home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

9 Manfaat Melon, dari Cegah Hipertensi Hingga Menyehatkan Mata

9 Manfaat Melon, dari Cegah Hipertensi Hingga Menyehatkan Mata

Melon termasuk jenis buah yang sering dikonsumsi sebagai makanan selingan atau penutup. Kebanyakan orang biasanya menyukai buah ini karena rasanya yang manis dan segar. Namun, tahukah Anda bahwa melon punya banyak kandungan dan manfaat?

Kandungan gizi melon

kandungan melon

Melon adalah buah berbentuk bulat yang berasal dari jenis Cucumis melo. Ciri khasnya tampak pada warna kulitnya yang hijau kekuningan dan daging buahnya yang hijau terang. Selain varian ini, ada pula melon jingga yang dikenal sebagai cantaloupe.

Kandungan gizi melon termasuk yang paling beragam bila dibandingkan dengan buah-buahan sejenisnya. Buah berdaging lembut ini juga tinggi kandungan air. Bahkan, hampir 90% dari daging buah melon adalah air.

Dengan mengonsumsi sepotong melon seberat 100 gram, Anda bisa mendapatkan kandungan gizi sebagai berikut.

  • Energi: 36 kkal
  • Protein: 0,5 gram
  • Lemak: 0,15 gram
  • Karbohidrat: 9 gram
  • Serat: 9 gram
  • Thiamin (vitamin B1): 0,04 miligram
  • Riboflavin (vitamin B2): 0,01 miligram
  • Niasin (vitamin B3): 0,4 miligram
  • Asam pantotenat (vitamin B5): 0,16 miligram
  • Vitamin B6: 0,09 miligram
  • Vitamin C: 18 miligram
  • Kalsium: 6 miligram
  • Besi: 0,17 miligram
  • Fosfor: 11 miligram
  • Kalium: 228 miligram
  • Natrium: 18 miligram
  • Zinc: 0,09 miligram

Khasiat melon bagi kesehatan

khasiat melon

Berkat kandungan gizinya yang beragam, buah melon berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan. Di bawah ini daftar khasiat melon yang begitu bervariasi.

1. Mencegah dehidrasi

Dehidrasi terjadi bila tubuh Anda kekurangan cairan sehingga tidak bisa menjalankan fungsinya. Selain minum air putih, satu lagi cara mudah untuk mencegah dehidrasi adalah dengan mengonsumsi makanan tinggi kandungan air seperti melon.

Dua potong melon mengandung 159 gram air, atau setara dengan setengah gelas air. Berbagai mineralnya pun dapat memulihkan elektrolit dalam tubuh Anda. Jadi, agar Anda tidak lagi kekurangan cairan, jangan lupa jadikan buah ini sebagai camilan harian.

2. Memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil

Selama kehamilan, ibu memerlukan asupan vitamin dan mineral yang lebih tinggi dari biasanya. Ibu hamil mungkin juga sedang tidak berada pada kondisi terbaiknya karena sistem imun yang cenderung lebih lemah.

Buah melon memiliki sejumlah manfaat nutrisi ibu hamil. Kalium pada buah ini membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung, vitamin C memperkuat sistem imun, dan vitamin B6 mendukung pertumbuhan tulang belakang janin.

3. Manfaat melon untuk pencernaan

Buah melon dapat menjadi solusi bagi Anda yang susah buang air besar. Manfaat ini tidak lain berasal dari kandungan air dan serat pada melon. Asupan air dan serat akan membuat feses lebih berisi, tapi cukup lunak untuk dikeluarkan dari tubuh.

Kandungan serat melon memang tidak setinggi buah-buahan lain, tapi ini justru bagus untuk orang yang belum terbiasa makan makanan tinggi serat. Dengan menambah asupan serat sedikit demi sedikit, perut akan mulai terbiasa mengeluarkan feses secara teratur.

9 Buah Terbaik untuk Melancarkan Buang Air Besar (BAB)

4. Menurunkan tekanan darah

Pola makan yang banyak mengandung sayur dan buah dapat membantu menurunkan tekanan darah serta penyakit jantung. Terlebih lagi bila makanan yang Anda konsumsi rendah natrium dan kaya akan kalium.

Natrium di dalam tubuh dapat mengikat cairan dan menambah volume darah sehingga tekanan darah menjadi naik. Kalium dalam melon dapat membantu menyeimbangkan kembali volume darah. Dengan begitu, tekanan darah berangsur menurun.

5. Memperkuat sistem imun dan mencegah infeksi

Melon termasuk buah dengan vitamin C yang bermanfaat bagi imun tubuh. Menurut penelitian dalam jurnal Nutrients, vitamin C mempercepat perpindahan sel-sel imun ke area infeksi dan merangsang sel tertentu untuk memakan bakteri.

Vitamin C juga memperkuat sel imun yang melindungi jaringan tubuh dari kerusakan selama melawan kuman. Agar sistem imun Anda lebih kuat dan tubuh senantiasa terlindungi dari infeksi, makanlah setidaknya satu potong melon setiap hari.

6. Membuat tidur lebih nyenyak

Melon mengandung vitamin B6 yang membantu merangsang pembentukan serotonin. Serotonin yaitu zat kimia otak dengan banyak fungsi, di antaranya membuat mood stabil, menimbulkan rasa bahagia, dan membuat Anda tidur lebih nyenyak.

Vitamin B6 juga memicu produksi melatonin, hormon yang membuat Anda mengantuk pada malam hari. Jadi, jika Anda memiliki masalah tidur, mungkin Anda bisa mencoba mengonsumsi beberapa potong melon sebelum memilih untuk minum obat tidur.

7. Manfaat melon untuk kulit

Jika Anda ingin mencerahkan kulit secara alami, cobalah mengonsumsi melon setiap hari. Melon mengandung vitamin C yang penting untuk pembentukan kolagen. Kolagen yaitu protein yang menyusun, memelihara, dan memperbaiki jaringan kulit Anda.

Selain itu, vitamin C pada melon juga memiliki khasiat sebagai antioksidan yang kuat. Antioksidan akan melindungi sel kulit Anda dari kerusakan akibat sinar matahari dan radikal bebas. Hasilnya, kulit pun tetap kenyal, sehat, dan cerah.

7 Makanan Sumber Antioksidan Tinggi untuk Lawan Radikal Bebas

8. Membantu mengontrol gula darah

Walaupun rasanya manis, melon termasuk buah yang aman dikonsumsi penderita diabetes. Ini karena kandungan air dan serat pada melon memperlambat penyerapan gula dalam tubuh sehingga mencegah dan menurunkan gula darah dengan cepat.

Sebuah laporan studi di Tiongkok pun menyebutkan, konsumsi buah secara rutin bisa menurunkan risiko diabetes sebesar 12 persen. Pada penderita diabetes, kebiasaan sehat ini juga dapat menurunkan risiko komplikasi pada jantung, ginjal, dan saraf.

9. Manfaat melon untuk mata

Tak kalah dari wortel, buah melon ternyata juga berpotensi menyehatkan mata Anda. Manfaat melon yang satu ini berasal dari lutein dan zeaxanthin. Keduanya tergolong sebagai karotenoid, yakni zat yang merupakan bahan baku vitamin A.

Lutein dan zeaxanthin juga merupakan antioksidan yang mampu melindungi jaringan mata. Perlindungan ini mungkin dapat mengurangi risiko kerusakan mata akibat sinar matahari, pertambahan usia, dan lingkungan.

Melon memiliki khasiat yang beragam, dari menyehatkan mata, mencegah dehidrasi, hingga meningkatkan kualitas tidur. Anda bahkan tak perlu repot mengolah buah ini untuk mendapat manfaatnya. Cukup jadikan melon sebagai camilan harian Anda.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Melons, honeydew, raw. (2019). Retrieved 19 February 2021, from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/169911/nutrients

Foods for Eye Health. (2021). Retrieved 19 February 2021, from https://www.eatright.org/health/wellness/preventing-illness/5-top-foods-for-eye-health

Perez, V., & Chang, E. T. (2014). Sodium-to-potassium ratio and blood pressure, hypertension, and related factors. Advances in nutrition (Bethesda, Md.), 5(6), 712–741. https://doi.org/10.3945/an.114.006783

Padayatty, S. J., & Levine, M. (2016). Vitamin C: the known and the unknown and Goldilocks. Oral diseases, 22(6), 463–493. https://doi.org/10.1111/odi.12446

Du, H., Li, L., Bennett, D., Guo, Y., Turnbull, I., Yang, L., Bragg, F., Bian, Z., Chen, Y., Chen, J., Millwood, I. Y., Sansome, S., Ma, L., Huang, Y., Zhang, N., Zheng, X., Sun, Q., Key, T. J., Collins, R., Peto, R., … China Kadoorie Biobank study (2017). Fresh fruit consumption in relation to incident diabetes and diabetic vascular complications: A 7-y prospective study of 0.5 million Chinese adults. PLoS medicine, 14(4), e1002279. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1002279

Carr, A. C., & Maggini, S. (2017). Vitamin C and Immune Function. Nutrients, 9(11), 1211. https://doi.org/10.3390/nu9111211

Fuller, S., Beck, E., Salman, H., & Tapsell, L. (2016). New Horizons for the Study of Dietary Fiber and Health: A Review. Plant foods for human nutrition (Dordrecht, Netherlands), 71(1), 1–12. https://doi.org/10.1007/s11130-016-0529-6

Du, H., Li, L., Bennett, D., Guo, Y., Turnbull, I., & Yang, L. (2017). Fresh fruit consumption in relation to incident diabetes and diabetic vascular complications: A 7-y prospective study of 0.5 million Chinese adults. PLOS Medicine, 14(4), e1002279. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1002279

Foto Penulis
Ditulis oleh Novita Joseph pada 02/03/2021
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x