Hidradenitis Suppurativa, Peradangan Kulit Ketiak yang Sering Dikira Jerawat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Jerawat biasanya muncul di wajah, meski sesekali bisa muncul juga di punggung. Namun jika timbul bintil mirip jerawat di daerah ketiak, ini bukanlah jerawat biasa melainkan hidradenitis suppurativa. Apakah kondisi ini berbahaya?

Apa itu hidradenitis suppurativa?

Hidradenitis suppurativa sering disalahartikan dengan jerawat. Kedua kondisi ini memang memiliki gejala dan tanda yang mirip. Keduanya sama-sama berupa benjolan berwarna merah yang terasa nyeri, berisi nanah, dan dapat menimbulkan bekas. Namun, hidradenitis suppurativa sama sekali berbeda dengan jerawat.

Hidradenitis suppurativa atau acne inversa adalah peradangan kronis di kelenjar apokrin (salah satu jenis kelenjar keringat). Sementara itu, jerawat merupakan peradangan kulit akibat penyumbatan kelenjar minyak.

Bintil hidradenitis biasanya muncul di tempat-tempat yang mudah berkeringat. Paling sering di daerah ketiak, selain itu dapat juga muncul di daerah genital, selangkangan, dada, dan bokong.

Perbedaan lainnya antara jerawat biasa dan hidradenitis suppurativa adalah ukuran benjolannya. Bint akibat hidradenitis suppurativa biasanya berukuran lebih besar dengan rasa nyeri seperti melepuh dan dapat berkembang menjadi abses (kantung berisi nanah).

Hidradenitis suppurativa bersifat kronis dan hilang-timbul. Seiring waktu, benjolan bisa mengempis dengan sendirinya, namun akan meninggalkan bekas jaringan parut. Dapat berupa perubahan warna kulit sampai keloid. Biasanya setelah sembuh, tidak berapa lama kemudian akan muncul benjolan lagi di daerah yang sama.

Siapa yang berisiko mengalami hidradenitis suppurativa?

Masalah kulit ini lebih sering menyerang wanita daripada pria. Biasanya bintil muncul pertama kali pada usia sekitar 20 tahun.

Selain itu, ditemukan bahwa merokok dan obesitas dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami masalah kulit ini.

Beberapa sumber juga mengutarakan bahwa orang-orang yang memiliki  hidradenitis suppurativa terlahir dari keluarga dengan riwayat penyakit serupa.

Apakah dapat disembuhkan?

Sampai saat ini, hidradenitis suppurativa belum dapat disembuhkan secara total. Beberapa pengobatan untuk kondisi ini bisa mengendalikan gejalanya, namun belum ada yang benar-benar dapat menyembuhkan. Pasalnya, kondisi ini bersifat kambuhan alias hilang-timbul terus menerus.

Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah dengan mengatur pola diet. Sejumlah penelitian mengatakan bahwa mengurangi konsumsi produk dairy-free (non-dairy/bebas susu) dapat membantu meringankan kondisi ini. Selain produk dairy-free, hindari juga konsumsi makanan tinggi gula dan tepung-tepungan dapat membantu mengurangi tingkat kekambuhan.

Penting untuk menjaga kebersihan, menggunakan pakaian dalam yang longgar (untuk mengurangi gesekan dengan luka), dan mengompres hangat pada area yang bermasalah untuk mengurangi rasa nyeri dan peradangan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Teh Hijau Efektif Menghilangkan Jerawat?

Teh hijau sering digunakan sebagai obat jerawat alami. Namun, seberapa efektif teh hijau untuk jerawat? Simak ulasan lengkap berikut. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Jerawat, Kesehatan Kulit 9 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Apakah Benar Sering Pakai Makeup Bisa Bikin Jerawatan?

Pada beberapa orang, memakai makeup bikin jerawat makin mengganas di wajah, sementara pada yang lain tidak demikian. Apa sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Jerawat, Kesehatan Kulit 3 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Seberapa Manjur Minyak Biji Anggur untuk Hilangkan Bekas Jerawat?

Punya masalah dengan bekas jerawat? Mungkin Anda bisa coba minyak biji anggur yang bisa jadi cara alami menghilangkan bekas jerawat membandel.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Jerawat, Kesehatan Kulit 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Herpes Genital

Herpes genital adalah infeksi menular seksual akibat virus herpes simpleks. Apa penyebab dan seperti apa gejalanya? Cari tahu di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Seksual, Penyakit Menular Seksual 25 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit



Direkomendasikan untuk Anda

jenis jerawat umum

Jenis Jerawat dan Berbagai Macam Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
kutu bulu mata

Sering Tidak Disadari, Bulu Mata Juga Bisa Kutuan! Apa Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
pengertian micellar water adalah

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit