Selain Menyenangkan, Intip 3 Manfaat Mengajak Anak Pergi Ke Museum

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17/09/2019
Bagikan sekarang

Ingin waktu liburan lebih menyenangkan bersama anak? Tenang, tak melulu objek wisata yang mahal, Anda juga bisa mengajak anak untuk ke museum sebagai alternatif. Selain menyenangkan, mengajak anak ke museum nyatanya juga memberikan manfaat. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini.

Manfaat mengajak anak berkunjung ke museum

Jika Anda masih bingung menentukan tujuan untuk liburan bersama si kecil, tidak perlu cemas. Anda bisa memilih museum sebagai destinasi liburan. Misalnya, Museum Minyak dan Gas Bumi di Jakarta Timur, Museum Kereta Api Ambarawa di Bandung, atau Museum Angkut di Malang.

Kata “membosankan” mungkin memang melekat erat dengan museum. Namun, ini tidak sepenuhnya benar. Menyenangkan atau tidak bergantung bagaimana Anda dan si kecil memanfaatkan waktu di tempat tersebut.

Bahkan, ada dampak positif yang bisa Anda dapatkan jika pergi berlibur ke tempat ini. Berikut manfaat mengajak anak berkunjung ke museum yang perlu diketahui orangtua.

1. Mempererat hubungan anak dengan orangtua

kesehatan anak orangtua

Apakah Anda termasuk orangtua yang sibuk? Benar, Anda memang bekerja demi kesejahteraan keluarga termasuk anak Anda. Namun, Anda juga perlu meluangkan waktu bersama anak.

Anak-anak membutuhkan kehadiran orangtua, bukan hanya sebagai panutan, melainkan juga sebagai temannya. Kehadiran Anda memberi keamanan pada anak serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan mental anak.

Tak harus ke tempat wisata mahal, mengajak anak ke museum juga memungkinkan keluarga Anda mendapatkan manfaat yang satu ini.

2. Meningkatkan wawasan anak

Wawasan sangat penting untuk si kecil, terutama di bidang akademik. Anda bisa meningkatkan wawasan anak dengan berbagai cara. Contohnya, mengajak anak ke perpustakan dan membaca bersama atau ke museum.

Museum adalah tempat menyajikan berbagai warisan kebudayaan dan pengetahuan. Nah, di tempat inilah anak bisa menggali berbagai informasi.

Contohnya, mengajak anak mendatangi Museum Fatahillah, Monumen Nasional, atau Museum Gajah untuk meningkatkan wawasan anak mengenai sejarah dan kekayaan Indonesia.

Bukan hanya sejarah, ada banyak museum lain yang menyajikan berbagai pengetahuan dan permainan. Contohnya, Museum Transportasi di TMII atau Museum Layang-Layang.

3. Anak belajar keterampilan baru

terapi mental kejiwaan untuk anak

Manfaat mengajak anak ke museum lainnya yaitu mengajari anak keterampilan baru. Tidak seperti orang dewasa, keterampilan anak-anak cukup terbatas.

Untuk itulah pada usianya ini, belajar berbagai kemampuan baru bisa mendorong mereka untuk menemukan dan menguasai sesuatu yang ia sukai.

Contohnya, mengajari anak anak untuk membatik di Museum Batik atau melatih imajinasi dan seni anak di Museum MACAN (Modern and Contemporary Art in Nusantara).

Jamee Yung, seorang koordinator seni dan pendidikan di Museum Weisman juga menjelaskan manfaat mengunjungi museum seni untuk anak pada laman National Endowment for The Arts.

Seni memberi pengalaman, perasaan, pemikiran, serta mengeksplorasi persepsi. Dan museum memberikan ruang bagi seseorang untuk bereksperimen, mendapatkan insiprasi, meningkatkan kreativitas, bahkan mendapatkan pengalaman dan hiburan,” ujarnya.

Tips mengajak anak ke museum dengan menyenangkan

permainan anak tradisional

Pada dasarnya, anak-anak sangat suka bermain dan jalan-jalan. Jadi, mengajaknya pergi ke museum mungkin tak terlalu rumit.

Agar Anda dan anak bisa menikmati waktu bersama sekaligus mendapatkan manfaat berkunjung ke museum, ikuti beberapa tipsnya berikut ini.

  • Pilih waktu yang tepat. Menentukan waktu berkunjung sangat penting. Anda perlu memastikan bahwa Anda dan si kecil luang pada waktu tersebut. Jangan sampai, rencana ini gagal karena Anda perlu melakukan pekerjaan mendadak. Hal ini juga bisa membuat si kecil bersedih.
  • Pilih museum yang tepat. Agar anak bisa menikmati berkunjung ke museum bersama Anda, pastikan pilih museum yang tepat. Contohnya, bila si kecil tertarik dengan transportasi dan ini berhubungan dengan cita-citanya sebagai masinis, Anda bisa mengajak anak ke Museum Kereta Api.
  • Buat anak tertarik. Supaya anak bersemangat untuk ke museum, Anda perlu menjelaskan berbagai hal yang bisa dilakukan di sana. Bila perlu cek lebih dahulu, waktu-waktu tertentu ketika museum memang menggelar acara atau pameran yang menyenangkan bagi anak.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mendidik Anak yang Sukses, Lakukan Tips Berikut Ini!

Siapa yang tak ingin punya anak sukses? Berikut berbagai tips dalam mendidik anak agar bisa menggapai sukses di masa depan.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Mencegah Anak Shopaholic, Begini Caranya

Anak menjadi kecanduan belanja atau shopaholic memang merepotkan. Kita harus mencegahnya agar tidak terbiasa hingga dewasa. Berikut tips mencegahnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Begini Cara Dekat dengan Anak Pasangan Tanpa Rasa Canggung

Bila Anda sedang menjalin hubungan dengan seorang single parent, tentu harus mendekatkan diri dengan anaknya. Berikut cara dekat dengan anak pasangan.

Ditulis oleh: Riska Herliafifah

5 Langkah Cerdas Menjelaskan COVID-19 dan Penyakit Pandemi pada Anak

Ditetapkannya COVID-19 sebagai pandemi global oleh WHO meningkatkan kewaspadaan masyarakat, termasuk orangtua. Bagaimana menjelaskan COVID-19 ke anak?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 16/03/2020

Direkomendasikan untuk Anda

agar anak mau mendengarkan orang tua

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 30/05/2020
memilih hewan untuk anak

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 10/05/2020
vitamin pencernaan anak

Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020
kebutuhan cairan anak balita

Seberapa Banyak Kebutuhan Cairan Anak Balita Usia 2-5 Tahun?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 14/04/2020