Bukan Sekadar Batuk, Ini Gejala dan Ciri Bronkitis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Bronkitis merupakan peradangan pada selaput saluran bronkial (bronkus), yang membawa udara ke dan dari paru-paru. Sama-sama merupakan gangguan pernapasan, gejala yang muncul mungkin saja membuat Anda keliru menyangka bronkitis sebagai penyakit lain. Simak berbagai gejala bronkitis di bawah ini agar Anda bisa menentukan perawatan bronkitis dengan tepat.

Apa saja gejala dan ciri-ciri bronkitis?

American Lung Association merangkum beberapa gejala bronkitis yang umum terjadi, yaitu:

  • Pilek, hidung tersumbat
  • Demam ringan 
  • Dada sesak
  • Mengi
  • Batuk berdahak dengan lendir berwarna kuning atau hijau
  • Merasa kelelahan

Namun, bronkitis sendiri sebenarnya terdiri atas bronkitis akut dan kronis. Secara lebih detail, keduanya memiliki perbedaan ciri-ciri. Apa saja? 

Ciri-ciri bronkitis akut

Bronkitis akut merupakan peradangan yang terjadi pada waktu singkat dan tiba-tiba. Umumnya, kondisi ini disebabkan oleh virus sehingga bisa sembuh dengan sendirinya. 

Dikutip dari National Center for Biotechnology Information, bronkitis akut biasanya menunjukkan gejala berupa:

  • Batuk
  • Malaise (rasa tidak enak badan, meriang)
  • Sesak napas
  • Mengi

Batuk adalah salah satu gejala penyakit bronkitis akut yang paling umum. Batuk yang menandakan gejala penyakit bronkitis akut biasanya tidak kunjung sembuh dan disertai keluarnya dahak berwarna hijau atau kuning.

Selain batuk berdahak, penyakit bronkitis akut mungkin juga menimbulkan ciri-ciri lain, yaitu:

  • Berkeringat di malam hari
  • Demam lebih dari 38 derajat Celcius
  • Batuk darah

Ciri-ciri bronkitis kronis

Bronkitis kronis merupakan peradangan yang dapat bertambah buruk seiring berjalannya waktu. Bronkitis kronis kerap disebut termasuk dalam penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), sebuah kumpulan penyakit yang menyerang paru-paru. 

Berikut adalah berbagai gejala bronkitis kronis yang perlu Anda waspadai:

1. Batuk

Tidak hanya pada bronkitis akut, batuk juga merupakan tanda yang paling umum dari bronkitis kronis. Namun, ciri-ciri batuk yang ditimbulkan dari bronkitis kronis berbeda dengan bronkitis akut.

Batuk yang disebabkan oleh bronkitis kronis memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Batuk muncul hampir setiap hari dan berlangsung selama tiga bulan
  • Batuk dengan ciri-ciri di atas hadir setidaknya dua kali dalam dua tahun berturut-turut
  • Batuk berdahak yang bisa berubah warna

2. Demam

Meski jarang terjadi, demam mungkin bisa menjadi salah satu gejala bronkitis kronis yang patut Anda waspadai. Demam dalam kondisi tersebut dapat menunjukkan adanya penyakit influenza atau pneumonia. 

3. Nyeri dada

Nyeri dada atau perut biasanya dikeluhkan penderita penyakit bronkitis kronis akibat batuk yang berlangsung terus-menerus. 

Selain itu, bronkitis kronis mungkin juga menimbulkan sejumlah gejala, seperti:

  • Malaise
  • Mengi, ketika saluran napas mengalami peradangan

Ciri-ciri bronkitis pada anak

Anak-anak juga bisa mengalami bronkitis, khususnya bronkitis akut. Selain yang telah disebutkan di atas, ciri-ciri bronkitis yang umumnya muncul pada anak-anak adalah muntah.

Kapan sebaiknya ke dokter? 

Rata-rata, gejala bronkitis akut hanya bertahan beberapa minggu, kemudian hilang dengan sendirinya. Namun, bronkitis bisa saja menyebabkan komplikasi jika tidak diobati. Jika Anda mengalami batuk dengan ciri-ciri di bawah ini, sebaiknya segera hubungi dokter. 

  • Bertahan hingga tiga minggu 
  • Mengganggu tidur Anda
  • Disertai demam hingga 38°C
  • Mengeluarkan lendir berwarna
  • Mengandung darah
  • Menyebabkan mengi atau sesak napas

Bagaimana melakukan diagnosis bronkitis? 

Selama beberapa hari mengalami sakit, Anda mungkin mengalami gejala bronkitis yang mirip dengan flu biasa. Dokter mungkin akan mengajukan sejumlah pertanyaan tentang gejala dan melakukan pemeriksaan fisik. 

Berikut adalah beberapa pemeriksaan yang mungkin dilakukan dokter untuk mendiagnosis bronkitis:

Riwayat kesehatan

Pemeriksaan yang penting untuk mendiagnosis bronkitis adalah riwayat kesehatan karena kondisi ini dapat muncul akibat gaya hidup. Kebiasaan merokok hingga melakukan aktivitas di lingkungan yang tidak bersih dapat meningkatkan risiko Anda terkena bronkitis. 

Pemeriksaan riwayat kesehatan juga yang dapat menyingkirkan kemungkinan penyakit lain pada saluran pernapasan bagian bawah. Selain riwayat kesehatan, bronkitis akut juga bisa dideteksi melalui pemeriksaan paru-paru, dan temuan fisik lainnya. 

Rontgen dada

Rontgen dada dapat membantu menentukan apakah Anda menderita pneumonia atau kondisi lain yang dapat menjelaskan batuk Anda. Hal ini penting jika Anda pernah atau sedang merokok. 

Tes dahak

Dahak adalah lendir dari paru-paru yang muncul saat Anda batuk. Pemeriksaan dahak berfungsi untuk melihat apakah Anda memiliki penyakit akibat bakteri yang memerlukan antibiotik atau tidak. Pemeriksaan ini juga bisa digunakan untuk menguji tanda-tanda alergi. 

Tes fungsi paru

Selama tes fungsi paru, Anda diminta mengembuskan napas ke alat yang disebut spirometer. Alat tersebut dapat mengukur seberapa banyak udara yang bisa ditahan paru-paru dan seberapa cepat Anda bisa mengeluarkan udara dari paru-paru. 

Tes ini dapat mendeteksi tanda-tanda asma atau emfisema.

Tes darah 

 Jika Anda mengalami demam, dokter mungkin meminta Anda melakukan tes darah lengkap. Jumlah darah putih Anda mungkin sedikit meningkat jika mengidap bronkitis akut. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pilihan Obat Pilek yang Bisa Diberikan pada Anak dan Bayi

Hati-hati, tidak semua obat pilek bayi aman untuk kesehatan si kecil. Lantas, obat apa saja yang aman dan ampuh mengobati gejala pilek pada bayi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Anak, Parenting 15 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Apa Benar Kena Air Hujan Bisa Bikin Sakit?

Banyak orang yang jatuh sakit setelah hujan-hujanan. Benarkah terkena air hujan memengaruhi kesehatan kita? Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan, Informasi Kesehatan 1 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Tips Mengatasi Telinga Sakit dan Tersumbat karena Flu

Telinga Anda mungkin terasa sakit dan tersumbat saat flu. Ini karena hidung dan telinga saling terhubung, Bagaimana mengatasi telinga tersumbat karena flu?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Flu, Kesehatan Pernapasan 19 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Tips Seputar Pencegahan Sinusitis yang Wajib Anda Tahu

Bersin dan pilek akibat sinus yang kambuh dapat menyulitkan Anda beraktivitas, tapi Anda bisa mencegah sinusitis dengan beberapa perubahan gaya hidup mudah

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 8 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat pilek alami

5 Bahan Alami untuk Menyembuhkan Pilek Tanpa Obat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
pilek adalah penyebab pilek

Pilek

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 1 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit