Definisi

Apa itu fistula trakea-esofagus?

Fistula trakea-esofagus (TEF) adalah pertumbuhan jaringan abnormal yang menyambungkan esofagus (kerongkongan; pipa penghubung leher ke perut) dengan trakea (tenggorokan; pipa penghubung leher dan paru).

TEF adalah kondisi cacat lahir. Pada kondisi normal, kedua pipa ini berada terpisah satu sama lain, tidak memiliki sambungan. TEF biasanya muncul menyertai bentuk cacat lahir lainnya.

Ketika bayi yang terlahir dengan TEF menyusu, cairan yang tertelan dapat masuk ke jalur penghubung abnormal tersebut sehingga masuk ke dalam paru-paru. Hal ini dapat menyebabkan pneumonia dan masalah pernapasan lainnya.

Terdapat beberapa tipe TEF. Dalam hampir 80% kasus TEF, bagian atas dari kerongkongan berakhir buntu berbentuk kantung, sementara bagian bawahnya tersambung masuk ke dalam tenggorokan. TEF tipe kedua yang tersering berupa kerongkongan yang buntu tanpa sambungan ke tenggorokan. Tipe ketiga tersering adalah jenis TEF  tipe H. Pada TEF tipe H, kedua pipa trakea dan esofagus utuh, namun di antaranya terdapat “jembatan penyambung” — persis seperti huruf H. Tipe ini paling sulit untuk didiagnosis, karena Anda tetap bisa makan dan bernapas seperti pada umumnya.

Seberapa umumkah fistula trakea-esofagus?

TEF terjadi pada 1 dari 3 ribu kelahiran hidup. Kondisi ini lebih umum pada anak laki-laki daripada wanita. Beberapa penelitian melaporkan risiko TEF meningkat jika ibu hamil di usia tua. Silakan diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala fistula trakea-esofagus?

Gejala fistula trakea-esofagus termasuk:

  • Busa di mulut
  • Batuk atau tersedak saat menyusu atau makan
  • Muntah
  • Kulit membiru, terutama saat bayi sedang menyusu atau makan
  • Kesulitan bernapas
  • Perut buncit bundar, terasa keras

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikan dengan dokter Anda.

Penyebab

Apa penyebab fistula trakea-esofagus?

Dalam kandungan, perkembangan trakea dan esofagus dimulai dari satu tabung. Pada minggu ke-empat hingga ke-delapan setelah pembuahan, dinding akan tumbuh memisahkan keduanya menjadi dua tabung terpisah. Jika dinding ini tidak terbentuk dengan baik, TEF dapat terjadi.

 

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana fistula trakea-esofagus didiagnosis?

Dokter dapat memasukkan sebuah selang khusus dari mulut hingga ke dalam perut bayi. Jenis dan lokasi fistula dapat dicari tahu lewat kateter radiopaque, yang dapat mengambil gambar kerongkongan. Hasil rontgen akan menunjukkan penumpukan gas di usus.

Endoskopi tidak dapat mendeteksi ukuran fistula yang kecil.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk fistula trakea-esofagus?

Peluang bertahan hidup pada bayi yang terlahir dengan TEF tipe H termasuk kecil jika tidak segera dilakukan operasi untuk memisahkan trakea dan esofagusnya. Ketika operasi sudah dilakukan, esofagus akan diperbaiki bentuknya agar tetap terpisah dari trakea.

Namun kadang, operasi tidak dapat langsung dilakukan ketika bayi terlahir prematur, memiliki kondisi cacat lahir lainnya, atau mengalami komplikasi pneumonia aspirasi.

Operasi hanya bisa dilakukan di rumah sakit yang memiliki fasilitas perawatan gawat darurat neonatal. Untuk menghindari risiko pneumonia aspirasi dapat dilakukan tindak pencegahan sebagai berikut:

  • Menyangga bagian belakang kepala bayi untuk mencegah refluks asam lambung masuk ke paru-paru
  • Menggunakan kateter pengisap untuk membuang cairan dan liur yang mungkin terhirup ke paru-paru
  • Pemberian makanan lewat selang khusus, jika dibutuhkan

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi fistula trakea-esofagus?

Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 17, 2017 | Terakhir Diedit: Desember 17, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan