4 Kiat Mengajarkan Anak Menjadi Sosok Teman yang Baik

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro

Selain anggota keluarga di rumah, anak membutuhkan teman. Pasalnya, teman menghabiskan waktu bersama si kecil seharian di sekolah maupun di rumah. Agar hubungan mereka dapat rukun dan langgeng, Anda perlu mengajarkan anak untuk menjadi teman yang baik. Yuk, ikuti beberapa caranya berikut ini.

Kenapa perlu mengajarkan anak menjadi teman yang baik?

Teman adalah sosok yang penting bagi kehidupan anak. Memiliki teman dan menjalin persahabatan memungkinkan anak untuk belajar mengenal dirinya sendiri lebih baik. Selain itu menurut laman Life Education, adanya teman juga dapat meningkatkan rasa percaya diri, sosialisasi, dan kompetisi dalam diri anak.

Ketika anak dewasa, teman juga bisa membantu mereka untuk menemukan jati diri dan mengurangi kecemasan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa teman menjadi bagian penting dalam perkembangan sosial, emoisional, dan kesehatan fisik anak.

Namun, menjalin pertemanan bagi anak-anak bukanlah hal yang mudah. Pasalnya, hal ini melibatkan berbagai keterampilan, salah satunya kemampuan anak menempatkan diri mereka sendiri sebagai teman yang baik.

Jika tidak, anak mungkin akan bersikap agresif dan sering mengejek temannya. Itulah sebabnya, peran orangtua sangat dibutuhkan agar si kecil berhasil membangun persahabatan yang sehat.

Berikut ada beberapa cara untuk mengajarkan anak untuk menjadi teman yang baik, seperti:

1. Meningkatkan empati

adik kakak anak berantem bertengkar berkelahi

Melatih anak untuk menjadi teman yang baik dimulai dengan mengasah rasa empatinya. Empati adalah kemampuan anak untuk menempatkan diri pada posisi orang lain untuk memahami emosi seseorang.

Adanya empati memungkinkan anak untuk tidak melakukan hal yang mungkin menyakiti temannya, seperti mengejek atau membully temannya. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan empati anak, salah satunya membantunya mengatasi emosi negatif.

Saat Anda memergoki anak bertengkar dan memukul temannya, jangan langsung memarahinya. Dekati ia dan jelaskan hal ini dengan lembut, “Kamu kesel, ya, sama Adit? Lain kali jangan dipukul, kan sakit. Kamu kasih tahu dia baik-baik, kalau kamu mau pinjam mainannya, oke?”

Menjelaskan hal ini pada anak bisa membantu anak untuk memahami perasaan orang lain lebih baik dan meningkatkan empatinya.

2. Ajari keterampilan dalam bersosialisasi

kartu identitas anak

Cara mengajarkan anak menjadi teman yang baik selanjutnya adalah meningkatkan kemampuannya dalam bersosialisasi. Anda bisa mengajari anak cara berbicara yang sopan, seperti mengucapkan terima kasih, maaf, dan ungkapan-ungkapan yang bisa menunjukkan kepedulian anak pada temannya.

3. Baca buku mengenai persahabatan bersama

kecerdasan emosional pada anak

Persahabatan adalah hal yang abstrak, yang mungkin sulit untuk dipahami anak. Anda bisa meningkatkan pengetahuan anak mengenai persahabatan melalui kegiatan membaca buku.

Buku bacaan biasanya memiliki topik persahabatan yang beragam, misalnya mengajari menghormati perbedaan, memberi tahu caranya menghibur teman yang bersedih, atau cara meminta maaf pada teman. Lewat beragam bacaan ini bisa memberi gambaran seperti apa memperlakukan teman dengan baik.

4. Jadilah contoh

cara memuji anak

Cara mengajarkan anak untuk menjadi teman yang baik tidak hanya dari buku. Buku memang memberikan gambaran, namun anak perlu sosok nyata yang bisa ia tiru. Nah, di sinilah peran Anda sangat dibutuhkan karena anak akan sangat memerhatikan perilaku Anda.

Mengajari keterampilan ini tidak bisa dilakukan secara instan. Anak butuh waktu untuk mencerna dan terbiasa dengan hal tersebut. Ia mungkin sesekali melakukan kesalahan dan ini adalah hal yang wajar. Jadi, Anda harus selalu mengawasi dan membimbing anak agar bisa menjadi teman yang baik bagi orang lain.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca