backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Kenali Perbedaan Batuk Pilek (Berdahak) dan Batuk Pilek (Kering) pada Anak

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Fatin Nur Jauhara · Tanggal diperbarui 4 minggu lalu

Kenali Perbedaan Batuk Pilek (Berdahak) dan Batuk Pilek (Kering) pada Anak

Meski batuk pada anak tidak selalu menandakan masalah yang serius, kondisi batuk dapat membuatnya tak nyaman saat beraktivitas, salah satunya tidur. Batuk umumnya terbagi menjadi dua, yaitu berdahak dan kering yang sering disertai pilek.

Batuk pilek berdahak dan kering pada anak memiliki penyebab, gejala, dan pengobatan yang berbeda. Oleh sebab itu, penting untuk mengenali perbedaan antara keduanya agar penanganan yang tepat bisa dilakukan.

Perbedaan batuk pilek (berdahak) dan batuk pilek (kering) pada anak berdasarkan penyebabnya

Secara umum, batuk adalah refleks tubuh untuk melindungi saluran napas dan melawan infeksi.

Sebagian besar anak biasanya dapat mengalami batuk sebanyak delapan kali dalam setahun.

Pada anak yang sehat, batuk biasanya dapat mereda dengan sendirinya dalam dua sampai tiga pekan.

Saat batuk, tubuh mengeluarkan zat yang menyumbat saluran napas. Pada batuk pilek berdahak, zat yang keluar dapat berupa lendir atau dahak. 

Batuk jenis ini biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri pada sistem pernapasan, seperti flu, pilek, dan pneumonia.

Sementara itu, batuk pilek kering tidak mengeluarkan lendir ataupun dahak melainkan respon tubuh saat tenggorokan gatal karena terdapat iritasi pada saluran pernapasan atas. 

Batuk kering juga bisa terjadi saat adanya sisa lendir yang terakumulasi di hidung atau tenggorokan setelah flu atau pilek atau pilek.

Perbedaan batuk pilek (berdahak) dan batuk pilek (kering) pada anak berdasarkan gejalanya

Perbedaan yang cukup jelas antara batuk pilek berdahak dan batuk pilek kering pada anak sebetulnya terletak pada gejala yang timbul. 

Perlu Anda Ketahui

Biasanya, gejala batuk pilek (berdahak) pada anak yang paling khas, yaitu:
  • Batuk mengeluarkan lendir atau dahak
  • Terdapat suara mengi atau berdahak
  • Hidung meler
  • Sakit tenggorokan
  • Kelelahan
Sementara itu, gejala khas dari batuk pilek (kering) pada anak, seperti:
  • Batuk tanpa lendir atau dahak
  • Suara batuk keras dan dipaksa
  • Keluhan tenggorokan gatal
  • Batuk bertahan setelah penyakit lain mereda

Baik batuk pilek kering atau berdahak pada anak cenderung dapat menjadi lebih parah saat waktu tidur. Hal ini karena posisi tubuh saat tidur memungkinkan lendir serta air liur menetap dan menghambat saluran napas.

Cara mengobati batuk pilek (berdahak) dan batuk pilek (kering) pada anak 

Pengobatan kondisi batuk pada anak bergantung pada jenis batuk dan penyebab yang mendasarinya. Bila Anda tidak yakin dengan kondisi si Kecil, Anda dapat konsultasikan terkait batuk yang dialami si Kecil dengan dokter. 

Setelah itu, Anda bisa mencoba melakukan beberapa langkah meredakan batuk pada si Kecil berikut ini.

Cara mengobati batuk pilek berdahak

Batuk pilek berdahak pada anak dapat terjadi selama beberapa hari hingga dua pekan. Anda bisa meredakan batuk pilek berdahak pada anak dengan cara berikut:

  • Berikan obat sirup batuk pilek berdahak, seperti HUFAGRIPPP BP Berdahak Syrup, untuk meringankan batuk berdahak dan melegakan hidung tersumbat karena pilek.
  • Hidung tersumbat dapat menyebabkan si Kecil tidak nyaman saat bernapas. Anda bisa bantu dengan menggunakan obat semprot hidung untuk mengurangi lendir dalam rongga hidung si Kecil.
  • Saat si Kecil hendak tidur, tinggikan posisi bantal. Hal ini dilakukan agar risiko lendir turun ke tenggorokan (postnasal drip) dapat berkurang. Pasalnya, postnasal drip dapat menyebabkan batuk dan iritasi tenggorokan.
  • Pasang humidifier
  • di ruang tidur anak. Humidifier dapat membantu meningkatkan kelembapan ruangan sehingga menjaga tenggorokannya tetap lembab dan mengencerkan dahak.
  • Perbanyak minum air putih untuk menjaga hidrasi tubuh si Kecil. Selain itu, si Kecil bisa diberikan makanan yang berkuah dan hangat, seperti sup untuk membantu mengencerkan lendir di tenggorokan.

Cara mengobati batuk pilek kering

Batuk pilek kering cenderung membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mereda dibandingkan batuk pilek berdahak. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan batuk pilek kering.

  • Berikan obat sirup batuk pilek kering, seperti HUFAGRIPP BP Batuk Kering & Pilek Syrup untuk meringankan batuk tidak berdahak dan pilek.
  • Pasang Humidifier untuk meningkatkan kelembapan ruangan agar tenggorokan dan saluran hidung si Kecil lebih nyaman.
  • Berikan air madu untuk melegakan tenggorokan yang teriritasi.
  • Campurkan setengah sendok teh garam ke dalam 250ml air, lalu berkumur dengan air garam tersebut.
  • Hindari aktivitas fisik yang berat untuk mencegah perburukan batuk.

Nah, demikian cara mengobati batuk pilek berdahak dan kering pada anak. Pastikan untuk memberikan obat batuk pilek sirup sesuai dengan jenis batuk pilek yang terjadi.

Selain itu, selalu perhatikan aturan pakai sebelum memberikan obat batuk pilek pada anak, ya. 

Bila batuk pilek tidak mereda dan terjadi selama lebih dari tiga minggu, segera periksakan ke dokter. Pasalnya, batuk pilek yang berlangsung lama dapat menyebabkan infeksi dada yang serius.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



Ditinjau secara medis oleh

dr. Carla Pramudita Susanto

General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Fatin Nur Jauhara · Tanggal diperbarui 4 minggu lalu

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan