Definisi

Apa itu infeksi saluran pernapasan atas (ISPA)?

Infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA adalah infeksi akut yang menyerang satu komponen saluran pernapasan bagian atas. Bagian saluran pernapasan atas yang terkena bisa meliputi hidung, sinus, faring, dan laring. Bagian sistem pernapasan tersebut akan mengarahkan udara yang kita hirup dari luar ke trakea dan akhirnya ke paru-paru di mana respirasi berlangsung.

Seberapa umumkah infeksi saluran pernapasan atas (ISPA)?

Penyakit ISPA adalah salah satu penyebab paling umum saat kunjungan ke dokter. Secara khusus, jenis infeksi ini adalah penyakit yang paling umum yang menyebabkan banyak penderitanya tidak dapat ke sekolah atau bekerja.

Meskipun infeksi saluran pernapasan atas dapat terjadi kapan saja, tapi penyakit paling sering terjadi pada musim hujan, dari bulan September sampai Maret. Anda dapat mencegah penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko yang ada. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja gejala infeksi saluran pernapasan atas (ISPA)?

Ada beberapa gejala yang kebanyakan tidak Anda sadari bahwa Anda telah terjangkit infeksi saluran pernapasan. Gejala umum dari penyakit ISPA adalah:

  • Hidung tersumbat dan pilek. Bila Anda mulai merasakan gejala tersebut, segera minum obat dan istirahat di rumah. Bila semakin para, silakan cek dan periksa ke dokter.
  • Batuk kering tanpa dahak yang dihasilkan dari paru-paru
  • Demam ringan merupakan salah satu ciri-ciri tubuh yang sedang melawan virus dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh.
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala ringan
  • Bernapas cepat atau kesulitan bernapas
  • Warna kebiruan pada kulit akibat kurangnya oksigen
  • Gejala sinusitis seperti wajah terasa nyeri, hidung beringus, dan kadang-kadang rasa sakit dan demam

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu dari hal berikut:

  • Menggigil, demam, dan sesak napas yang tidak biasa, bisa menjadi tanda bahwa ada masalah pada infeksi saluran pernapasan atas. Pasalnya,  mungkin terdapat adanya infeksi yang berpotensi lebih serius seperti influenza, pneumonia, atau bronkitis akut.
  • Mereka yang berusia di bawah 2 tahun, hamil, atau penderita asma harus berkonsultasi dengan dokter jika mengalami sesak napas.
  • Mual, muntah, dan diare terjadi pada waktu yang bersamaan dengan infeksi saluran pernapasan atas yang tidak kunjung sembuh.
  • Bayi berusia kurang dari tiga bulan yang mengalami demam harus diperiksa langsung oleh dokter karena sistem kekebalan tubuh mereka belum sepenuhnya berkembang dan bisa terjadi infeksi lainnya.
  • Pasien yang kekebalan tubuhnya berkurang karena obat atau penyakit harus menghubungi dokter jika mereka mengalami demam, meskipun hal itu nampaknya disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atas.
  • Karena pilek umumnya sembuh dalam waktu seminggu, jika tidak sembuh dalam jangka waktu tersebut, mungkin menjadi indikasi agar Anda berkonsultasi dengan dokter.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyakit ISPA pada anak

Penyakit ISPA pada anak terbilang cukup sering ditemukan. Pasalnya, penyebab ISPA pada anak ini sering menyerang pada sistem kekebalan tubuh mereka yang lemah. Hasilnya, anak jadi lebih mudah tertular berbagai macam penyakit, salah satunya, ya, infeksi saluran pernapasan atas. ISPA adalah kondisi yang tidak begitu berbahaya, namun jika tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi. Oleh karena itu, ISPA pada anak harus dicegah dan diobati.

Penyebab ISPA pada anak ini dapat menginfeksi dengan cara:

  • ISPA pada anak biasanya sering ditularkan pada orang terdekatnya yang memang sudah terlebih dahulu terinfeksi ISPA. Biasanya penyebaran ISPA pada anak terjadi ketika orang tersebut bersin atau batuk tanpa menutup mulut dan hidungnya.
  • Anak bisa terkena, ketika ia berada di ruangan yang penuh sesak. Lalu di dalam ruangan terdapat orang yang memiliki infeksi pernapasan saluran atas,
  • Saat orang yang terinfeksi virus menyentuh hidung dan mata anak, virus pun dapat menular ke anak.
  • Udara di sekitar anak sangat lembab, sehingga virus yang menyebabkan ISPA pada anak akan mudah berkembang biak di lingkungan lembab.
  • Saat kekebalan tubuh anak sedang lemah, anak lebih mudah tertular penyakit ini

Lakukan ini saat anak terserang penyakit pernapasan

ISPA pada anak akan membuat kondisinya lemah dan tidak nyaman. Sebagai orangtua, Anda bisa melakukan hal-hal di bawah ini untuk meringankan kondisi anak:

1. Biarkan anak beristirahat mendapatkan tidur yang cukup
2. Anjurkan anak untuk banyak minum cairan, terutama air mineral
3. Bantu anak untuk membuang ingus dan dahaknya
4. Untuk sakit tenggorokan, anjurkan anak untuk berkumur air garam hangat
5. Jaga kelembaban ruangan dalam rumah agar anak bernapas lebih mudah
6. Jauhi anak dari asap rokok dan asap lainnya

Penyebab

Apa yang menjadi penyebab ISPA?

Penyakit ISPA adalah kondisi yang umumnya disebabkan oleh serangan langsung ke saluran pernapasan bagian atas melalui mata, mulut dan hidung. Penyebab ISPA adalah virus atau bakteri.

Virus utama penyebab ISPA adalah rhinovirus dan coronavirus. Virus lain yang juga menjadi penyebab ISPA adalah virus parainfluenza, respiratory syncytial virus, dan adenovirus. Jika Anda terkena infeksi virus tersebut, Anda berisiko mengalami pilek serta pneumonia. Risiko pneumonia lebih tinggi terjadi pada bayi dan anak-anak. Virus penyebab ISPA dapat hidup selama berjam-jam pada objek seperti mainan atau tas tangan.

Penularan virus penyebab ISPA dapat terjadi melalui kontak dengan orang yang terinfeksi atau melalui barang-barang kepunyaan mereka dapat menjadi penyebab utama penyebaran virus.

Jika Anda menyentuh mulut, hidung, atau mata setelah menyentuh benda yang terkontaminasi, Anda cenderung akan terkena virus penyebab ISPA . Selain itu, virus penyebab ISPA sering menyebar dari orang ke orang melalui bersin atau batuk.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena penyakit ISPA  (infeksi saluran pernapasan atas)?

ISPA adalah kondisi yang banyak memiliki faktor risiko. Beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko terkena infeksi saluran pernapasan atas adalah:

  • Bayi dari usia 6 bulan atau anak di bawah 1 tahun
  • Anak-anak yang lahir prematur atau yang memiliki riwayat, seperti jantung bawaan atau penyakit paru-paru
  • Anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Bayi yang berada dalam tempat ramai
  • Orang-orang di usia pertengahan
  • Orang dewasa dengan asma, gagal jantung kongestif, atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
  • Orang dengan sistem imun yang lemah, termasuk orang-orang dengan transplantasi organ tertentu, leukemia, atau HIV/AIDS.
  • Anda dikelilingi dengan orang-orang sakit yang bersin atau batuk tanpa menutup hidung dan mulutnya.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana penyakit ISPA (infeksi saluran pernapasan atas)

didiagnosis?

Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan lamanya infeksi, dokter mungkin mendiagnosis infeksi saluran pernapasan atas. Selama pemeriksaan, dokter dapat memeriksa untuk mengi atau suara abnormal lain oleh stetoskop. Selain itu, dokter dapat melakukan:

  • Monitoring kulit tanpa rasa sakit (pulse oximetry) untuk memeriksa apakah tingkat oksigen yang tersedia dalam aliran darah lebih rendah dari biasanya
  • Tes darah untuk memeriksa jumlah sel putih atau untuk mencari keberadaan virus, bakteri atau organisme lain
  • Sinar-X dada untuk memeriksa pneumonia
  • Tes laboratorium sekresi pernapasan dari hidung Anda untuk memeriksa virus

Bagaimana penyakit ISPA (infeksi saluran pernapasan atas) diobati?

Penyakit ISPA adalah kondisi yang pengobatannya melibatkan langkah-langkah perawatan di rumah untuk kasus-kasus ringan, yang salah satu tujuan utamanya untuk mengurangi ketidaknyamanan. Pada kasus yang parah, perawatan rumah sakit dapat menjadi pilihan utama.

Pada kasus ringan, obat ISPA dapat dijual bebas untuk meringankan gejala. Contohnya, obat acetaminophen efektif dalam mengurangi demam. Dokter Anda mungkin juga meresepkan obat ISPA antibiotik jika ada komplikasi bakteri, seperti pneumonia bakteri.

Vitamin C juga bisa menjadi obat ISPA, karena membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Selain itu, membuat diri Anda merasa nyaman, banyak istirahat, minum banyak cairan dan perhatikan untuk tanda-tanda dehidrasi, seperti mulut kering, jarang atau tidak buang air kecil, mata cekung, dan ketidaknyamanan ekstrem atau kantuk.

Di sisi lain, Anda dapat diberikan cairan intravena dan oksigen pada kasus berat. Bayi dan anak-anak yang dirawat di rumah sakit juga dapat dihubungkan ke mesin pernapasan untuk meringankan pernapasan.

Dokter mungkin memberikan inhalasi uap dan berkumur dengan air garam untuk membantu meringankan gejala infeksi saluran pernapasan atas. Obat ISPA analgesik seperti acetaminophen dan NSAID juga dapat membantu mengurangi demam, sakit dan nyeri.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi infeksi saluran pernapasan atas?

Beberapa perubahan gaya hidup dan obat ISPA di rumah yang membantu Anda mengatasi infeksi saluran pernapasan atas adalah:

  • Buat udara di sekitar lembap. Pelembap udara untuk menjaga kelembapan udara akan membantu dalam menjaga hidung dan membran sinus tetap lembap. Namun, gunakan dengan hati-hati untuk menghindari luka bakar karena air panas ketika melembapkan udara. Pelembap kabut dingin mungkin menjadi pilihan yang lebih baik.
  • Banyak istirahat. Hindari melakukan aktivitas berat untuk sementara waktu. Perbanyaklah istirahat dan cukupi waktu tidur Anda agar dapat pulih dengan cepat.
  • Posisi tegak. Duduk tegak membuat bernapas lebih mudah.
  • Minum banyak cairan. Minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi, dan juga untuk melembabkan hidung dan membrane sinus.
  • Coba tetes hidung saline. Obat tetes yang dijual bebas adalah cara yang aman dan efektif untuk mengurangi mampat, bahkan untuk anak-anak.
  • Gunakan penghilang rasa sakit yang dijual bebas. Obat ISPA, seperti obat penghilang rasa sakit yang djiual bebas seperti acetaminophen atau ibuprofen dapat digunakan untuk meredakan demam ringan atau nyeri wajah. Tanyakan kepada dokter Anda sebelum menggunakan obat ini jika Anda menggunakan obat lain atau menderita penyakit lainnya.
  • Hindari paparan asap rokok, karena bisa memperburuk gejala.

 

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah agar tidak tertular infeksi saluran pernapasan atas?

Ada beberapa hal yang sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menghindari penularan infeksi saluran pernafasan atau menyebarkan infeksi kepada orang lain jika Anda memilikinya.

Hal-hal ini mungkin terdengar sederhana, tetapi penelitian menunjukkan mereka sangat efektif untuk mengurangi penyebaran infeksi, bahkan infeksi yang serius

1. Tetap di rumah jika Anda tidak sehat

Di musim hujan, jika Anda terkena pilek atau flu (influenza) atau infeksi saluran pernapasan lainnya, segera  temui dokter. Jika perlu, tetap di rumah sampai Anda sembuh dan merasa lebih baik.

Istirahat di rumah dapat membantu Anda mengatasi infeksi  saluran pernapasan lebih lebih cepat, Ini juga sebagai cara untuk tidak menularkan dan menyebarkan infeksi virus ke orang lain.

2. Vaksin flu

Melakukan vaksin flu terbilang penting bagi Anda yang rentan terkena flu atau memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.  Pasalnya, dengan rutin melakukan vaksin flu tiap beberapa tahun sekali dapat mencegah Anda dari serangan flu. Setiap tahun vaksin flu akan berbeda, dan akan mengandung strain virus flu paling umum yang menyebabkan infeksi.

Divaksinasi tidak hanya melindungi Anda dari infeksi (yaitu membuat Anda kebal terhadap penyakit), tetapi juga melindungi semua orang secara keseluruhan, dengan mengurangi jumlah orang yang dapat menangkap infeksi dan menularkannya kepada orang lain.

Hal tersebut disebut sebagai ‘imunitas kelompok’. Ini sangat penting bagi siapa saja yang berisiko mengalami komplikasi infeksi flu, infeksi saluran pernapasan lain jika Anda berhubungan dengan orang yang mungkin menjadi sakit parah jika mereka terkena flu (misalnya anak-anak yang sangat muda atau orang yang lebih tua).

3. Jaga kebersihan

Obat ISPA atau pencegahan utama penyebab ISPA adalah menjaga kebersihan diri sendir. Ikuti beberapa langkah di bawah ini untuk mencegah Anda terkena atau tertular virus yang dapat menganggu sistem pernapasan Anda:

  • Seringlah mencuci tangan, terutama setelah Anda berada di tempat umum.
  • Bila hendak bersin atau batuk, jangan gunakan kedua telapak tangan. Ada baiknya gunakan engan pakaian Anda atau ke tisu. Meskipun ini tidak akan meringankan gejala Anda sendiri, ini akan mencegah Anda menularkan penyakit infeksi.
  • Hindari menyentuh wajah, terutama mata dan mulut Anda, untuk mencegah masuknya kuman ke dalam sistem Anda.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 1, 2018 | Terakhir Diedit: September 1, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan