, alpukat mampu meningkatkan daya tahan tubuh Anda untuk melawan penyakit.

Tak sampai di situ, lemak dalam alpukat yang mengandung asam oleic dapat membantu mengurangi risiko peradangan.

7. Kiwi

Manfaat buah kiwi

Kiwi mengandung banyak nutrisi, khususnya vitamin C. Nutrisi ini penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga mengurangi risiko penyakit.

Studi dari Canadian Journal of Physiology and Pharmacology menunjukkan bahwa kiwi mendukung fungsi kekebalan tubuh dan mengurangi perkembangan penyakit, seperti flu atau pilek.

Batuk biasanya muncul sebagai salah satu gejala flu atau pilek biasa. Oleh karena itu, kiwi dapat dianggap sebagai salah satu buah yang membantu meringankan batuk.

8. Tomat

Buah tomat untuk batuk

Tingginya kandungan vitamin dan mineral yang terdapat dalam buah tomat membuat buat ini bagus untuk meredakan batuk.

Tomat bagkan dapat membantu meningkatkan fungsi paru-paru perokok yang telah mengalami kerusakan.

Buah ini dapat membantu melancarkan fungsi pernapasan dan menguatkan daya tahan tubuh dari infeksi penyebab batuk.

Bahkan, akan lebih baik jika konsumsi tomat juga dibarengi dengan buah-buahan yang kaya akan antioksidan.

Penelitian dalam European Respiratory Journal mengungkapkan konsumsi tomat, apel, dan pisang membantu pemulihan pada pasien yang mengalami penurunan fungsi pernapasan dalam 10 tahun.

Konsumsi buah-buahan dapat menjadi pengobatan alami untuk batuk. Untuk mengobati batuk, cara ini tak kalah bermanfaat dengan minum obat batuk sirup atau obat medis lainnya.

Namun, mengobati batuk secara alami baru sebatas mengurangi gejala, belum bisa untuk menyembuhkan penyakit penyebab batuk, terutama jika disebabkan oleh infeksi pernapasan yang serius.

Oleh karena itu, jika batuk tidak kunjung sembuh setelah mengonsumsi buah-buahan, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter.

Berdasarkan pemeriksaan medis, dokter dapat memberikan pengobatan yang lebih efektif.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Garcia-Larsen, V., Potts, J. F., Omenaas, E., Heinrich, J., Svanes, C., Garcia-Aymerich, J., Burney, P. G., & Jarvis, D. L. (2017). Dietary antioxidants and 10-year lung function decline in adults from the ECRHS survey. The European respiratory journal50(6), 1602286. https://doi.org/10.1183/13993003.02286-2016

Benham, B., & Health, J. (2017). Diet Rich in Apples and Tomatoes May Help Repair Lungs of Ex-Smokers, Study Suggests. Retrieved 18 June 2021, from https://www.jhsph.edu/news/news-releases/2017/diet-rich-in-apples-and-tomatoes-may-help-repair-lungs-of-ex-smokers-study-suggests.html

Chambial, S., Dwivedi, S., Shukla, K. K., John, P. J., & Sharma, P. (2013). Vitamin C in disease prevention and cure: an overview. Indian journal of clinical biochemistry : IJCB28(4), 314–328. https://doi.org/10.1007/s12291-013-0375-3

Pavan, R., Jain, S., Shraddha, & Kumar, A. (2012). Properties and therapeutic application of bromelain: a review. Biotechnology research international, 2012, 976203. https://doi.org/10.1155/2012/976203

Hosseini, B., Berthon, B., Wark, P., & Wood, L. (2017). Effects of Fruit and Vegetable Consumption on Risk of Asthma, Wheezing and Immune Responses: A Systematic Review and Meta-Analysis. Nutrients, 9(4), 341. https://doi.org/10.3390/nu9040341

Kiwifruit: our daily prescription for health. (2021). Canadian Journal Of Physiology And Pharmacology. Retrieved from https://cdnsciencepub.com/doi/abs/10.1139/cjpp-2012-0303#.WEW-VKOZORv

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fidhia Kemala Diperbarui 26/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.