Tumor

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia

Definisi

Apa itu tumor?

Tumor atau benjolan dikenal juga dengan neoplasma, adalah istilah yang tidak spesifik namun sering digunakan untuk mendeskripsikan kumpulan jaringan abnormal yang padat atau berisi cairan.

Apa saja jenis-jenis tumor?

Ada banyak jenis tumor yang berbeda, dan diberi nama berdasarkan bentuk dan jenis jaringan di mana kondisi ini muncul. 

Secara garis besar, kondisi tersebut dibedakan menjadi tiga, yaitu:

Jinak

Medical News Today menyebut tumor jenis ini tidak dapat menyebar atau tumbuh, atau bisa dengan sangat lambat. Jika dokter menyingkirkannya, benjolan ini umumnya tidak kembali. 

Kebanyakan benjolan jinak tidak berbahaya dan tidak mempengaruhi bagian tubuh yang lain. Meskipun begitu, benjolan ini bisa menimbulkan rasa sakit atau masalah lain jika menekan saraf atau pembuluh darah atau jika memicu produksi hormon berlebihan. Contoh kondisi ini adalah:

Benjolan ini berkembang di jaringan epitel kelenjar, yang merupakan selaput tipis yang menutupi kelenjar, organ, dan struktur lain dalam tubuh. 

  • Fibroid

Fibroid atau fibroma adalah tumor jinak yang dapat tumbuh pada jaringan fibrosa atau ikan organ apapun. 

Beberapa fibroma bisa menyebabkan gejala dan mungkin membutuhkan operasi. Dalam kasus langka, fibroid dapat berubah dan menjadi fibrosarkoma, yang merupakan kanker. 

  • Hemangioma

Ini adalah tumor jinak yang terbentuk ketika pembuluh darah berlebihan. Kondisi ini muncul dengan “tanda strawberry” merah pada kulit atau berkembang dalam tubuh, Kondisi ini muncul saat kelahiran dan menghilang seiring masa kanak-kanak. 

  • Lipoma

Lipoma merupakan suatu bentuk tumor jaringan lunak dan terdiri dari sel-sel lemak. Kebanyakan lipoma berukuran kecil, tak sakit, lembut saat disentuh, dan bisa bergerak. Biasanya benjolan ini muncul di punggung, bahu, lengan, bokong, bagian atas kaki. 

Semi ganas (pra-kanker)

Pada kondisi ini, sel-sel belum menjadi kanker, tapi punya potensi untuk menjadi ganas. Contoh dari kondisi ini adalah:

  • Actinic keratosis 

Kondisi ini juga dikenal sebagai solar keratosis, yaitu pertumbuhan yang melibatkan bercak-bercak kulit berkerak, bersisik, dan tebal. Actinic keratosis cenderung terjadi pada orang berkulit putih. Paparan sinar matahari bisa meningkatkan risiko. 

  • Displasia serviks

Pada kondisi ini, perubahan terjadi pada sel yang melapisi serviks. Dokter mungkin menemukan sel-sel ini selama Pap smear. Displasia serviks sering berasal dari human papillomavirus (HPV), infeksi yang umumnya menyerang orang muda. 

  • Metaplasia paru-paru

Pertumbuhan ini terjadi di bronkus, yaitu tabung yang membawa udara ke paru-paru. Lapisan bronkus mengandung sel kelenjar. Pada beberapa orang, termasuk perokok, ini dapat berubah dan menjadi sel skuamosa atau kanker

Ganas

Tumor ganas adalah kanker. Sel bisa tumbuh dan berkembang ke bagian tubuh Anda yang lain. Kalau sudah begitu, penyakit ini bisa mengancam jiwa. 

Tumor ganas bisa bertumbuh dengan cepat dan menyebar ke bagian lain dalam tubuh. Proses ini disebut dengan metastasis. 

Sel kanker bisa berpindah ke bagian tubuh yang lain adalah sama dengan sel asli, tapi mereka punya kemampuan menyerang organ lain. Jika kanker paru-paru menyebar ke hati, misalnya, sel kanker di hati masih merupakan sel kanker paru-paru. Contoh kondisi ini antara lain:

  • Karsinoma

Ini terbentuk dari sel epitel, yang ada di kulit dan jaringan yang menutupi atau melapisi organ tubuh. Kondisi ini dapat terjadi di perut, prostat, pankreas, paru-paru, hati, usus besar, atau payudara. 

  • Sarkoma

Kondisi ini muncul di jaringan penghubung, seperti tulang rawan, tulang, lemak, dan saraf. Sarkoma berasal dari sel-sel di luar sumsum tulang. Kebanyakan sarkoma bersifat ganas. 

  • Tumor sel germinal

Kondisi ini berkembang di sel yang memproduksi sperma dan sel telur. Benjolan ini muncul di ovarium atau testis. Namun, ini juga dapat muncul di otak, perut, atau dada. 

  • Blastoma

Ini terbentuk dari jaringan embrionik atau sel yang berkembang. Blastoma jauh lebih umum terjadi pada anak-anak pada anak-anak daripada pada orang dewasa. Mereka dapat menyebabkan tumor di otak, mata,atau sistem saraf.

Seberapa umum tumor?

Tumor adalah kondisi yang umum terjadi, jutaan orang didiagnosis dengan berbagai jenis tumor setiap tahunnya. Tumor dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala tumor?

Tidak semua tumor, ganas atau jinak, mempunyai gejala. Tanda dan gejala yang muncul berbeda pada tiap orang, terkait dengan jenis, ukuran dan/atau lokasi, serta perawatan untuk mengatasinya. 

Jika dekat dengan kulit atau di area jaringan lunak, seperti perut, benjolan bisa dirasakan dengan sentuhan. Gejala umumnya adalah:

  • Sakit kepala
  • Kejang
  • Kehilangan kendali sensorik dan motorik
  • Kehilangan pendengaran
  • Kehilangan penglihatan
  • Kelemahan
  • Depresi
  • Perubahan perilaku dan kognitif
  • Disfungsi endokrin

Operasi, radiasi, kemoterapi dan perawatan lainnya dapat menyebabkan gejala-gejala baru dalam mengurangi dampak kondisi ini.

Benjolan jinak mungkin cukup besar untuk dideteksi, terlebih jika letaknya dekat dengan permukaan kulit. Meskipun begitu, kebanyakan benjolan jinak tidak begitu besar hingga menimbulkan ketidaknyamanan. 

Beberapa kasus perubahan warna kulit mungkin membuktikan gejala tumor jinak pada kulit. Apapun yang terlihat di luar normal harus dievaluasi oleh dokter.  

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Meskipun banyak benjolan yang tergolong jinak, Anda tetap perlu menghubungi dokter setelah mendeteksi pertumbuhan atau gejala baru yang bisa merujuk pada kondisi tersebut. Ini termasuk lesi kulit atau tahi lalat yang tampak tak biasa. 

Jika Anda menemukan perubahan pada benjolan yang sebelumnya dikategorikan ringan, segera hubungi dokter. Beberapa jenis tumor jinak bisa berubah menjadi ganas seiring dengan berjalannya waktu. Deteksi sejak dini bisa mempermudah pengobatan dan pencegahan. 

Penyebab

Apa penyebab tumor?

Secara umum, kondisi ini muncul ketika sel membelah dan tumbuh secara berlebihan di dalam tubuh. Pada kondisi normal, tubuh mengatur pembelahan dan pertumbuhan sel. 

Sel baru tercipta untuk menggantikan sel lama dan melakukan fungsi baru. Sementara itu, sel yang hancur atau tidak dibutuhkan lagi akan mati untuk memberikan ruang bagi sel pengganti yang sehat. 

Jika keseimbangan antara sel yang tumbuh dan mati terganggu, tumor bisa terbentuk. Masalah dengan sistem imun tubuh juga bisa menyebabkan tumor.

Faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk tumor?

Ada banyak faktor risiko untuk kondisi tersebut, yaitu:

Faktor risiko lingkungan

Paparan terhadap radiasi ion telah terbukti meningkatkan risiko terjadinya tumor. Selain itu, riwayat alergi sebagai orang dewasa, ibu yang mengonsumsi buah dan sayuran selama kehamilan, mengonsumsi buah dan sayuran sejak masih anak-anak, mengalami cacar air saat masih kecil.

Faktor risiko genetik

Kebanyakan faktor risiko genetik tidak diturunkan saat lahir, tapi bertambah seiring bertambahnya usia. Inaktivitas atau malfungsi dapat mengubah cara bertumbuh sel, yang dapat menyebabkan tumbuhnya benjolan.

Diagnosis

Bagaimana mendiagnosis tumor?

Dokter biasanya menggunakan beberapa teknik untuk melakukan diagnosis. Kunci dari diagnosis tersebut adalah menentukan apakah benjolan termasuk yang jinak atau ganas. Hanya pemeriksaan laboratorium yang bisa menunjukkan hal tersebut. 

Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan fisik dan memeriksa riwayat medis Anda. Dokter juga akan menanyakan gejala yang Anda rasakan terkait tumor. 

Beberapa tes dilakukan untuk mendiagnosis dan melihat perkembangan apakah kondisi tersebut telah menghilang, menyusut, tetap sama, atau berubah. Seperti kondisi medis lainnya, perawatan lanjutan untuk tumor otak dapat berlangsung bertahun-tahun atau bahkan seumur hidup.

Berikut pemeriksaan yang mungkin diminta dokter:

  • Pemeriksaan neurologis
  • CT Scan
  • MRI scan
  • X-rays
  • Tes laboratorium
  • DNA profiling

Kondisi yang jinak biasanya memiliki batas visual kantong pelindung yang membuat dokter memberikan diagnosis jinak. Dokter mungkin juga meminta tes darah untuk memeriksa keberadaan penanda kanker. 

Pada kasus lain, dokter akan melakukan prosedur biopsi untuk menentukan apakah benjolan termasuk jinak atau ganas. Benjolan kulit mudah diangkat dan hanya membutuhkan anestesi lokal, sedangkan polip usus besar membutuhkan kolonoskopi dan tumor perut mungkin memerlukan endoskopi. 

Pengobatan

Bagaimana cara mengobati tumor?

Dokter dapat mengindikasikan jenis perawatan yang berbeda berdasarkan lokasi dan jenis tumor. Tidak semua benjolan jinak membutuhkan perawatan. 

Jika benjolan kecil dan tidak menyebabkan gejala apapun, dokter mungkin akan melakukan pendekatan melihat-dan-menunggu. Pada kasus ini, perawatan mungkin akan lebih berisiko daripada membiarkan. Beberapa kasus tidak perlu perawatan sama sekali. 

Jika dokter memutuskan untuk melakukan pengobatan, perawatan spesifik akan tergantung pada lokasi tumor Anda. Benjolan itu mungkin disingkirkan untuk alasan kecantikan, contohnya, jika terletak di wajah atau leher.

Sementara itu, untuk kondisi yang menyebabkan kanker, perawatan dapat meliputi kemoterapi, imunoterapi, radiasi dan operasi.

  • Kemoterapi 

Penggunaan obat-obatan untuk menghancurkan sel kanker. Banyak kelas obat-obatan kanker yang perlu diberikan oleh oncologist atau dokter spesialis yang menangani kanker dengan pengobatan.

  • Targeted therapy 

Jenis penanganan kanker baru yang menggunakan obat-obatan atau zat lain yang ditujukan pada sel tumor secara persis dan tidak terlalu membahayakan sel normal.

  • Imunoterapi

Pengobatan yang menggunakan bagian tertentu dari sistem imun seseorang untuk melawan tumor.

  • Terapi radiasi 

Penggunaan x-ray bertenaga tinggi atau partikel gelombang lainnya untuk menghancurkan sel kanker. Rangkaian terapi radiasi biasanya melibatkan beberapa perawatan spesifik dalam jangka waktu tertentu. Terapi ini dapat dilakukan bersamaan dengan perawatan lain.

  • Operasi 

Pengangkatan tumor dan beberapa jaringan di sekitar untuk mengeliminasi secara penuh margin yang negatif dari operasi.

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi tumor?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi tumor:

  • Istirahat yang cukup
  • Berolahraga

Aktivitas fisik meningkatkan kekuatan serta sistem imun Anda. Beberapa aktivitas yang dapat Anda coba adalah latihan rutin, berlari, berenang, dan lain-lain

  • Pola makan yang sehat 

Penting untuk Anda mengikuti pola makan yang sehat untuk menjaga kesehatan Anda. Beberapa penelitian kecil menyatakan bahwa pola makan yang rendah lemak jenuh namun tinggi pada asam lemak omega-3, seperti pada minyak zaitun dan minyak ikan, dapat bermanfaat. Penelitian lanjutan masih diperlukan.

  • Menghilangkan stres

Penting untuk Anda menyingkirkan stress karena dapat memperburuk gejala. Yoga, tai chi, pijat, meditasi atau deep breathing adalah beberapa metode yang efektif.

Share now :

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: November 24, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca