Definisi

Apa itu cedera kepala ringan?

Cedera (trauma) kepala ringan atau cedera otak ringan adalah kehilangan kesadaran selama kurang dari 30 menit. Benturan eksternal apapun ke kepala dapat menyebabkan trauma kepala. Cedera kepala dapat terjadi ketika tengkorak kepala dipukul dengan sebuah benda, tertimpa benda jatuh, kecelakaan mobil, atau bertabrakan dengan orang lain dalam pertandingan di lapangan. Karena otak terlindungi oleh tengkorak, efek tidak berlangsung lama. Diperkirakan 75-80% cedera kepala jatuh dalam kategori ini.

Cedera kepala ringan mampu mengakibatkan sejumlah disfungsi sel otak sementara, menyebabkan pingsan selama beberapa saat. Cedera kepala parah bisa merusak, merobek, atau membuat memar pada jaringan sel otak.

Seberapa umumkah cedera kepala ringan?

Cedera kepala ringan sangatlah umum, dapat mempengaruhi pasien dalam segala usia, tapi lebih umum terjadi pada anak kecil dan lansia. Cedera kepala ringan bisa diatasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala cedera kepala ringan?

Gejala umum cedera kepala ringan termasuk perubahan fisik dan indra. Anda mungkin mengalami:

Gejala fisik:

  • Anda mungkin pingsan selama beberapa detik sampai beberapa menit
  • Terkadang Anda tidak kehilangan kesadaran, tapi mungkin merasa linglung, kebingungan, atau disorientasi
  • Sakit kepala
  • Mual atau muntah
  • Lelah atau mengantuk
  • Sulit tidur
  • Tidur lebih lama
  • Pusing atau kehilangan keseimbangan
  • Kejang-kejang

Gejala indra:

  • Gangguan indra, misalnya penglihatan buram, telinga berdenging, mulut terasa buruk atau perubahan pada kemampuan untuk mencium
  • Sensitivitas terhadap cahaya atau suara

Anda kadang-kadang mungkin memiliki gangguan kognitif atau kejiwaan setelah cedera kepala ringan, seperti kurang memperhatikan/berkonsentrasi, suasana hati terus berubah, dan merasa tertekan atau cemas.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter jika Anda memiliki gejala yang tercantum di atas. Cedera kepala ringan masih bisa menyebabkan komplikasi yang cukup parah. Apabila anak terluka di kepala dan memiliki perubahan nyata, misalnya terus menangis, tidak mampu memperhatikan atau merasa sedih dan depresi, Anda mungkin ingin memeriksakan anak ke dokter.

Penyebab

Apa penyebab cedera kepala ringan?

Terdapat banyak penyebab cedera kepala ringan. Cedera kepala ringan paling umum terjadi ketika kepala terbentur, yang mungkin disebabkan oleh:

  • Benda jatuh
  • Kecelakaan di jalan raya
  • Kecelakaan olahraga
  • Benda yang menghantam kepala

Tergantung kekuatan benturan, Anda bisa mengalami cedera kepala ringan atau jenis cedera kepala yang lebih berat. Namun, konsensus medis adalah bahwa gejala apapun dari sebagian besar cedera kepala ringan biasanya membaik dalam sebulan atau kurang. Cedera kepala ringan biasanya tidak menyebabkan komplikasi.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk cedera kepala ringan?

Ada banyak faktor risiko cedera kepala ringan. Cedera kepala ringan umumnya terjadi pada:

  • Anak-anak, terutama bayi sampai anak 4 tahun
  • Orang dewasa muda, terutama berumur antara 15 dan 24
  • Orang dewasa berumur 75 dan lebih

Bila pekerjaan Anda membutuhkan tenaga kerja atau Anda berolahraga berat, risiko cedera kepala lebih tinggi.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk cedera kepala ringan?

Cedera kepala ringan biasanya tidak memerlukan pengobatan karena akan cepat membaik. Jika terdapat gejala macam sakit kepala atau pusing, mereka dapat diobati dengan obat tanpa resep.

Dokter mungkin meminta Anda mengawasi cedera kepala Anda dengan teliti seandainya muncul gejala baru atau gejala memburuk. Dalam periode ini, cara terbaik adalah menghindari aktivitas fisik atau berpikir dan banyak beristirahat. Dokter akan memeriksa Anda setelah beberapa waktu untuk melihat apakah Anda sehat untuk kembali bekerja atau bersekolah.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk cedera kepala ringan?

Dokter dapat mendiagnosis cedera kepala dengan bertanya tentang kondisi fisik Anda. Namun, bisa saja sulit untuk memisahkan gejala cedera kepala ringan dan gejala karena cedera. Contohnya, seseorang mungkin mengalami kecelakaan mobil dan mengeluh tentang sakit kepala beberapa bulan kemudian.

Tes cedera kepala yang dapat diandalkan adalah tes skala koma Glasgow, di mana Anda akan dinilai berdasarkan respon mata, verbal, dan motorik. Semakin tinggi nilai, semakin serius cedera kepala. Tes pencitraan (X-ray, MRI) berguna untuk melihat apakah terdapat kerusakan pada tengkorak kepala atau otak.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi cedera kepala ringan?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi cedera kepala ringan:

  • Memastikan Anda tetap dalam jangkauan telepon dan pertolongan medis dalam beberapa hari berikutnya
  • Banyak beristirahat dan menghindari situasi menekan
  • Menunjukkan lembar fakta kepada teman atau anggota keluarga yang bisa mengawasi kondisi Anda.
  • Meminum obat penghilang rasa sakit seperti paracetamol untuk sakit kepala
  • Jangan tinggal di dalam rumah sendirian selama 48 jam setelah meninggalkan rumah sakit
  • Jangan minum aspirin atau obat tidur tanpa berkonsultasi dengan dokter
  • Jangan kembali bekerja sampai Anda merasa siap
  • Jangan bermain olahraga kontak selama setidaknya tiga minggu tanpa berkonsultasi dengan dokter
  • Jangan kembali berkendara sampai Anda merasa telah pulih. Kalau masih ragu, konsultasikan kepada dokter.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016