home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Defekografi

Defekografi

Sembelit (konstipasi) termasuk masalah pencernaan yang kerap terjadi pada banyak orang. Gangguan pencernaan ini dapat dilihat lewat berbagai gejala. Selain gejala, dokter biasanya meminta Anda untuk menjalani tes khusus bernama defekografi.

Apa itu defekografi?

prosedur defekografi atau defecography adalah

Defekografi adalah salah satu pemeriksaan X-ray yang memperlihatkan rektum dan saluran anus ketika buang air besar (BAB). Prosedur ini dikenal juga dengan istilah asing defecography.

Pemeriksaan ini bertujuan mendiagnosis masalah usus bagian bawah yang tak terdeteksi oleh tes seperti kolonoskopi dan sigmoidoskopi.

Prosedur dengan bantuan pemeriksaan X-ray ini memanfaatkan pasta barium tebal yang dimasukkan ke dalam anus dibantu dengan alat yang menyerupai pistol.

Pasta barium digunakan untuk memastikan kontras tinggi pada X-ray dan lebih mudah dikeluarkan dari usus secara bertahap.

Defecography juga dapat dilakukan dengan memakai mesin magnetic resonance imaging (MRI) guna menghindari radiasi.

Siapa yang membutuhkan defekografi?

Buang air besar (BAB) merupakan aktivitas yang kompleks karena membutuhkan koordinasi dan relaksasi, serta kontraksi sejumlah besar otot.

Aktivitas pencernaan ini dikontrol oleh sistem saraf tanpa Anda sadari. Proses BAB diawali dengan masuknya feses ke dalam rektum. Sensasi ini nantinya mengarah pada rangkaian peristiwa yang berakhir dengan keluarnya feses dari anus.

Sementara itu, defekografi dilakukan untuk melihat proses buang air besar yang tidak lancar. Adapun beberapa kondisi yang biasanya membutuhkan defecography, yaitu:

  • anus terasa sakit,
  • konstipasi kronis,
  • inkontinensia feses (tidak mampu mengontrol BAB),
  • usus tidak dapat membersihkan dengan baik,
  • prolaps rektum (dinding bagian organ rektum turun),
  • sistokel (kandung kemih turun),
  • enterocele (uterus turun),
  • rectocele (tonjolan ke dalam lubang vagina karena rahim turun), serta
  • anismus (otot panggul berkontraksi terlalu kuat dalam merespons pergerakan usus).

11 Penyakit yang Paling Sering Terjadi pada Sistem Pencernaan

Prosedur pemeriksaan

yang harus diketahui sebelum melakukan pemeriksaan MRI

Sama seperti pemeriksaan pada umumnya, ada hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum hingga sesudah defekografi dilakukan.

Persiapan sebelum prosedur

Ada pun persiapan defekografi yang perlu Anda lakukan sebelum pemeriksaan dimulai, yaitu:

  • minum obat laksatif (pencahar) sesuai dengan instruksi dokter,
  • tidak makan apa pun setidaknya dua jam sebelum tes,
  • sesuaikan penggunaan obat yang tengah dikonsumsi,
  • beritahu dokter terkait kondisi kesehatan, alergi, dan riwayat operasi,
  • tinggalkan perhiasan di rumah, serta
  • gunakan pakaian yang nyaman.

Prosedur defekografi

Saat prosedur dimulai, Anda akan dibawa ke ruangan khusus dan diminta untuk berganti pakaian rumah sakit. Anda juga akan diminta untuk minum pasta barium setidaknya 30 menit sebelum ujian. Bahan ini memungkinkan dokter melihat detail organ usus.

Lalu, Anda akan berbaring miring di atas meja dan dokter akan menyuntikkan pasta barium lewat tabung ke dalam rektum. Selanjutnya, Anda akan duduk di toilet khusus yang memungkinkan pengambilan gambar saat proses buang air besar.

Gambar dan video akan diambil dengan fluoroskopi, yaitu sejenis X-ray dengan gambar bergerak. Dokter juga meminta Anda untuk mencubit rektum atau batuk selama prosedur berlangsung. Defekografi setidaknya memakan waktu sekitar satu jam.

Setelah prosedur

Setelah defekografi selesai, Anda disarankan untuk minum banyak cairan selama 24 – 48 jam. Perlu diingat bahwa barium dapat membuat feses berwarna putih selama beberapa hari.

Hasil diagnosis Anda nantinya akan dibaca dan dikirim dalam waktu 48 jam. Dokter akan mendiskusikan hasil tersebut dan menjelaskan artinya dengan kesehatan Anda.

Jangan lupa untuk mengikuti instruksi dokter terkait apa saja hal yang perlu dilakukan, baik sebelum hingga sesudah pemeriksaan.

Risiko defekografi

Tidak jauh berbeda dengan pemeriksaan MRI pada umumnya, defekografi tidak menimbulkan efek samping yang berarti pada kebanyakan pasien. Hal ini tentu dapat tercapai ketika semua instruksi dan pedoman dari dokter diikuti dengan baik.

Meski begitu, alat medis implan yang mengandung logam dapat tidak berfungsi atau menyebabkan masalah selama pemeriksaan MRI.

Itu sebabnya, Anda dianjurkan untuk menanggalkan perhiasan atau barang-barang logam lainnya yang menempel di tubuh sebelum tes dilakukan.

Kelebihan defekografi

panjang usus manusia

Defekografi merupakan prosedur yang aman dan digunakan untuk mendeteksi sejumlah gangguan pencernaan yang berkaitan dengan BAB.

Selain itu, ada beragam keuntungan lainnya yang bisa Anda peroleh dari prosedur ini, meliputi:

  • tidak melibatkan paparan radiasi,
  • memperlihatkan gambaran yang lebih jelas dan detail,
  • membantu dokter mengevaluasi struktur organ yang diperiksa dan cara kerjanya, dan
  • mendeteksi kelainan yang mungkin tidak terlihat oleh tulang dengan tes pencitraan lainnya.

Bila memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter guna memahami solusi apa yang tepat untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Magnetic Resonance (MR) Defecography. (2019). RadiologyInfo. Retrieved 22 July 2021, from https://www.radiologyinfo.org/en/info/defecography-mri#9c7e878ae69d448a8f7dfdeb319d0fc0 

Bolen, B. (2020). What to Expect During Defecography. Verywell Health. Retrieved 22 July 2021, from https://www.verywellhealth.com/defecography-1945035 

Kim, N., Kim, D., Pickhardt, P., Carchman, E., Wald, A., & Robbins, J. (2018). Defecography. Gastroenterology Clinics Of North America, 47(3), 553-568. doi: 10.1016/j.gtc.2018.04.006. Retrieved 22 July 2021. 

Evacuation Proctogram (Defecography). (n.d). Cedars Sinai. Retrieved 22 July 2021, from https://www.cedars-sinai.org/programs/imaging-center/exams/gastrointestinal-radiology/evacuation-proctogram-defecography.html

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 28/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x