Perhatikan Berbagai Kandungan Lipstik Ini Kalau Mau Bibir Tetap Indah dan Sehat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Lipstik merupakan salah satu alat makeup yang wajib dimiliki dan dibawa ke mana pun. Tanpa pulasan lipstik, rasanya penampilan Anda jadi kurang maksimal. Ya, dengan adanya sentuhan lipstik di bibir, penampilan Anda berubah jadi lebih berwarna dan cantik. Tak heran, hampir semua penggemar kosmetik suka lipstik dan mempunyai koleksi lipstik dengan berbagai macam warna. Nah, apa saja sih kandungan lipstik? Kandungan apa yang harus ada dalam lipstik Anda sehingga bibir jadi lebih sehat?

Tiga bahan dasar yang terkandung dalam lipstik

Hampir semua jenis lipstik sebenarnya mengandung tiga bahan dasar, yaitu lilin, minyak, dan pigmen.

  • Lilin dalam lipstik berfungsi untuk memberikan bentuk dan tekstur lipstik yang menyebar di bibir Anda. Lipstik jenis matte memiliki kandungan lilin yang lebih banyak. Sehingga lipstik jenis ini bisa menutupi keseluruhan warna bibir Anda dan tampak menyatu di bibir. Biasanya, jenis lilin yang banyak terkandung dalam lipstik adalah beeswax, candelilla wax, atau camauba (yang lebih mahal).
  • Minyak dalam lipstik berfungsi untuk memberikan kelembapan pada bibir. Selain itu, minyak juga berfungsi untuk mengubah kepadatan lipstik. Contoh kandungan minyak yang biasa ada dalam lipstik adalah petrolatum, lanolin, cocoa butter, 4 Deretan Bahan Alami yang Ampuh Menghilangkan Kerutan di Wajah, minyak castor, dan minyak mineral.
  • Pigmen adalah yang memberikan warna-warni pada lipstik. Kandungan minyak yang lebih sedikit pada lipstik membuat pigmen lipstik lebih kaya dan mencolok. Karenanya, warna lipstik jadi lebih tebal saat lipstik dipulaskan ke bibir. Sedangkan, kandungan minyak yang lebih banyak pada lipstik membuat warna lipstik kurang tebal. Sehingga, Anda mungkin harus mengoleskan lipstik berkali-kali ke bibir sampai mendapatkan warna yang Anda inginkan.

Nah, bagi Anda yang mempunyai bibir kering, lipstik dengan kandungan lebih banyak minyak mungkin cocok untuk Anda, misalnya lipstik jenis sheer. Kandungan minyak yang banyak dalam lipstik dapat memberikan kelembapan pada bibir, sehingga Anda terhindar dari bibir kering dan pecah-pecah.

Sedangkan, lipstik jenis matte, mungkin kurang cocok bagi Anda dengan bibir kering. Lipstik jenis matte memang dikagumi banyak wanita karena warnanya lebih tebal. Namun, cenderung membuat bibir Anda kering karena kandungan minyaknya yang lebih sedikit.

Kandungan lipstik lainnya

Selain tiga bahan dasar tersebut, lipstik juga mengandung pewangi, pengawet, antioksidan, dan terkadang logam berat. Namun, kandungan ini tentu berbeda-beda antar lipstik tergantung produsen yang membuat lipstik.

1. Pewangi

Pewangi atau parfum digunakan untuk membuat wangi lipstik lebih menarik, sehingga lipstik tidak bau tengik seperti minyak.

2. Pengawet

Bahan pengawet digunakan untuk membuat lipstik lebih tahan lama dan melindungi lipstik dari pertumbuhan bakteri. Namun, hindari lipstik yang mengandung paraben sebagai pengawet. Hal ini karena paraben terbukti dapat membahayakan kesehatan Anda.

Penelitian yang dilakukan oleh University of Reading di Inggris menunjukkan bahwa terdapat konsentrasi paraben yang tinggi pada tumor payudara di manusia. Memang, paraben tidak secara langsung menyebabkan kanker. Akan tetapi, paraben dapat mengganggu produksi hormon estrogen dalam tubuh dan ini bisa mempengaruhi perkembangan kanker payudara pada wanita.

3. Antioksidan

Kandungan antioksidan dalam lipstik juga berfungsi untuk membuat lipstik lebih tahan lama dan selalu segar. Juga, antioksidan dapat membantu menutrisi dan memberi kelembapan pada bibir.

Biasanya, antioksidan didapatkan dari vitamin A, vitamin E, dan vitamin C yang ditambahkan ke dalam lipstik. Namun, bagi Anda yang sedang hamil, Anda harus menghindari lipstik yang mengandung vitamin A. Hal ini karena vitamin A dalam lipstik dapat menimbulkan risiko yang berbahaya bagi ibu hamil dan janinnya.

3. Logam

Logam juga banyak ditambahkan dalam lipstik. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Health Perspectives menunjukkan bahwa banyak merek lipstik dan lipgloss mengandung berbagai jenis logam. Misalnya aluminium, titanium, mangan, kromium, kadmium, kobalt, tembaga, dan nikel.

Aluminium digunakan untuk menjaga warna lipstik agar tidak luber keluar garis bibir. Titanium oksida digunakan sebagai pemutih. Ini untuk mengubah warna lipstik merah menjadi merah muda. Sedangkan, logam sisanya mungkin tidak terlalu diperlukan.

Namun, sebisa mungkin hindarilah lipstik yang mengandung timbal (Pb). Timbal telah terbukti dapat menyebabkan kanker jika menumpuk banyak dalam tubuh. Banyak negara yang sudah melarang penggunaan timbal dalam kosmetik, tidak hanya dalam lipstik saja. Namun, alangkah baiknya jika Anda memeriksa lagi kandungan lipstik sebelum membelinya. Mungkin masih ada produsen lipstik yang menambahkan timbal dalam produknya.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Tikus terkenal sebagai hewan yang jorok karena bisa menyebabkan penyakit. Berikut adalah beberapa penyakit yang disebabkan oleh tikus yang perlu diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Pernahkah Anda tiba-tiba mengeluarkan air mani meski tak menerima rangsangan apapun? Berikut ini penjelasannya secara medis.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Beberapa orang memilih bleaching untuk memutihkan gigi. Namun adakah efek bleaching gigi yang perlu diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Keduanya sama-sama karbohidrat, tapi apakah benar nasi lebih baik dari mie? Cari tahu lebih lanjut sebelum menentukan pilihan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Fakta Gizi, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit



Direkomendasikan untuk Anda

tidak tumbuh jenggot dan kumis

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat sariawan

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
sakit kepala setelah cabut gigi

Kenapa Bisa Sakit Kepala Setelah Cabut Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
cara membersihkan make up

Bagaimana Cara Membersihkan Make Up yang Tepat?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit