home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Meskipun Aman, Laser Hair Removal Tetap Memiliki Efek Samping Berikut

Meskipun Aman, Laser Hair Removal Tetap Memiliki Efek Samping Berikut

Kebanyakan wanita ingin memiliki tubuh yang mulus tanpa rambut yang berlebihan. Oleh karena itu, banyak cara yang dilakukan wanita untuk menghilangkan rambut atau bulu di tubuhnya. Ada banyak metode untuk seperti mencukur, waxing, menggunakan krim pencabut bulu atau penghilang bulu, dan menggunakan laser. Masing-masing metode tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan.

Saat ini, metode menghilangkan rambut dengan laser atau disebut dengan laser hair removal sedang populer karena keampuhannya, serta prosedurnya yang bebas sakit. Namun, tentunya setiap metode menghilangkan rambut memiliki kelebihan dan kerugian. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui efek samping yang mungkin terjadi sebelum melakukan metode ini.

Apa itu laser hair removal?

Laser hair removal adalah metode menghilangkan rambut menggunakan laser. Petugas teknisi laser akan menggunakan pancaran sinar yang kuat dari laser untuk menghancurkan akar bulu. Energi cahaya tersebut akan diserap oleh warna gelap rambut dan berubah menjadi energi panas yang kemudian disalurkan ke akar rambut. Dengan begitu pertumbuhan rambut akan berhenti dan rambut pun rontok secara alami.

Ini adalah metode yang paling efektif bagi yang menginginkan penghilangan bulu dalam waktu lama. Metode ini bisa dilakukan untuk bagian tubuh manapun, tapi tidak efektif jika digunakan pada bulu yang berwarna terang atau pirang.

Laser hair removal akan memerlukan 6-12 kali perawatan untuk mencapai hasil akhir. Anda mungkin harus melakukan metode ini lagi setiap 6-12 bulan untuk perawatan.

Laser hair removal tidak menjamin hasil yang permanen. Beberapa rambut bisa tahan terhadap perawatan laser dan tumbuh lagi setelah perawatan, meskipun biasanya pertumbuhan rambut baru ini akan lebih halus dan dengan warna yang lebih pudar.

Efek samping laser hair removal yang mungkin terjadi

Laser hair removal relatif aman. Namun, sama seperti perawatan medis lainnya, prosedur ini tetap saja memiliki efek samping atau risiko yang mungkin terjadi. Efek samping yang paling umum dari hair removal laser meliputi:

  • Iritasi kulit. Menghilangkan rambut dengan laser hair removal dapat menimbulkan iritasi kulit, kulit kemerahan, dan bengkak pada daerah yang dilakukan prosedur. Namun, efek ini bersifat sementara atau akan hilang dalam beberapa jam.
  • Perubahan pigmen kulit. Setelah melakukan prosedur ini, kulit Anda mungkin akan mengalami perubahan warna menjadi sedikit lebih gelap atau lebih terang. Namun, seperti iritasi kulit, perubahan ini bersifat sementara dan biasanya bukan masalah.

Efek samping yang jarang terjadi setelah melakukan prosedur laser hair removal adalah munculnya lepuhan, bekas luka, atau perubahan tekstur kulit lainnya. Masalah lain yang jarang terjadi yang bisa terjadi meliputi rambut beruban atau tumbuh rambut yang berlebihan.

Laser hair removal tidak dianjurkan untuk kelopak mata atau daerah sekitarnya, karena kemungkinan terkena luka mata parah. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala di luar iritasi ringan atau jika efek sampingnya memburuk.

Bolehkah ibu hamil melakukan laser hair removal?

Prosedur ini tidak dianjurkan untuk ibu hamil, karena belum ada penelitian yang membuktikan keamanan prosedur laser hair removal selama kehamilan. Biasanya ibu hamil memerlukan prosedur ini untuk menghilangkan rambut berlebih yang tumbuh selama kehamilan seperti pada payudara atau perut. Namun, dalam kebanyakan kasus, rambut ini akan rontok sendiri, jadi Anda tidak memerlukan prosedur ini.

Jika Anda ingin menghilangkan rambut dengan prosedur ini, sebaiknya tunggu sampai setelah melahirkan. Dokter Anda kemungkinan akan merekomendasikan agar Anda menunggu beberapa minggu setelah melahirkan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What Are the Side Effects of Laser Hair Removal? https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/laser-hair-removal-side-effects#common-side-effects diakses 8 Januari 2018.

Laser Hair removal: Risks https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/laser-hair-removal/basics/risks/prc-20019438 diakses 8 Januari 2018.

Laser & IPL Hair Removal, Permanent Hair Reduction Information http://www.consultingroom.com/Treatment/laser-hair-removal diakses 8 Januari 2018.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Andisa Shabrina
Tanggal diperbarui 17/01/2018
x