Meskipun Aman, Laser Hair Removal Tetap Memiliki Efek Samping Berikut

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17 Januari 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kebanyakan wanita ingin memiliki tubuh yang mulus tanpa rambut yang berlebihan. Oleh karena itu, banyak cara yang dilakukan wanita untuk menghilangkan rambut atau bulu di tubuhnyaAda banyak metode untuk seperti mencukur, waxing, menggunakan krim pencabut bulu atau penghilang bulu, dan menggunakan laser. Masing-masing metode tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan.

Saat ini, metode menghilangkan rambut dengan laser atau disebut dengan laser hair removal sedang populer karena keampuhannya, serta prosedurnya yang bebas sakit. Namun, tentunya setiap metode menghilangkan rambut memiliki kelebihan dan kerugian. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui efek samping yang mungkin terjadi sebelum melakukan metode ini.

Apa itu laser hair removal?

Laser hair removal adalah metode menghilangkan rambut menggunakan laser. Petugas teknisi laser akan menggunakan pancaran sinar yang kuat dari laser untuk menghancurkan akar bulu. Energi cahaya tersebut akan diserap oleh warna gelap rambut dan berubah menjadi energi panas yang kemudian disalurkan ke akar rambut. Dengan begitu pertumbuhan rambut akan berhenti dan rambut pun rontok secara alami.

Ini adalah metode yang paling efektif bagi yang menginginkan penghilangan bulu dalam waktu lama. Metode ini bisa dilakukan untuk bagian tubuh manapun, tapi tidak efektif jika digunakan pada bulu yang berwarna terang atau pirang.

Laser hair removal akan memerlukan 6-12 kali perawatan untuk mencapai hasil akhir. Anda mungkin harus melakukan metode ini lagi setiap 6-12 bulan untuk perawatan.

Laser hair removal tidak menjamin hasil yang permanen. Beberapa rambut bisa tahan terhadap perawatan laser dan tumbuh lagi setelah perawatan, meskipun biasanya pertumbuhan rambut baru ini akan lebih halus dan dengan warna yang lebih pudar.

Efek samping laser hair removal yang mungkin terjadi

Laser hair removal relatif aman. Namun, sama seperti perawatan medis lainnya, prosedur ini tetap saja memiliki efek samping atau risiko yang mungkin terjadi. Efek samping yang paling umum dari hair removal laser meliputi:

  • Iritasi kulit. Menghilangkan rambut dengan laser hair removal dapat menimbulkan iritasi kulit, kulit kemerahan, dan bengkak pada daerah yang dilakukan prosedur. Namun, efek ini bersifat sementara atau akan hilang dalam beberapa jam.
  • Perubahan pigmen kulit. Setelah melakukan prosedur ini, kulit Anda mungkin akan mengalami perubahan warna menjadi sedikit lebih gelap atau lebih terang. Namun, seperti iritasi kulit, perubahan ini bersifat sementara dan biasanya bukan masalah.

Efek samping yang jarang terjadi setelah melakukan prosedur laser hair removal adalah munculnya lepuhan, bekas luka, atau perubahan tekstur kulit lainnya. Masalah lain yang jarang terjadi yang bisa terjadi meliputi rambut beruban atau tumbuh rambut yang berlebihan.

Laser hair removal tidak dianjurkan untuk kelopak mata atau daerah sekitarnya, karena kemungkinan terkena luka mata parah. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala di luar iritasi ringan atau jika efek sampingnya memburuk.

Bolehkah ibu hamil melakukan laser hair removal?

Prosedur ini tidak dianjurkan untuk ibu hamil, karena belum ada penelitian yang membuktikan keamanan prosedur laser hair removal selama kehamilan. Biasanya ibu hamil memerlukan prosedur ini untuk menghilangkan rambut berlebih yang tumbuh selama kehamilan seperti pada payudara atau perut. Namun, dalam kebanyakan kasus, rambut ini akan rontok sendiri, jadi Anda tidak memerlukan prosedur ini.

Jika Anda ingin menghilangkan rambut dengan prosedur ini, sebaiknya tunggu sampai setelah melahirkan. Dokter Anda kemungkinan akan merekomendasikan agar Anda menunggu beberapa minggu setelah melahirkan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menggunakan Krim untuk Menghilangkan Bulu, Amankah?

Selain mencukur, waxing, dan laser, ada juga krim untuk menghilangkan bulu yang mudah dan murah. Apa krim perontok bulu aman untuk tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Bolehkah Menghilangkan Rambut yang Tumbuh di Payudara?

Tidak hanya pria, pada payudara wanita pun dapat ditumbuhi bulu. Pertanyaanya, tumbuh rambut di payudara ini boleh dihilangkan atau tidak, ya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Kulit 25 Januari 2020 . Waktu baca 5 menit

Berbagai Pilihan Perontok Rambut Khusus Pria

Bulu atau rambut halus yang dimiliki oleh pria umumnya lebih banyak daripada wanita. Maka itu, pria lebih ketat dalam memilih cara menghilangkan bulu mereka

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 27 Oktober 2019 . Waktu baca 5 menit

Prosedur Pengobatan untuk Menghilangkan Kista Ateroma

Kista ateroma memang tidak selalu berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya. Namun, ada beberapa pengobatan yang bisa bantu menghilangkannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 15 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit



Direkomendasikan untuk Anda

cara menghilangkan bulu

Ragam Cara Menghilangkan Bulu Tangan dan Kaki yang Paling Umum

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
waxing bulu: hot wax atau cold wax

Hot Wax atau Cold Wax: Lebih Efektif Mana untuk Menghilangkan Bulu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
perawatan laser hair removal

Sampai Berapa Lama Hasil Laser Hair Removal Bisa Bertahan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat vitiligo di apotik

Obat Vitiligo Serta Penanganan Lainnya yang Ampuh

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit