4 Jenis Vitamin yang Baik untuk Kulit Anda

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Menjaga kesehatan kulit wajah mungkin sudah menjadi bagian penting dalam kegiatan Anda para wanita. Wajah merupakan salah satu bagian tubuh yang paling mendapat banyak perhatian dari orang-orang di sekitar kita, maka tidaklah mengherankan jika kita ingin wajah kita terlihat cerah dan sehat. Namun, selain menjalani perawatan kulit baik secara alami maupun dengan produk skin care, kecantikan juga harus dijaga dari dalam dengan mengonsumsi vitamin untuk kulit, yang sebaiknya didapat dari bahan makanan alami dan bukan suplemen. Vitamin apa saja yang utama?

1. Vitamin D

Kolesterol diubah menjadi vitamin D ketika kulit Anda menyerap sinar matahari. Vitamin D kemudian diambil oleh hati dan ginjal dan dibawa ke seluruh tubuh termasuk kulit wajah untuk membantu membentuk sel-sel yang sehat.

Salah satu jenis vitamin D yang dapat diproduksi oleh manusi secara alami adalah kalsitrol. Kalsitrol dapat dijumpai dalam bentuk krim topikal dan dapat secara efekti mengobati penderita psoriasis. Sebuah penelitian pada tahun 2009 yang diterbitkan oleh Journal of Drugs and Dermatology menemukan bahwa kalsitrol dapat mengurangi inflamasi dan iritasi pada penderita psoriasis.

Asupan vitamin D yang dianjurkan adalah sekitar 600IU per hari. Anda mungkin akan membutuhkan lebih banyak jika dalam kondisi hamil atau berusia lebih dari 70. Anda dapat meningkatkan asupan vitamin D dengan cara:

  • Berdiri di bawah sinar matahari selama 10 menit dalam sehari (berkonsultasilah terlebih dulu dengan dokter Anda, terutama jika Anda memiliki riwayat kanker kulit).
  • Mengonsumsi makanan yang telah difortifikasi seperti sereal, jus jeruk, dan yogurt.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D alami seperti salmon, tuna, dan ikan cod.

BACA JUGA: Berapa Lama Harus Berjemur untuk Mendapat Vitamin D yang Cukup?

2. Vitamin C

Vitamin C banyak ditemukan pada lapisan epidermis (lapisan luar kulit) dan dermis (lapisan dalam kulit). Vitamin ini berfungsi untuk melawan kanker atau sebagai antioksidan dan mengatur produksi kolagen untuk menjaga agar kulit Anda tetap sehat. Inilah sebabnya, vitamin C merupakan salah satu bahan kunci yang digunakan untuk produk-produk anti-aging.

Meminum vitamin C dapat membantu meningkatkan efektivitas tabir surya yang Anda gunakan untuk melindungi kulit Anda dari sinar UV. Vitamin C akan mengurangi kerusakan kulit dan membantu proses penyembuhan pada tubuh. Selain itu, Vitamin C yang cukup juga dapat membantu mengatasi kulit yang kering.

Karena produk dan suplemen yang mengandung vitamin C banyak ditemui, maka orang yang menderita kekurangan vitamin ini jarang dijumpai. Jumlah yang direkomendasikan untuk dikonsumsi setiap harinya adalah sekitar 1000mg. Jika Anda tidak mendapat banyak asupan vitamin C dalam makanan Anda, hal-hal berikut mungkin dapat membantu:

  • Memakan jeruk atau meminum jus jeruk
  • Memakan sayuran dan buah lain yang mengandung vitamin C seperti stroberi, brokoli, dan bayam.
  • Mengonsumsi suplemen yang disarankan oleh dokter.
  • Mencari produk perawatan kulit yang mengandung vitamin C untuk mengatasi kekeringan, kemerahan, kerutan, dan flek hitam pada wajah.

BACA JUGA: 6 Buah-buahan dengan Kandungan Tinggi Vitamin C, Selain Jeruk

3. Vitamin E

Sama dengan vitamin C, vitamin E juga merupakan antioksidan. Fungsi utamanya dalam perawatan kulit adalah melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. Vitamin E menyerap sinar UV yang berbahaya dari matahari ketika dioleskan pada kulit. Hal ini juga membantu mencegah terbentuknya bercak gelap dan kerutan pada kulit.

Secara normal, tubuh memproduksi vitamin E lewat sebum, sebuah zat minyak yang dikeluarkan melalui pori-pori kulit. Dalam keadaan seimbang, sebum membantu menjaga kondisi kulit dan mencegah kekeringan. Jika Anda memiliki kulit yang cenderung kerng, vitamin E mungkin dapat membantu Anda mengatasi kekurangan sebum. Selain itu, vitamin E juga membantu dalam mengurangi inflamasi pada kulit.

Orang dewasa normal membutuhkan kira-kira 15mg vitamin E per hari. Anda dapat meningkatkan asupan vitamin E dengan:

  • Makan lebih banyak kacang dan biji-bijian seperti almond dan biji bunga matahari.
  • Mengonsumsi multivitamin atau suplemen vitamin E.
  • Menggunakan produk topikal atau oles yang mengandung vitamin E dan C

BACA JUGA: 4 Vitamin dan Mineral untuk Mengobati Jerawat

4. Vitamin K

Vitamin K sangat penting bagi tubuh dalam proses pembekuan darah yang dibutuhkan dalam penyembuhan luka atau memar. Selain itu, vitamin K juga diketahui memiliki manfaat membantu mengatasi berbagai kondisi kulit seperti bekas luka, bercak kehitaman, dan lingkaran hitam di bawah mata.

Vitamin K dapat dijumpai di dalam berbagai krim untuk kulit. Dokter akan menggunakan krim yang mengandung vitamin K bagi para pasien yang baru saja menjalani operasi untuk membantu mengurangi pembengkakan dan memar. Vitamin ini dapat mempercepat proses penyembuhan. Akan tetapi, penelitian mengenai efek vitamin K terhadap kesehatan kulit masih jauh lebih sedikit dibandingkan penelitian terhadap vitamin E dan C.

Orang dewasa memerlukan 90 hingga 120 mcg per harinya. Anda dapat meningkatkan asupan vitamin K dengan mengonsumsi sayur-sayuran seperti kale, bayam, selada, kubis, dan buncis.

BACA JUGA: 6 Ramuan Sederhana untuk Menyamarkan Noda Bekas Jerawat

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tanpa Disadari, Hal-Hal Ini Bisa Menyebabkan Bulu Mata Rontok

Bulu mata membantu membangun karakter wajah seseorang. Tidak heran jika bulu mata rontok bisa bikin Anda minder. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Gemetar Setelah Minum Kopi? Mungkin Anda Overdosis Kafein

Tangan atau tubuh tiba-tiba gemetar setelah minum kopi? Hati-hati, mungkin Anda sudah mengalami overdosis kafein. Apa saja gejala lainnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit

5 Fakta Unik Viagra, Bukan Sekadar Obat Kuat Pria

Obat viagra kini dikenal sebagai obat kuat pria. Padahal, ada beragam fakta obat viagra yang mungkin tidak Anda sangka. Yuk, ketahui info lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Sarmoko, Apt.
Kesehatan Pria, Impotensi 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit



Direkomendasikan untuk Anda

obat mimisan alami

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
bercak putih di puting

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
payudara sakit tanda hamil

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
selingkuh hati

5 Tanda Pasangan Anda Sedang Memendam Rasa Dengan Orang Lain

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit