Apa Itu Tumor Tulang?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Definisi

Apa itu tumor tulang?

Tumor tulang adalah jaringan atau benjolan yang terbentuk akibat sel-sel di tulang tumbuh secara tidak terkendali. Benjolan dapat muncul di tulang apa saja, namun kondisi ini umumnya ditemukan di tulang panggul, serta tulang-tulang panjang di lengan dan kaki.

Kebanyakan tumor yang tumbuh di jaringan tulang sebenarnya bersifat jinak. Dengan kata lain, tumor tidak berpotensi menyebar ke bagian tubuh lain. Namun, itu bukan berarti tumor tidak akan menyebabkan kerusakan pada tulang. Tumor dapat melemahkan struktur tulang yang terdampak, sehingga membuat tulang lebih rentan terhadap benturan.

Jenis lain dari tumor tulang bersifat ganas dan merupakan kanker. Tumor ini dapat menyebar ke bagian tubuh lain dan merusak jaringan tulang yang normal.

Seberapa umumkah tumor tulang?

Tumor tulang adalah penyakit yang cukup langka. Menurut sebuah studi yang diambil dari Clinical Cases in Mineral and Bone Metabolism, rata-rata usia penderita ketika terdiagnosis penyakit ini adalah di bawah usia 30 tahun. Namun, angka tersebut mengalami peningkatan pula pada pasien di atas 60 tahun.

Selain itu, tumor jenis ini lebih banyak terjadi pada pasien berjenis kelamin laki-laki dibanding dengan perempuan. Rata-rata rasio kejadiannya pada pasien laki-laki dan perempuan adalah 1,22 banding 1.

Tumor tulang adalah kondisi yang dapat diatasi dengan cara mengendalikan faktor-faktor risiko yang ada. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai penyakit ini, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter.

Jenis

Apa saja jenis-jenis dari tumor tulang?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tumor yang muncul di jaringan tulang dapat bersifat jinak dan ganas. Berikut penjelasannya:

1. Tumor jinak

Kebanyakan kasus tumor yang pertama kali berkembang di tulang bersifat jinak dan tidak berbahaya. Tumor jenis ini tidak menyebar ke jaringan dan organ tubuh lainnya. Tumor dapat diangkat dengan prosedur operasi atau bedah.

  • Osteokondroma

Jenis tumor jinak yang paling banyak ditemukan adalah osteokondroma, dengan persentase kejadian sekitar 35-40 persen dari seluruh kasus tumor tulang. Tumor ini terbuat dari susunan tulang dan tulang rawan, dan umumnya ditemukan pada pasien berusia remaja.

Osteokondroma biasanya terbentuk di dekat bagian ujung tulang panjang, seperti yang terdapat di lengan dan kaki. Tulang-tulang yang paling umum terdampak oleh tumor ini adalah ujung bawah tulang paha (femur), ujung atas tulang kaki (tibia), dan tulang lengan bagian atas (humerus).

  • Nonossifying fibroma unicameral

Tumor jenis ini dapat dikategorikan sebagai kista tulang soliter. Biasanya, tumor ini lebih banyak ditemukan pada pasien anak-anak. Tulang yang paling umum terkena kondisi ini adalah tulang kaki.

  • Tumor sel raksasa

Tumor sel raksasa adalah salah satu jenis tumor yang berkembang paling cepat. Benjolan biasanya tumbuh di bagian ujung tulang orang dewasa. Tumor jenis ini tergolong jarang terjadi.

  • Enkondroma

Enkodroma adalah kista yang terbentuk dari tulang rawan dan tumbuh di dalam sumsum tulang. Tumor jenis ini juga biasanya merupakan salah satu gejala sindrom Mafucci dan sindrom Ollier.

  • Displasia fibrosa

Displasia fibrosa adalah hasil dari mutasi genetik yang menyebabkan tulang memiliki serat-serat. Perubahan tekstur ini menyebabkan tulang menjadi lebih rentan patah.

  • Kista aneurisma tulang

Apabila tulang memiliki kista aneurisma, hal tersebut disebabkan oleh adanya kelainan pembuluh darah pada sumsum tulang. Pertumbuhan kista relatif cepat dan berpotensi mengganggu pertumbuhan tulang.

2. Tumor ganas

Terdapat pula beberapa jenis kanker yang menyebabkan munculnya tumor tulang ganas. Tiga jenis kanker tulang yang paling umum terjadi adalah osteosarkoma, sarkoma Ewing, dan kondrosarkoma.

  • Osteosarkoma

Osteosarkoma lebih umum menyerang pasien anak-anak dan remaja. Tumor biasanya berkembang di tulang panggul, bahu, atau lutut. Tumor tumbuh dengan cepat dan dapat menyebar ke bagian tubuh lain.

  • Sarkoma Ewing

Sarkoma Ewing banyak menyerang pasien remaja dan dewasa, walaupun terdapat beberapa kasus di mana anak-anak juga dapat menderita penyakit ini. Tipe tumor ini biasanya muncul di kaki, panggul, tulang belakang, tulang rusuk, lengan atas, dan tengkorak kepala.

  • Kondrosarkoma

Orang-orang berusia separuh baya dan lansia lebih rentan memiliki tumor ganas berjenis kondrosarkoma pada tulangnya. Jenis kanker tulang ini lebih umum ditemukan pada tulang panggul, bahu, dan pinggang.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala tumor tulang?

Ada banyak gejala tumor tulang, antara lain:

  • Benjolan atau jaringan yang tidak lazim tumbuh di suatu tempat di tubuh
  • Anda berkeringat di malam hari
  • Anda terkena demam
  • Nyeri yang Anda rasakan menjadi konstan dan makin parah dari waktu ke waktu

Dalam kasus tumor yang jinak, Anda bisa jadi tidak merasakan rasa sakit sama sekali. Anda mungkin tidak akan mengetahui jika ada benjolan atau jaringan di dalam tulang Anda. Meskipun bersifat jinak, bukan berarti tumor ini tidak akan mengakibatkan kerusakan pada tulang.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami satupun tanda atau gejala yang disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apapun, konsultasikanlah pada dokter.

Tubuh masing-masing penderita menunjukkan tanda-tanda dan gejala yang bervariasi. Agar mendapatkan penanganan yang paling tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, pastikan Anda selalu periksakan apapun gejala yang muncul ke dokter atau pusat layanan kesehatan terdekat.

Penyebab

Apa penyebab tumor tulang?

Hingga saat ini, para ahli belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab tumor tulang. Namun, tumor umumnya muncul di dalam tubuh akibat adanya sel-sel yang bermutasi.

Sel-sel tubuh yang sehat seharusnya berkembang dan mati dalam siklus tertentu. Akan tetapi, ada kemungkinan sel-sel tersebut dapat bermutasi dan tumbuh dengan tidak terkendali. Hal tersebut menyebabkan terjadinya penumpukan dan jaringan tumor pun terbentuk.

Penyebab lain yang secara tidak langsung berpengaruh dalam perkembangan tumor adalah:

  • Efek samping terapi radiasi atau radioterapi
  • Cedera tulang
  • Faktor genetik atau keturunan
  • Obat-obatan antikanker, terutama yang diberikan untuk anak-anak
  • Pernah mengalami patah tulang dan memasang implan logam

Faktor-faktor risiko

Apa saja faktor-faktor yang meningkatkan risiko seseorang untuk terkena tumor tulang?

Tumor tulang adalah penyakit yang dapat terjadi pada hampir semua orang, tidak memandang dari apa kelompok usia dan golongan rasnya. Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit ini.

Penting untuk Anda ketahui bahwa memiliki salah satu atau beberapa faktor risiko bukan berarti Anda pasti akan menderita suatu penyakit atau kondisi kesehatan. Dalam kasus yang langka, tidak menutup kemungkinan seseorang dapat terkena penyakit atau kondisi kesehatan tertentu tanpa adanya satu pun faktor risiko.

Berikut adalah faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda untuk menderita tumor tulang:

1. Usia

Penyakit ini lebih banyak ditemukan pada pasien yang berusia di bawah 30 tahun dan di atas 60 tahun. Jadi, apabila Anda berada di kelompok usia tersebut, risiko Anda untuk menderita penyakit ini jauh lebih tinggi.

2. Jenis kelamin

Kasus kejadian penyakit ini lebih sering terjadi pada pasien berjenis kelamin laki-laki dibanding dengan perempuan.

3. Faktor keturunan

Dalam kasus yang jarang terjadi, kemungkinan potensi tumor tumbuh dapat diturunkan dari anggota keluarga yang memiliki kelainan genetik. Contoh penyakit yang berhubungan dengan kelainan genetik adalah sindrom Li-Fraumeni dan retinoblastoma.

4. Pernah menjalani terapi radiasi kanker

Apabila Anda pernah menjalani terapi radiasi atau radioterapi untuk pengobatan kanker, peluang Anda untuk menderita penyakit ini lebih besar.

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana tumor tulang didiagnosis?

Pada saat mendiagnosis, dokter akan menanyai riwayat medis Anda dan keluarga Anda. Kemudian, untuk menentukan letak, ukuran, serta jenis tumor, dokter akan melakukan tes-tes tambahan. Umumnya, tes yang dilakukan adalah:

  • Scan tulang
  • Computerized tomography (CT scan)
  • Magnetic resonance imaging (MRI scan)
  • Positron emission tomography (PET)
  • X-ray

Selain itu, dokter juga mungkin akan merekomendasikan pengambilan sampel jaringan tumor atau biopsi. Dengan biopsi, dokter dapat mengetahui apakah tumor bersifat kanker, serta jenis kanker apa yang Anda derita.

Biopsi dapat dilakukan dengan jarum kecil yang dimasukkan ke dalam kulit, atau dengan prosedur operasi.

Apa saja pengobatan untuk tumor tulang?

Pengobatan tergantung pada apakah tumor yang Anda miliki bersifat jinak atau ganas. Jika tumor yang terdapat di tulang Anda termasuk jinak, Anda memerlukan atau mungkin tidak memerlukan penanganan medis.

1. Penanganan tumor jinak

Biasanya, dokter hanya akan melakukan pemantauan secara berkala pada tumor seiring dengan berjalannya waktu. Dengan kata lain, Anda harus melakukan pemeriksaan rutin dengan X-ray.

Tumor tidak tumbuh membesar, tidak menunjukkan perubahan apapun, atau malah menghilang. Seiring dengan bertambahnya usia, pasien anak-anak umumnya memiliki kesempatan lebih tinggi untuk sembuh dengan sendirinya dari kondisi ini.

Namun, dalam beberapa kasus, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk menjalani operasi pengangkatan tumor. Tumor yang jinak tetap memiliki potensi untuk menyebar atau berubah menjadi tumor ganas. Selain itu, tumor jenis apapun tetap berisiko merusak struktur tulang.

2. Penanganan tumor ganas

Apabila tumor yang Anda miliki ternyata bersifat ganas, Anda akan menerima pengobatan yang tergantung pada jenis kanker tulang, serta sejauh apa persebaran sel kanker di dalam tubuh.

Penanganan utama yang direkomendasikan dokter untuk mengobati tumor tulang ganas adalah operasi, radioterapi, dan kemoterapi.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan di rumah yang dapat dilakukan untuk mengatasi tumor tulang?

Gaya hidup dan pengobatan di rumah berikut dapat membantu Anda mengatasi tumor tulang:

  • Dianjurkan untuk melakukan kunjungan rutin ke dokter pasca operasi. Selain itu, hindari melakukan olahraga ekstrem yang dapat melukai tulang.
  • Waktu yang dibutuhkan tubuh Anda untuk pulih tergantung pada jenis tumor. Tumor yang ganas akan memerlukan waktu lebih lama untuk pulih.
  • Anda juga dapat bergabung dengan support group atau komunitas kanker, agar Anda mendapatkan dukungan moral serta saran dari sesama penderita.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Maret 12, 2016 | Terakhir Diedit: Oktober 28, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca