Kekurangan Vitamin D Pada Anak Sebabkan Pengerasan Arteri dan Sakit Jantung

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/12/2019
Bagikan sekarang

Banyak anak di dunia yang kekurangan vitamin D. Padahal, sejumlah data menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D sangatlah buruk bagi kesehatan. Penelitian telah menemukan bukti akan hubungan vitamin D dengan kesehatan arteri.

Ternyata, vitamin D berperan penting dalam pengaturan kesehatan jantung. Studi menunjukkan bahwa kurangnya vitamin D semasa kanak-kanak dapat menyebabkan pengerasan arteri dan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke saat dewasa.

Risiko penebalan arteri akan meningkat dua kali lipat

Sebuah penelitian di Finlandia telah dilakukan terhadap 2,148 partisipan antara 3-18 tahun sejak 1980. Partisipan menjalankan beberapa uji fisik rutin, termasuk kandungan vitamin D, level jaringan lemak dan tekanan darah, menu makanan sehari-hari, dan status perokok. Saat umur mereka mencapai 45 tahun, partisipan akan menjalankan tes ultrasound untuk mengetahui ketebalan arteri, termasuk arteri karotid di leher.

Ketebalan arteri, dikenal dengan carotid intima-thickness, dinilai sebagai penanda pengerasan arteri yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.

Peneliti membagi partisipan menjadi empat kelompok, berdasarkan level vitamin D dalam darah. Partisipan dengan kuartil terendah (dengan level rata-rata 15 ng/ml) ternyata mengalami penebalan arteri dua kali lebih banyak dibandingkan dengan kelompok yang lain, bahkan setelah menyesuaikan dengan risiko jantung lainnya.

Level vitamin D yang ideal dalam darah adalah 40 – 80 mg/mL.

Hasil dari penelitian tersebut ditemukan hubungan antara kurangnya vitamin D saat masih kecil dapat meningkatkan terjadinya subclinical atherosclerosis saat dewasa. Hubungan ini tidak terkait dengan dengan faktor-faktor yang meningkatkan risiko serangan jantung termasuk faktor lemak, tekanan darah, faktor merokok, pola makan, aktivitas fisik, obesitas dan status sosioekonomi.

Dibutuhkan banyak penelitian untuk menentukan apakah rendahnya vitamin D dalam darah merupakan peran utama meningkatnya risiko penebalan arteri. Namun, menurut hasil penelitian, sangatlah penting untuk memberikan asupan vitamin D yang cukup pada menu makanan anak.

Berjemurlah di bawah sinar matahari!

Tubuh Anda akan menyerap vitamin D yang terdapat pada sinar matahari, yang biasanya harus ditemukan pada banyak makanan. Banyak ahli kesehatan yang berpikir bahwa vitamin D hanya berguna untuk menjaga kesehatan tulang. Sekarang, studi telah menunjukan bahwa vitamin D memiliki peran penting dalam mencegah kanker dan penyakit autoimmune, dan mungkin penyakit kronis lainnya.

Sebuah studi telah menemukan manfaat penting berjemur bagi kesehatan: ketika terekspos pada radiasi UV, kulit akan memproduksi gas nitric oxide, yang dapat membantu mengurangi penambahan berat badan dan mengatur metabolism. Hal ini berarti mengurangi risiko obesitas, sebuah faktor penting dalam peningkatan penyakit jantung, diabetes, dan kanker.

Penemuan ini mendukung gagasan bahwa berjemur harus dimasukkan ke dalam pola hidup sehat, jadi kita tidak hanya wajib olahraga tetapi juga menerima manfaat sinar matahari bagi kulit. Namun kulit tidak dapat mensintesiskan vitamin D atau nitrogen monoksida ketika terdapat halangan radiasi UV dari baju atau lotion sunblock. Beberapa ahli menyarankan, untuk mendapatkan vitamin D yang cukup, orang berkulit terang sebaiknya berjemur di bawah sinar matahari setidaknya 15 menit tanpa perlindungan matahari. Orang dengan kulit yang lebih gelap atau hidup di daerah yang jauh dari equator membutuhkan setidaknya 2-3 kali dari waktu tersebut.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

    Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

    Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

    Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Coronavirus, COVID-19 29/04/2020

    6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

    Selain sehat untuk ibu, berbagai makanan ini juga dapat memperkuat janin dalam kandungan agar masa kehamilan tetap lancar.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Direkomendasikan untuk Anda

    mengajak orang tua pindah

    Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020
    hamil setelah keguguran

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
    menu puasa untuk ibu hamil

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
    puasa bagi ibu hamil

    4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020