home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

8 Vitamin dan Mineral yang Bantu Mengencangkan Kulit Secara Alami

8 Vitamin dan Mineral yang Bantu Mengencangkan Kulit Secara Alami

Banyak orang rela membayar produk mahal sampai melakukan operasi plastik demi mendapatkan kulit yang kencang. Namun, sebenarnya Anda tetap bisa mengencangkan kulit dengan menambah asupan yang kaya akan vitamin dan mineral tertentu.

Vitamin dan mineral untuk mengencangkan kulit

Kulit manusia dapat menjadi lentur dan kencang berkat protein yang disebut elastin. Seiring pertambahan usia, elastin akan terurai sehingga kulit kehilangan kelenturannya.

Selain proses penuaan kulit, salah satu faktor yang mempercepat penguraian elastin adalah radikal bebas. Zat ini bisa berasal dari dalam tubuh ataupun lingkungan, seperti polusi dan sinar ultraviolet.

Anda bisa melawan efek radikal bebas dengan mengonsumsi makanan atau suplemen mengandung antioksidan sehingga tidak lagi menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit.

Berikut beberapa contoh vitamin, mineral, maupun zat lainnya yang cukup ampuh untuk mengencangkan kulit Anda.

1. Vitamin A

Vitamin A memiliki kandungan antioksidan yang dapat menetralkan efek radikal bebas.

Tak hanya itu, vitamin A juga dapat mengurangi tanda-tanda penuaan dini dengan membantu mengelupas kulit mati serta mengatasi kerutan.

Dalam produk perawatan kulit, vitamin A juga dikenal dengan sebutan retinol. Selain dari produk skincare, Anda juga bisa mendapatkannya dari sumber makanan seperti telur, ikan, dan hati.

2. Vitamin B

Niasin alias vitamin B3 memiliki sejumlah komponen yang ampuh untuk memperlambat penuaan dan mengencangkan kulit.

Salah satu cara kerja vitamin B3 adalah dengan menjaga dan meningkatkan kelembapan kulit Anda. Kulit yang lembap bukan hanya terlihat lebih sehat, tapi juga terlindung dari paparan virus, bakteri, atau mikroba lainnya.

Niasin juga dapat membantu pengelupasan sel-sel kulit mati sehingga kulit tampak lebih awet muda.

3. Vitamin C

kelebihan vitamin C

Vitamin C merupakan antioksidan yang kuat seperti dibuktikan dalam suatu penelitian terbitan Indian Dermatology Online Journal pada 2013.

Vitamin C dapat mengencangkan kulit dengan meningkatkan produksi kolagen. Kolagen merupakan protein yang membentuk dan menjaga struktur kulit Anda sehingga kulit tampak kencang, kenyal, dan awet muda.

Manfaat lain dari vitamin C dalam mengencangkan kulit adalah melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar ultraviolet.

4. Vitamin E

Seperti vitamin lainnya, Vitamin E juga merupakan antioksidan yang mampu menjaga kesehatan kulit sehingga berkhasiat untuk mengencangkan kulit.

Vitamin ini juga punya keunggulan lain, yaitu mencegah kulit kering dan melindungi kulit dari sinar ultraviolet.

Vitamin E bisa Anda dapatkan dari kacang-kacangan, sayur hijau, minyak dari bunga matahari, gandum, dan minuman berbahan susu. Anda juga bisa mendapatkan vitamin E dari krim atau suplemen kulit.

5. Vitamin K

makanan sumber vitamin k

Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah dan pemulihan jaringan kulit.

Berkat manfaat ini, vitamin K mungkin ampuh untuk mengencangkan kembali kulit pada area mata, kulit yang terluka, serta stretch mark.

Untuk mendapatkan asupannya, konsumsilah produk atau makanan yang mengandung vitamin K seperti bayam, kol, brokoli, dan kangkung. Bila perlu, Anda juga bisa minum suplemen atau multivitamin.

6. Zinc

Sebagian besar zinc yang Anda konsumsi terdapat dalam tulang, tapi kulit mengandung sekitar 6% dari total zinc dalam tubuh.

Karena tubuh tidak bisa menyimpan banyak zinc, Anda harus mendapatkan asupannya dari makanan.

Tubuh memerlukan zinc untuk proses pertumbuhan dan perbaikan jaringan. Produk yang mengandung zinc membantu memelihara lapisan pelindung kulit, melawan radikal bebas, dan menghambat infeksi.

7. Selenium

manfaat selenium

Selenium dapat membantu kerja vitamin yang Anda konsumsi untuk mengencangkan kulit.

Mineral ini bekerja dengan membantu pembentukan beberapa enzim antioksidan, seperti thioredoxin reductase (TDR) dan PHGPx.

Keduanya akan melindungi kulit Anda dari kerusakan dengan menonaktifkan peroksida. Peroksida merupakan sejenis radikal bebas yang dapat menyebabkan peradangan dan iritasi pada kulit.

8. Epigalokatekin galat (EGCG)

EGCG merupakan bahan aktif bersifat antioksidan yang terkandung dalam teh hijau.

Manfaat EGCG cukup beragam, antara lain melawan efek radikal bebas serta mengurangi produksi sebum (minyak alami kulit) dan pigmen melanin pada kulit.

Menurut penelitian dalam International Journal of Molecular Sciences, EGCG juga berpotensi melembapkan kulit, menghambat pembentukan keriput, dan mencegah kerusakan kulit akibat radikal bebas.

Beberapa vitamin, mineral, dan bahan aktif dalam makanan memiliki cara kerja tertentu untuk mengencangkan kulit.

Jadi, sebelum menjalani perawatan di dokter kulit, Anda mungkin bisa mempertimbangkan untuk menggunakannya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Vitamin C. (2012). Retrieved 5 January 2022, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/vitamin-c/

Collagen for Your Skin: Healthy or Hype? | Cedars-Sinai. (2022). Retrieved 5 January 2022, from https://www.cedars-sinai.org/blog/collagen-supplements.html

Minerals and Skin Health. (2016). Retrieved 5 January 2022, from https://lpi.oregonstate.edu/mic/health-disease/skin-health/minerals

Simes, D., Viegas, C., Araújo, N., & Marreiros, C. (2020). Vitamin K as a Diet Supplement with Impact in Human Health: Current Evidence in Age-Related Diseases. Nutrients, 12(1), 138. doi: 10.3390/nu12010138

Gupta, M., Mahajan, V., Mehta, K., & Chauhan, P. (2014). Zinc Therapy in Dermatology: A Review. Dermatology Research And Practice, 2014, 1-11. doi: 10.1155/2014/709152

Ghorbanzadeh, B., Pazyar, N., Houshmand, G., Yaghoobi, R., Hemmati, A., & Zeineli, Z. (2019). Wound healing effects of topical Vitamin K: A randomized controlled trial. Indian Journal Of Pharmacology, 51(2), 88. doi: 10.4103/ijp.ijp_183_18

Kim, E., Hwang, K., Lee, J., Han, S., Kim, E., Park, J., & Cho, J. (2018). Skin Protective Effect of Epigallocatechin Gallate. International Journal Of Molecular Sciences, 19(1), 173. doi: 10.3390/ijms19010173

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui seminggu yang lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan