home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Buah yang Aman dan yang Perlu Dibatasi untuk Penderita Asam Lambung

Buah yang Aman dan yang Perlu Dibatasi untuk Penderita Asam Lambung

Gangguan asam lambung memayungi berbagai penyakit pencernaan terkait produksi cairan asam. Yang umum yaitu gastritis dan GERD yang sama-sama menimbulkan maag. Salah satu kiatnya, perhatikan konsumsi buah untuk gangguan asam lambung.

Maag sendiri merupakan sekumpulan gejala yang meliputi perut mual, mulas, kembung, dan panas di dada hingga tenggorokan (heartburn). Siapa sangka, buah yang Anda konsumsi bisa ikut berperan dalam mencegah atau justru menimbulkan gejala maag.

Buah yang baik untuk asam lambung

Serba-serbi Diet Pisang

Asam lambung diproduksi tubuh untuk membantu pencernaan dan mencegah infeksi bakteri pada saluran pencernaan. Sayangnya, produksinya bisa berlebihan akibat berbagai faktor sehingga menyebabkan munculnya gejala maag.

Gejala maag sangat umum terjadi pada orang yang sering menunda makan atau tidur setelah makan. Apalagi pada orang yang memiliki masalah asam lambung, gejala dapat muncul kapan saja akibat makanan yang kurang tepat.

Itulah mengapa orang yang memiliki masalah asam lambung perlu menjaga asupan makanannya, termasuk buah, untuk mencegah kekambuhan. Beberapa buah yang aman dikonsumsi oleh penderita gangguan asam lambung adalah sebagai berikut.

1. Pisang

Pisang baik bagi penderita maag karena tingkat keasamannya cukup lemah, yakni dengan kadar pH sekitar 4,5 – 5,2. Mengonsumsi buah pisang dipercaya dapat membantu menetralisasi asam lambung sekaligus meringankan gejala maag.

Buah berwarna kuning ini juga kaya akan kandungan kalium di dalamnya. Selain itu, tekstur halus dan gampang lumat yang dimiliki oleh pisang juga mampu membantu memulihkan fungsi lambung.

Pisang yang telah ditelan dan masuk ke dalam kerongkongan dapat membentuk lapisan pelindung bagi kerongkongan. Hal ini berguna untuk mencegah kemungkinan terjadinya iritasi akibat naiknya asam lambung.

Pisang juga tergolong sebagai buah yang baik untuk penderita asam lambung karena kandungan seratnya cukup tinggi. Kandungan serat bermanfaat untuk mencegah munculnya masalah pencernaan pada penderita asam lambung.

2. Apel

Apel termasuk satu dari beberapa buah yang baik untuk dikonsumsi bagi pengidap asam lambung tinggi. Ini karena selain kaya akan kandungan serat, buah apel juga merupakan sumber kalsium, magnesium, serta kalium yang baik.

Seluruh zat gizi tersebut ternyata berpotensi untuk membantu meredakan gejala maag yang muncul. Meski demikian, Anda tetap perlu memerhatikan jenis apel sebelum memakannya.

Tidak semua jenis apel aman untuk penderita asam lambung tinggi. Contohnya, apel dengan warna hijau yang biasanya memiliki rasa agak asam, sehingga dapat menyebabkan gejala maag muncul.

Pilihan terbaik untuk penderita maag dan asam lambung adalah apel berwarna merah dengan kondisi yang matang. Jenis apel ini jauh lebih aman untuk mencegah gejala maag kambuh kembali.

3. Melon

manfaat melon jingga asam lambung

Mirip seperti pisang, buah melon memiliki sifat basa yang cukup tinggi berkat mineral magnesium yang ada di dalamnya. Magnesium adalah salah satu kandungan utama dari obat antasida untuk meredakan gejala maag.

Itulah mengapa buah yang satu ini terbilang aman bagi Anda yang punya kondisi asam lambung tinggi. Selain tidak akan menyebabkan peningkatan kadar asam lambung, buah melon juga dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi tubuh.

Kandungan nutrisi dari buah yang aman untuk penderita asam lambung adalah 7,8 gram karbohidrat, 0,6 gram protein, 0,4 gram lemak, dan 1 gram serat. Asupan aneka ragam mineral dan vitamin juga turut melengkapi nutrisi di dalam buah melon.

4. Pepaya

Normalnya, proses pemecahan protein menjadi asam amino melibatkan bantuan dari enzim pepsin. Akan tetapi, enzim pepsin biasanya hanya bekerja dengan aktif dalam lingkungan lambung yang asam.

Ketika Anda mengalami maag karena asam lambung tinggi, tentu kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan. Pasalnya, lingkungan yang asam tersebut justru berisiko membuat lapisan usus, lambung, serta kerongkongan menjadi rusak.

Dalam kasus ini, untuk bisa memulihkan gejala maag akibat naiknya asam lambung, Anda bisa makan buah pepaya. Pepaya merupakan salah satu pilihan buah yang aman untuk Anda yang takut asam lambung kembali meningkat.

Ini karena buah pepaya memiliki kandungan enzim papain di dalamnya. Papain adalah enzim protease yang dihasilkan dari getah pada buah pepaya.

Fungsi papain dalam sistem pencernaan adalah membantu melancarkan proses pencernaan dan mempermudah penguraian protein. Dengan begitu, protein pun akan jauh lebih mudah dipecah menjadi bentuk terkecil berupa asam amino.

5. Kelapa

Air pada buah kelapa mengandung mineral kalium dan berbagai senyawa yang membantu menenangkan sistem pencernaan. Hal ini tentunya sangat bermanfaat untuk penderita gangguan asam lambung yang kerap mengalami gejala maag.

Air kelapa juga membantu menjaga suhu tubuh tetap normal dan menghambat peradangan pada lambung. Anda bisa mendapatkan manfaat buah kelapa dengan rutin mengonsumsi satu buah kelapa setiap hari selama 2 minggu berturut-turut.

Buah yang harus dibatasi oleh penderita masalah asam lambung

tomat apakah penyebab asam urat manfaat sayuran merah

Gejala maag yang kambuh tentu dapat mengganggu aktivitas. Namun, jangan jadikan ini alasan bagi penderita maag untuk tidak makan buah. Buah tetap penting dimasukkan dalam menu makan sehari-hari karena mengandung serat, vitamin, dan mineral.

Di sisi lain, ada beragam buah yang tidak disarankan untuk dikonsumsi penderita asam lambung. Buah-buahan ini rasanya asam dan bisa semakin mengiritasi lapisan lambung yang sudah meradang.

Berikut beberapa buah yang sebaiknya dihindari untuk orang yang menderita maag.

1. Tomat

Jika Anda menyukai buah tomat tapi bermasalah dengan asam lambung yang mudah naik, sebaiknya batasi konsumsinya. Bukan tanpa alasan, ini karena buah tomat memiliki kandungan asam sitrat dan asam malat di dalamnya.

Kedua zat tersebut dapat memicu asam lambung naik yang akhirnya menimbulkan gejala maag. Bila Anda makan terlalu banyak buah tomat, baik yang masih utuh atau diolah menjadi jus, kandungan asamnya akan berpengaruh pada sistem pencernaan.

Asam tersebut kemudian naik ke kerongkongan sehingga timbullah berbagai gejala maag yang membuat tubuh tidak nyaman. Efek ini membuat buah tomat menjadi salah satu pantangan untuk penderita asam lambung.

2. Buah-buahan sitrus

Jeruk, lemon, jeruk nipis, serta jeruk bali adalah beberapa macam buah-buahan yang termasuk dalam kelompok buah sitrus. Semua buah tersebut memiliki kemiripan dari rasanya yang agak kecut dan asam.

Jeruk nipis yang notabene termasuk buah-buahan sitrus diyakini dapat membantu mengurangi batuk. Akan tetapi, terlalu banyak mengonsumsi buah-buahan tersebut justru bisa merangsang kenaikan asam lambung ke dada dan kerongkongan.

Untuk memastikannya, sejumlah peneliti mengadakan sebuah studi yang diterbitkan dalam The Korean Journal of Gastroenterology. Dalam studi itu, 67 dari 382 orang mengeluhkan munculnya rasa terbakar pada dada yang merupakan salah satu gejala maag.

Kondisi tersebut muncul setelah mereka mengonsumsi buah jeruk. Hal ini ternyata terjadi karena kandungan asam yang ada di dalam buah-buahan sitrus menimbulkan kenaikan asam lambung.

3. Alpukat

alergi alpukat

Alpukat memang kaya akan lemak yang menyehatkan. Sayangnya, kandungan lemak dalam buah ini ternyata kurang bersahabat untuk penderita masalah asam lambung dan maag. Ini karena lemak merangsang produksi hormon kolesistokinin.

Hormon kolesistokinin membuat otot-otot sfingter kardia menjadi rileks. Sfingter kardia adalah pembatas antara lambung dan kerongkongan. Apabila otot-otot ini rileks, asam lambung dapat bergerak naik dari lambung ke kerongkongan.

Selain itu, hormon kolesistokinin juga meningkatkan produksi asam lambung. Naiknya produksi asam lambung ditambah rileksnya sfingter kardia membuat gejala maag dan penyakit asam semakin bertambah parah.

Secara umum, buah-buahan merupakan makanan yang menyehatkan. Hampir tidak ada dampak buruk dari mengonsumsi buah-buahan, kecuali jika Anda menderita gangguan asam lambung dan keliru dalam memilih jenis buah yang dikonsumsi.

Ada buah-buahan yang membantu menetralisasi kondisi lambung, tapi ada pula yang justru meningkatkan produksi asam lambung. Maka, cermatlah dalam memilih buah agar kebiasaan makan buah yang sehat tidak malah memperparah gejala maag.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Gastroesophageal reflux disease (GERD). (2020). Retrieved 4 January 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gerd/symptoms-causes/syc-20361940

5 Top Foods to Stave Off Acid Reflux Symptoms. (2017). Retrieved 4 January 2021, from https://www.aarp.org/health/conditions-treatments/info-2017/foods-help-acid-reflux-fd.html

Diet Changes for GERD. (2019). Retrieved 4 January 2021, from https://aboutgerd.org/diet-lifestyle-changes/diet-changes-for-gerd.html

Apples. (2020). Retrieved 4 January 2021, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/food-features/apples/

Digestive enzyme supplements for heartburn? (2018). Retrieved 4 January 2021, from https://www.health.harvard.edu/blog/will-digestive-enzyme-supplements-help-your-heartburn-2018041313643

Surdea-Blaga, T., Negrutiu, D. E., Palage, M., & Dumitrascu, D. L. (2019). Food and Gastroesophageal Reflux Disease. Current medicinal chemistry, 26(19), 3497–3511.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 19/02/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x