Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mungkinkah Hamil di Usia 40 Tahun?

Mungkinkah Hamil di Usia 40 Tahun?

Hamil di usia 40 tahun kata orang mungkin tidak dapat terjadi, tetapi beberapa ibu hamil ternyata ada yang berhasil hamil di usianya yang ke-40. Bisa, tapi mungkin sulit dan banyak risikonya. Hanya beberapa ibu saja dari sekian banyak ibu hamil yang berhasil hamil dan melahirkan anak di usianya yang sudah berkepala 4.

Seberapa besar kesempatan bisa hamil di usia 40 tahun?

Di usia Anda yang ke 40 tahun, kesempatan Anda untuk bisa hamil tampaknya semakin sedikit dibandingkan dengan kesempatan Anda hamil di usia Anda yang masih 20 atau 30 tahun. Saat memasuki usia 40 tahun, kesempatan Anda untuk hamil adalah sekitar 40-50% dalam satu tahun, dibandingkan dengan wanita yang berusia 30 tahun yang masih memiliki kesempatan hamil sebesar 75% setiap tahunnya. Terlebih lagi jika Anda sudah menginjakkan kaki di usia 43 tahun peluang Anda untuk hamil menurun drastis sampai hanya 1-2% setiap tahunnya.

Kesempatan Anda untuk hamil lama-kelamaan akan terus menurun mengikuti usia Anda karena setiap bulan Anda mengeluarkan telur, di mana jumlah telur yang ada dalam tubuh Anda sudah ada atau ditentukan sejak lahir (tubuh Anda tidak memproduksi telur). Oleh karena itu, semakin tua usia Anda, semakin sedikit telur yang Anda punya, sehingga semakin kecil kesempatan Anda untuk hamil. Jika Anda sudah menopause, artinya telur Anda sudah habis, dan sudah tidak ada lagi kesempatan bagi Anda untuk hamil.

Tidak hanya jumlah telur yang terus berkurang di usia Anda yang semakin menua, kualitas dari telur yang hasilkan pun berkurang. Telur yang Anda lepaskan setiap bulan di usia Anda yang sudah 40 tahun atau lebih memiliki kemungkinan mempunyai masalah struktural (seperti kelainan kromosom) yang lebih besar. Kelainan kromosom yang dibawa oleh telur Anda ini kemudian dapat meningkatkan risiko Anda mengalami keguguran dan bayi cacat lahir. Kelainan kromosom dan keguguran adalah dua hal yang sering terjadi pada kehamilan di usia 40 tahun atau lebih.

Apa saja risiko yang mungkin terjadi pada kehamilan di usia 40 tahun?

Saat Anda sudah berhasil hamil di usia 40 tahun, risiko komplikasi yang terjadi selama kehamilan di usia 40 juga meningkat. Beberapa dampak buruk yang dapat terjadi di kehamilan pada usia 40 tahun adalah:

1. Keguguran

Keguguran pada kehamilan di usia ini meningkat sebesar 34% dan terus meningkat mencapai angka 53% jika Anda hamil pada usia 45 tahun. Keguguran bisa disebabkan karena Anda mengalami plasenta previa atau abrupsio plasenta. Selain itu, telur wanita yang sudah dibuahi oleh sperma lebih sulit untuk menempel di rahim, sehingga memungkinkan Anda untuk mengalami keguguran. Lapisan rahim makin menipis dan pasokan darah makin menurun mengikuti usia Anda yang mulai menua.

2. Komplikasi kehamilan

Hamil pada usia ini juga dapat meningkatkan komplikasi saat kehamilan sebesar 2 kali lipat. Komplikasi yang bisa Anda alami, misalnya diabetes gestasional, preeklampsia, dan tekanan darah tinggi.

3. Kelahiran dengan operasi caesar

Di usia Anda yang sudah kepala 4, mungkin lebih sulit bagi Anda untuk melahirkan normal. Meningkatnya risiko Anda mengalami komplikasi saat melahirkan, seperti posisi bayi sungsang, mungkin mengharuskan Anda untuk melahirkan dengan cara operasi caesar.

4. Bayi prematur dan BBLR

Pada kehamilan di usia 40 tahun, risiko Anda untuk melahirkan bayi lebih awal sebelum waktunya (prematur) juga lebih besar. Akibatnya, bayi Anda mungkin akan mempunyai berat badan lahir rendah (BBLR) karena memang usia bayi belum genap untuk lahir ke dunia.

5. Kelainan genetik

Bayi Anda juga memiliki risiko lebih besar untuk mengalami kelainan genetik. Pada kehamilan di usia 40 tahun, risiko bayi Anda untuk menderita Down Syndrome adalah 1 dari 100 bayi, dan pada kehamilan di usia 45 tahun naik menjadi 1 dari 30 bayi. Oleh karena risiko kelainan genetik yang sangat besar terjadi di kehamilan pada usia 40 tahun atau lebih, bagi Anda yang hamil di usia 40 tahun atau lebih disarankan untuk melakukan skrining janin, seperti fetal blood sampling (FBS), amniosentesis, atau chorionic villus sampling (CVS).

Apa yang harus saya lakukan jika hamil di usia 40 tahun?

Tidak menutup kemungkinan bagi Anda untuk hamil di usia 40 tahun. Namun, alangkah baiknya jika Anda lebih mempersiapkan diri Anda untuk hamil jika usia Anda sudah menginjak angka 40 tahun. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan Anda dan bayi dalam kandungan saat kehamilan.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengubah pola hidup Anda menjadi pola hidup sehat. Ubah kebiasaan makan Anda dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan lakukan olahraga secara teratur. Jauhi rokok, minuman berkafein, minuman beralkohol, dan juga obat-obatan.

Satu hal lagi yang terpenting adalah periksa kondisi kesehatan Anda ke dokter, baik sebelum dan juga selama kehamilan. Anda mungkin perlu melakukan serangkaian tes sebelum dan selama kehamilan (seperti tes untuk mengetahui kelainan kromosom pada bayi) agar Anda mengetahui kondisi kesehatan Anda dan calon bayi Anda.

BACA JUGA

 

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Matthiessen, Connie. 2015. Age and Fertility: Getting Pregnant in Your 40s. Retrieved from http://www.babycenter.com/0_age-and-fertility-getting-pregnant-in-your-40s_1494699.bc?page=4. Accessed September 20, 2016.

Baby Centre UK. 2013. Getting Pregnant in Your 40s. Retrieved from http://www.babycentre.co.uk/a1013991/getting-pregnant-in-your-40s.  Accessed September 20, 2016.

Eagleson, Holly. 2013. Up Your Chances of Getting Pregnant At Every Age. Retrieved from http://www.parents.com/getting-pregnant/trying-to-conceive/getting-pregnant-at-every-pregnancy-age/. Accessed September 20, 2016.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Arinda Veratamala Diperbarui 15/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x