7 Olahraga untuk Membantu Menambah Tinggi Badan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Memiliki kedua orang tua berbadan tinggi merupakan suatu anugrah, karena faktor genetik sangat berperan dalam menentukan tinggi badan. Tapi, bagi Anda yang tidak memiliki faktor genetik tersebut, janganlah khawatir. Faktor lingkungan juga berperan sama baiknya dengan genetik. Anda dapat memanfaatkan berbagai nutrisi dalam makanan dan juga berbagai olahraga untuk menambah tinggi badan.

Olahraga apa saja yang bisa membantu menambah tinggi badan di masa pertumbuhan?

1. Basket

Permainan bola basket membuat Anda berlari dan melompat. Ketika tubuh Anda berlari dan melompat secara konstan, lempeng pertumbuhan Anda akan mengalami serangkaian guncangan. Hal ini dapat menyebabkan banyaknya aliran darah ke dalam lempeng tersebut yang membantu merangsang pertumbuhan hingga mencapai tinggi maksimal.

Saat bermain basket, seorang atlet harus melompat sepanjang waktu untuk slam dunk, melempar bola, serta mengambil bola dari lawan. Loncatan konstan ini membuat tubuh Anda “terbang” secara vertikal di udara dengan melawan gravitasi dan mengakibatkan peregangan otot, dan ketika menyentuh tanah, tubuh akan mengalami kontraksi. Hal inilah yang menyebabkan otot dan tulang tumbuh lebih tinggi.

2. Berenang

Berenang adalah olahraga lain yang banyak membantu dalam mendapatkan tubuh yang tinggi. Perenang di seluruh dunia memiliki tubuh yang ramping dan tinggi (dengan tubuh bagian atas yang lebih panjang dibandingkan dengan bagian bawah tubuh). Hal itu disebabkan karena berenang dapat membantu Anda untuk memperkuat tulang belakang tubuh Anda dan membantu Anda untuk mencapai postur tubuh yang baik. Oleh karena itu, berenang merupakan salah satu cara yang dapat membuat tubuh kita lebih tinggi.

Ketika Anda berenang, seluruh otot tubuh Anda akan bergerak. Selain itu, Anda akan mengambang secara horizontal di air. Bergerak di dalam air membutuhkan usaha yang lebih besar dibandingkan bergerak di udara, dan dengan bergerak secara horizontal Anda telah melawan gravitasi. Ini berarti dada dan tubuh bagian atas Anda secara konstan melakukan peregangan dan kontraksi yang dapat meningkatkan pertumbuhan tubuh bagian atas.

3. Bersepeda

Bersepeda adalah olahraga yang disukai hampir seluruh orang. Tidak hanya membantu meningkatkan stamina Anda, bersepeda juga membuat Anda lebih tinggi. Ketika Anda bersepeda, tubuh bagian bawah Anda dikenakan tugas yang berat, sehingga hal ini dapat meningkatkan aliran darah pada lutut dan otot paha yang merangsang pertumbuhan.

Bersepeda juga akan membuat paru-paru Anda bekerja keras untuk memasok darah yang kaya akan oksigen ke seluruh bagian tubuh Anda. Hal ini juga dapat membantu memperkuat tubuh bagian atas dan membantu dalam pertumbuhan.

4. Sepakbola

Bermain sepakbola dapat merangsang pertumbuhan Anda, juga membantu Anda untuk tumbuh lebih tinggi secara alami. Sepakbola membutuhkan banyak berlari yang sangat penting untuk menambah tinggi badan. Ketika Anda berlari, Anda meregangkan otot lutut dan paha yang membantu untuk mencapai tubuh yang tinggi.

Bermain sepakbola juga membutuhkan banyak melompat saat menyundul bola dan gerakan ke samping untuk menggiring bola dan menghindari lawan. Seluruh kegiatan ini membantu lempeng pertumbuhan menerima darah yang kaya akan oksigen dan hormon pertumbuhan.

5. Yoga

Memanjangkan dan meregangkan tubuh ketika memutar otot dan tulang dalam berbagai gerakan yoga telah ditemukan dapat menjadi cara yang baik untuk menambah tinggi badan beberapa sentimeter. Beberapa pose yoga seperti mountain pose, triangle pose, tree pose, Surya Namaskar, Adho Mukha Syanasana, Chakrasana, dan pose lainnya dapat membantu dalam membetulkan postur tubuh serta menambah tinggi badan seseorang.

Sifat penghilang stres dari pernapasan yoga telah ditemukan dapat menjadi cara yang baik untuk melepas stres dan ketegangan pada otot dan sendi. Hormon pertumbuhan dapat mengalir lebih baik melalui tubuh saat tubuh dalam keadaan santai.

6. Lompat tali

Lompat tali adalah cara lama untuk menambah tinggi badan. Pada olahraga lompat tali (skipping rope), Anda diharuskan untuk melompat terus menerus dan menggunakan tubuh Anda di udara. Melompat memanjang dapat membantu tubuh Anda untuk meregang dan berkontraksi sehingga membantu Anda untuk meninggikan badan.

Ada banyak saraf yang berasal dari telapak kaki yang terhubung dengan tubuh bagian atas Anda. Ketika Anda memutar tali, otot akan meregang dan berkontraksi sehingga menghasilkan hormon pertumbuhan ke seluruh daerah tubuh, termasuk tubuh bagian bawah. Hal ini akan membuat Anda tambah tinggi.

7. Bergelantung

Semua anak suka untuk bergelantung di palang yang biasa terdapat di taman dan di sekolah. Latihan menyenangkan ini dapat membantu meluruskan dan memanjangkan tulang belakang. Bergelantung mendorong anak Anda untuk melakukan banyak pull-up. Kegiatan ini juga dapat dilakukan di rumah, namun pastikan bahwa palang yang dipakai harus bisa membuat tubuh anak Anda bergelantung sepenuhnya di atas tanah. Cara terbaik untuk bergelantung adalah dengan melakukannya setiap 10 menit per hari. Buat anak Anda untuk melakukan pull-up atau chin-up selama 10 kali.

Semua orang ingin bertubuh tinggi. Menjadi tinggi tidak hanya berpengaruh pada kepribadian, namun juga meningkatkan kepercayaan diri. Menambah tinggi badan tidak akan bisa dilakukan dengan satu usaha saja, namun dengan menggabungkan olahraga, peregangan, dan makanan yang bernutrisi untuk tumbuh dan berkembang. Jadi, satu-satunya cara yang baik untuk menambah tinggi badan adalah dengan melakukan olahraga dan diet sehat.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Kesalahan Umum saat Berusaha Membakar Lemak Perut

Ingin membakar lemak perut? Simak sejumlah kesalahan umum yang dilakukan saat berupaya membakar lemat perut agar usaha Anda berhasil.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Olahraga Lainnya, Kebugaran 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

13 Olahraga yang Baik untuk Penyandang Cacat atau Disabilitas

Keterbatasan fisik bukan berarti penghalang untuk tetap aktif berolahraga. Berikut olahraga untuk penyandang cacat atau disabilitas.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Olahraga Lainnya, Kebugaran 22 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Berbagai Posisi Tidur yang Baik dan Buruk untuk Kesehatan

Posisi tidur yang buruk akan menyebabkan pada kelelahan, gangguan tidur, hingga nyeri punggung. Lalu, bagaimana posisi tidur yang baik?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Pola Tidur Sehat 15 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Apakah Sehat Jika Wanita Berotot Kekar Bak Pria Binaragawan?

Otot kekar identik dengan pria yang sehat dan bugar. Bagaimana kalau wanita yang punya otot kekar? Apakah bisa? Apakah hal ini sehat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Latihan Kekuatan Otot, Kebugaran 15 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berenang saat menstruasi

Apakah Boleh Berenang Saat Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
Apa Fungsi Obat Methylprednisolone

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
tips pendinginan setelah lari

6 Jenis Pendinginan yang Wajib Dilakukan Setelah Lari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
manfaat yoga untuk kesehatan

Mengenal Jenis-Jenis Yoga dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fitriana Deswika
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit