home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Sejumlah Khasiat Virgin Coconut Oil untuk Kulit

Sejumlah Khasiat Virgin Coconut Oil untuk Kulit

Minyak kelapa murni atau terkenal dengan sebutan VCO (virgin coconut oil) bisa Anda temui sebagai salah satu bahan pada banyak produk skincare (perawatan kulit). Lantas, sebenarnya apa saja manfaat yang ditawarkan VCO untuk kulit?

Manfaat VCO untuk kulit

kulit kendur

Virgin coconut oil adalah minyak yang terbuat dari kelapa melalui proses pemerasan dingin (cold pressed). Berbeda dari minyak kelapa biasa, VCO tidak ditambahkan pemutih dan pewangi, sehingga rasa dan baunya lebih ringan.

Minyak ini mengandung senyawa terapeutik yang dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk untuk kulit Anda.

1. Melembapkan kulit

Salah satu khasiat utama virgin coconut oil yakni membantu memberikan kelembapan untuk kulit. Ini karena adanya kandungan lemak jenuh yang dapat mencegah hilangnya kadar air melalui pori-pori kulit.

Khasiatnya terbukti pada penelitian yang terbit pada jurnal Dermatitis tahun 2004. Penelitian tersebut membandingkan efek minyak kelapa dan minyak mineral seperti petroleum pada peserta dengan kulit kering ringan hingga sedang.

Setelah dua minggu pemakaian VCO, hasilnya hidrasi kulit meningkat secara signifikan dan khasiatnya sama efektif dengan minyak mineral.

Tak hanya itu, penelitian lainnya yang dilakukan terhadap 52 orang-orang dengan penyakit eksim (dermatitis atopik) menunjukkan bahwa minyak kelapa murni mampu mengurangi kulit bersisik yang menjadi gejala khasnya.

2. Mengurangi peradangan

Beberapa penyakit kulit seperti penyakit psoriasis, dermatitis kontak, dan eksim kerap menimbulkan gejala berupa ruam kemerahan dan gatal-gatal yang tentunya sangat mengganggu.

Hal ini bisa terjadi karena adanya peradangan pada lapisan kulit. Nah, VCO dapat memberikan manfaat untuk mengurangi peradangan pada kulit berkat sifat anti-inflamasinya.

Faktanya, penelitian yang terbit pada International Journal of Dermatology menemukan bahwa 46% pasien dengan penyakit kulit kronis mengalami perbaikan kondisi setelah menggunakan minyak kelapa murni.

Sementara itu, hanya ada 19% dari seluruh pasien dari kelompok yang menggunakan minyak mineral yang mengalami respons positif.

3. Berpotensi mengatasi jerawat

Jerawat merupakan kondisi yang terjadi ketika folikel rambut tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, dan kotoran. Lambat laun, penyumbatan ini bisa menimbulkan peradangan dan memunculkan bintik-bintik merah dengan bagian putih di tengahnya.

Masih berhubungan dengan sifat anti-peradangannya, virgin coconut oil mampu membantu mengurangi peradangan akibat jerawat.

Selain itu, sifat antibakteri dari asam lemak yang terkandung di dalamnya juga dapat berpotensi untuk mencegah timbulnya jerawat.

Meski demikian, pemakaian VCO untuk jerawat belum tentu cocok bagi semua kulit. Konsultasikan dahulu pada dokter spesialis kulit jika ingin menggunakannya untuk mengobati jerawat.

4. Bantu pemulihan luka

Ternyata, minyak kelapa murni juga dapat memberikan manfaat untuk membantu mempercepat penyembuhan luka di kulit dengan meningkatkan kadar kolagen.

Kolagen sendiri merupakan protein yang berfungsi sebagai salah satu bahan utama pembentuk tulang, kulit, rambut, otot, tendon, dan ligamen tubuh.

Dengan fungsi tersebut, zat ini sangat dibutuhkan untuk membentuk kembali lapisan kulit yang rusak akibat goresan luka.

5. Bantu cegah tanda-tanda penuaan dini

Manfaat ini bisa Anda dapatkan berkat antioksidannya yang berfungsi sebagai pelawan radikal bebas. Perlu Anda ketahui, radikal bebas yakni molekul elektron yang tidak berpasangan, sehingga molekul ini harus mendapatkan elektron dari molekul lain.

Molekul tersebut dapat menyerang berbagai molekul dalam tubuh. Bila jumlahnya terlalu banyak, radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan sel, protein, DNA, dan keseimbangan tubuh. Hal inilah yang sering disebut sebagai stres oksidatif.

Tak hanya menyebabkan penyakit pada tubuh, stres oksidatif yang berkepanjangan juga dapat mempercepat proses penuaan kulit. Selain itu, stres oksidatif dapat mengurangi tingkat kelembapan kulit serta meningkatkan risiko kanker akibat mutasi DNA.

Agar tidak terjadi, Anda harus meningkatkan kadar antioksidan, salah satunya dari virgin coconut oil. Mengoleskannya ke kulit dapat mengurangi oksidasi yang akan mengurangi tanda-tanda penuaan seperti kerutan pada wajah.

Cara menggunakan virgin coconut oil

Biasanya orang-orang menggunakan minyak kelapa murni sebagai pelembap untuk kulit. Anda cukup mengoleskan sedikit minyak ini pada area kulit yang kering.

Namun, ada hal yang harus Anda perhatikan bila memiliki tipe kulit sensitif atau berminyak. Meski memberikan manfaat untuk kulit, VCO bisa saja malah memberikan efek yang tak diinginkan, misalnya peningkatan jumlah minyak di kulit atau reaksi alergi.

Oleh karena itu, pada pemakaian pertama, sebaiknya Anda uji dulu dengan mengoleskan sedikit minyak pada area kecil di kulit. Bila sekiranya tak terjadi reaksi apa pun, Anda bisa lanjut menggunakannya.

Lain bila kulit mengalami ruam, iritasi, atau gatal-gatal, hentikan pemakaiannya segera dan konsultasikan ke dokter spesialis kulit ketika gejalanya mulai memburuk.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Holt, B., 2016. Vegetable oil. Hauppauge, New York: Nova Science Publishers, Inc. Retrieved 4 May 2021.

Agero, A. L., & Verallo-Rowell, V. M. (2004). A randomized double-blind controlled trial comparing extra virgin coconut oil with mineral oil as a moisturizer for mild to moderate xerosis. Dermatitis : contact, atopic, occupational, drug, 15(3), 109–116. Retrieved 4 May 2021.

Verallo-Rowell, V. M., Dillague, K. M., & Syah-Tjundawan, B. S. (2008). Novel antibacterial and emollient effects of coconut and virgin olive oils in adult atopic dermatitis. Dermatitis : contact, atopic, occupational, drug, 19(6), 308–315. Retrieved 4 May 2021.

Evangelista, M. T., Abad-Casintahan, F., & Lopez-Villafuerte, L. (2014). The effect of topical virgin coconut oil on SCORAD index, transepidermal water loss, and skin capacitance in mild to moderate pediatric atopic dermatitis: a randomized, double-blind, clinical trial. International journal of dermatology, 53(1), 100–108. Retrieved 4 May 2021.

Collagen for Your Skin: Healthy or Hype? (2020). Cedars Sinai. Retrieved 4 May 2021, from https://www.cedars-sinai.org/blog/collagen-supplements.html

The Surprising Benefits of Coconut Oil in Skin Therapy. (2016). Dermatology Times. Retrieved 4 May 2021, from https://www.dermatologytimes.com/view/surprising-benefits-coconut-oil-skin-therapy

Nevin, K. G., & Rajamohan, T. (2010). Effect of topical application of virgin coconut oil on skin components and antioxidant status during dermal wound healing in young rats. Skin pharmacology and physiology, 23(6), 290–297. Retrieved 4 May 2021.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Winona Katyusha Diperbarui 27/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x