home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kapan Puncak Pertumbuhan Tinggi Badan Perempuan Terjadi?

Kapan Puncak Pertumbuhan Tinggi Badan Perempuan Terjadi?

Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa remaja atau pubertas ini terjadi puncak pertumbuhan tinggi badan. Artinya, masa ini merupakan masa pertumbuhan tinggi badan tercepat kedua setelah bayi. Tinggi badan anak perempuan ternyata terjadi sebelum ia mendapat menstruasi pertamanya (menarche).

Puncak pertumbuhan tinggi badan anak perempuan terjadi sebelum mens pertama

Percepatan pertumbuhan (growth spurt) pada anak terjadi pada saat anak mulai mengalami pubertas, berlangsung selama 24-36 bulan. Pada saat ini, anak mengalami pertumbuhan tinggi badan yang sangat cepat sebelum akhirnya tinggi badan anak berhenti di titik tertentu. Bahkan, pertumbuhan tinggi badan saat pubertas dapat menambah sekitar 20% dari tinggi badan akhir seseorang.

Untuk itu, Anda sebagai orangtua sebaiknya mengetahui kapan anak mulai memasuki usia pubertas. Hal dilakukan agar Anda bisa mendukung pertumbuhan anak dengan maksimal, dengan harapan anak Anda bisa mencapai tinggi badan optimalnya.

Pada anak perempuan, tanda-tanda pertama ia mulai memasuki usia pubertas adalah saat payudaranya sudah mulai membesar, diikuti dengan pertumbuhan rambut di sekitar daerah kemaluan dan ketiaknya. Pada saat ini juga tinggi badan anak perempuan sudah mulai bertambah, tetapi belum mencapai puncaknya.

Puncak pertumbuhan anak perempuan terjadi kira-kira sekitar 2 tahun setelah anak perempuan mulai memasuki masa pubertas. Atau, beberapa teori juga mengatakan bahwa puncak pertumbuhan tinggi badan anak perempuan terjadi 6 bulan sebelum anak perempuan mendapatkan menstruasi pertamanya (menarche). Waktu ini mungkin sangat bervariasi antar anak perempuan tergantung dari banyak faktor yang memengaruhinya.

Namun, yang jelas, puncak pertumbuhan tinggi badan anak perempuan terjadi sebelum anak perempuan menarche. Pada saat puncak pertumbuhan tinggi badan, anak perempuan bisa mencapai rata-rata tinggi badan sebesar 9 cm/ tahun. Jika pertumbuhan tinggi badan anak perempuan optimal pada masa pubertas, anak perempuan bisa menambah tinggi badannya sekitar 23-28 cm.

Bagaimana cara orangtua mendukung pertumbuhan tinggi badan anak?

Untuk mendapatkan penambahan tinggi badan yang optimal pada masa pubertas, anak perempuan membutuhkan lingkungan yang mendukung pertumbuhannya. Pada saat ini, faktor orangtua sangat mempengaruhi. Anda sebagai orangtua dapat melakukan hal-hal berikut ini untuk mendukung pertumbuhan anak.

1. Pastikan anak mendapatkan istirahat yang cukup

Anak membutuhkan waktu tidur yang lebih lama daripada orang dewasa karena pada saat tidur inilah tubuh anak mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan tingkat pertumbuhannya. Waktu tidur anak bervariasi berdasarkan usianya. Menurut National Sleep Foundation, anak usia 6-13 tahun membutuhkan waktu tidur sebanyak 9-11 jam dan anak usia 14-17 tahun membutuhkan waktu tidur sebesar 8-10 jam.

2. Beri anak makanan yang bergizi

Karena tubuh anak tumbuh dengan pesat, sehingga kebutuhan gizi anak ikut meningkat. Selain itu, metabolisme tubuh anak juga berjalan lebih cepat, membuat nafsu makan anak meningkat dan anak sering merasa lapar, ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh anak sedang berkembang pesat. Pada saat ini, beri anak makanan dengan gizi seimbang, meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Makanan yang kaya akan vitamin dan mineral dapat membantu anak mencapai pertumbuhan optimal mereka.

3. Dukung anak untuk melakukan olahraga

Terus memotivasi anak untuk selalu bergerak dan melakukan olahraga teratur dapat membantu anak mendapatkan berat badan yang sehat serta meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh anak. Selain itu, olahraga teratur juga dapat mendukung pertumbuhan tulang dan otot anak. Anak juga dapat tidur lebih lama dan lebih nyenyak saat ia melakukan olahraga teratur.

4. Jangan membandingkan dengan pertumbuhan tubuh anak lain

Pertumbuhan tinggi badan antar anak berbeda-beda waktunya dan kecepatannya tergantung dari berbagai faktor yang memengaruhinya. Ada anak yang sudah mengalami pertumbuhan cepat di waktu yang lebih dini dan juga ada anak yang mengalami pertumbuhan yang lebih lambat di waktu yang juga lebih lambat. Oleh karena itu, sebagai orangtua sebaiknya Anda tidak membandingkan pertumbuhan anak dengan teman sebayanya, ini akan membuat anak merasa dirinya lebih buruk atau sebaliknya. Tidak berada di tahap pertumbuhan fisik yang sama dengan teman sebayanya bisa membuat anak merasa kesulitan dan cemas, hal ini tidak baik untuk mendukung pertumbuhan anak.

BACA JUGA

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

New Kids Center. (2016). Teenage Growth Spurts – New Kids Center. [online] Available at: http://www.newkidscenter.com/Teenage-Growth-Spurts.html [Accessed 14 Nov. 2016].

Dowshen, Steven. (2013). Your Child’s Growth. [online] Available at: http://kidshealth.org/en/parents/childs-growth.html# [Accessed 14 Nov. 2016].

Usc.edu. (2016). Adolescent Health Curriculum – Puberty – Normal Growth and Development (A1). [online] Available at: https://www.usc.edu/student-affairs/Health_Center/adolhealth/content/a1.html [Accessed 14 Nov. 2016].

Gavin, Mary L. (2015). Growth and Your 13- to 18-Year-Old. [online] Available at: http://kidshealth.org/en/parents/growth-13-to-18.html?WT.ac=ctg [Accessed 14 Nov. 2016].

Hammar, S.L. (2002). Case Based Pediatrics Chapter. [online] Available at: https://www.hawaii.edu/medicine/pediatrics/pedtext/s20c01.html [Accessed 14 Nov. 2016].

National Sleep Foundation. (2016). Teens and Sleep – National Sleep Foundation. [online] Available at: https://sleepfoundation.org/sleep-topics/teens-and-sleep [Accessed 14 Nov. 2016].

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Arinda Veratamala
Tanggal diperbarui 24/11/2016
x