home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tips Mencegah Granuloma Paru yang Bisa Dilakukan di Rumah

Tips Mencegah Granuloma Paru yang Bisa Dilakukan di Rumah

Pernahkah Anda mendengar istilah granuloma paru? Ini adalah peradangan kecil yang terbentuk di paru-paru Anda. Meski jarang menimbulkan bahaya atau komplikasi yang serius, ada baiknya Anda tetap berupaya menjaga kesehatan paru-paru guna mencegah terkena kondisi ini. Apa saja langkah-langkah pencegahan granuloma paru yang bisa ditempuh? Cari tahu jawaban selengkapnya dalam ulasan berikut.

Cara pencegahan granuloma paru

Granuloma paru adalah kondisi munculnya jaringan peradangan pada paru-paru.

Jaringan tersebut biasanya berukuran kecil dan merupakan kumpulan sel-sel darah putih yang terbentuk sebagai reaksi tubuh terhadap infeksi atau gangguan kesehatan lainnya.

Dengan kata lain, granuloma paru muncul sebagai bentuk perlawanan tubuh terhadap penyakit atau gangguan kesehatan.

Penyebab granuloma paru yang paling umum adalah infeksi pernapasan seperti flu dan TBC atau penyakit non-infeksi seperti sarkoidosis dan kondisi autoimun lainnya.

Pada dasarnya, tidak ada cara khusus yang bisa dilakukan untuk mencegah granuloma paru selain dengan menjaga kesehatan paru-paru Anda.

Jika kesehatan paru-paru sudah terjaga, otomatis tubuh Anda akan terhindar dari risiko peradangan, termasuk granuloma paru.

Berikut adalah beberapa langkah pencegahan granuloma paru yang bisa Anda ikuti.

1. Berhenti merokok

motivasi berhenti merokok

Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menurunkan risiko granuloma paru adalah menghindari rokok.

Bukan rahasia lagi bahwa rokok membawa banyak dampak buruk untuk kesehatan, terutama paru-paru Anda.

Sebuah studi dari Cancer Investigation menyebutkan bahwa menghindari kebiasaan merokok dapat menurunkan ukuran nodula atau jaringan peradangan pada paru.

Oleh karena itu, apabila Anda termasuk perokok aktif, sebaiknya mulailah kurangi kebiasaan buruk ini. Bila memungkinkan, hentikan kebiasaan merokok sama sekali.

2. Kurangi paparan terhadap polutan

polusi udara

Tips pencegahan granuloma paru selanjutnya adalah mengurangi paparan polusi, baik yang terdapat di dalam maupun di luar ruangan.

Apabila Anda beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya gunakan masker untuk melindungi diri dari bahaya polusi, seperti asap kendaraan bermotor dan polutan lainnya.

Di dalam ruangan pun tidak menutup kemungkinan Anda bisa terpapar polutan, terutama jika Anda bekerja di tempat yang dipenuhi asap atau zat kimia berbahaya.

Oleh karena itu, guna menjaga kesehatan paru-paru dan menghindari risiko peradangan, pastikan Anda memakai masker di tempat berpolusi.

3. Mencegah penyakit infeksi pernapasan

flu

Sebagian besar kasus granuloma paru berawal dari infeksi pernapasan seperti flu dan TBC.

Itu sebabnya, pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko granuloma paru adalah dengan menghindari penyakit-penyakit tersebut.

Menurut laman American Lung Association, berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk melindungi diri dari infeksi pernapasan:

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Bila tidak ada air mengalir, Anda bisa menggunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol.
  • Hindari keramaian di musim pilek dan flu.
  • Jaga kebersihan mulut dan gigi dengan menyikat gigi minimal sehari 2 kali.
  • Lakukan vaksinasi influenza.
  • Saat Anda sedang sakit, hindari bepergian ke luar rumah untuk melindungi orang-orang di sekitar Anda dari risiko penularan.

4. Menyantap makanan bergizi

makanan kaya serat untuk pencernaan

Apa yang Anda konsumsi akan berpengaruh pada kesehatan paru-paru serta peluang terkena granuloma paru.

Oleh karena itu, langkah pencegahan granuloma paru berikutnya yang bisa Anda praktikkan adalah menyantap makanan bernutrisi.

Pilihlah menu makanan yang baik untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari risiko infeksi serta penyakit lainnya.

Perbanyak konsumsi sayur, buah-buahan, protein, serta makanan yang kaya kandungan vitamin dan mineral bergizi.

5. Rajin berolahraga

olahraga untuk menghilangkan perut buncit

Anda tentu sudah tahu bahwa olahraga menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Nah, tips pencegahan granuloma paru yang satu ini juga bisa Anda coba.

Dengan rutin berolahraga, Anda akan meningkatkan kapasitas serta fungsi paru-paru sehingga risiko terkena peradangan pun dapat berkurang.

Para ahli merekomendasikan olahraga minimal 30 menit sehari sebanyak 5 kali seminggu. Tidak perlu memilih aktivitas yang berat, Anda bisa berjalan kaki santai atau bersepeda.

6. Rutin melakukan check-up

Dokter mendiagnosis bronkiektasis

Saat menerapkan upaya mencegah penyakit apa pun, pemeriksaan atau check-up secara berkala adalah langkah yang baik.

Ditambah lagi, sebagian besar kasus granuloma paru tidak bergejala sehingga baru ketahuan saat pasien melakukan pemeriksaan untuk penyakit lain.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menjalani pemeriksaan paru-paru secara rutin, terutama jika Anda termasuk perokok berat atau pernah mengidap masalah pernapasan sebelumnya.

Demikian serangkaian langkah pencegahan granuloma paru yang bisa Anda mulai dari sekarang.

Dengan menjalani gaya hidup sehat serta mengonsumsi makanan bergizi, niscaya Anda akan memiliki peluang lebih kecil untuk terkena gangguan paru-paru ini.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Granulomas – HealthDirect. (2021). Retrieved June 8, 2021, from https://www.healthdirect.gov.au/granulomas 

Air pollution – WHO. (n.d.). Retrieved June 8, 2021, from https://www.who.int/health-topics/air-pollution 

Air Quality: Particle Pollution – CDC. (2019). Retrieved June 8, 2021, from https://www.cdc.gov/air/particulate_matter.html 

Exercise and Lung Health – American Lung Association. (2020). Retrieved June 8, 2021, from https://www.lung.org/lung-health-diseases/wellness/exercise-and-lung-health 

Protecting Your Lungs – American Lung Association. (n.d.). Retrieved June 8, 2021, from https://www.lung.org/lung-health-diseases/wellness/protecting-your-lungs 

8 Tips for Healthy Lungs – Rush University Medical Center. (2020). Retrieved June 8, 2021, from https://www.rush.edu/news/8-tips-healthy-lungs 

Diet and nutrition – European Lung Foundation. (2021). Retrieved June 8, 2021, from https://europeanlung.org/en/information-hub/keeping-lungs-healthy/diet-and-nutrition/ 

The Inside Story: A Guide to Indoor Air Quality – U.S. Consumer Product Safety Commission. (n.d.). Retrieved June 8, 2021, from https://www.cpsc.gov/Safety-Education/Safety-Guides/Home/The-Inside-Story-A-Guide-to-Indoor-Air-Quality 

Cazzola, M., Page, C., Calzetta, L., & Matera, M. (2012). Emerging anti-inflammatory strategies for COPD. European Respiratory Journal, 40(3), 724-741. https://doi.org/10.1183/09031936.00213711

Angelo, J., Javaid, A., Mesologites, T., Lahiri, B. (2011). A 20-Year-Old Man with Fever, Chest Pain, and Lung Nodules. Chest, 140(5), 1378-1381.

Maci, E., Comito, F., Frezza, A. M., Tonini, G., & Pezzuto, A. (2014). Lung nodule and functional changes in smokers after smoking cessation short-term treatment. Cancer investigation, 32(8), 388–393. https://doi.org/10.3109/07357907.2014.919308

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Shylma Na'imah Diperbarui 2 minggu lalu
Fakta medis diperiksa oleh Abduraafi Andrian
x