7 Cara Paling Manjur Meninggikan Badan di Usia Dewasa

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27 April 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Tinggi badan manusia akan bertumbuh pesat selama masa puber dan berhenti di penghujungnya, yaitu sekitar saat usia 16-18 tahun. Nah, sudah puaskah Anda dengan tinggi badan saat ini? Katanya, meninggikan badan di usia dewasa adalah hal yang mustahil. Masa, sih?

Apa yang memengaruhi tinggi badan?

Sebelum membahas bagaimana cara meninggikan badan di usia dewasa, Anda harus tahu dulu hal apa yang memengaruhi tinggi badan Anda sekarang ini.

Genetik alias keturunan adalah faktor utama yang menentukan tinggi badan Anda saat ini. Lihatlah postur tubuh ayah dan ibu Anda.

Jika dari kedua belah pihak sama-sama tinggi, sangat besar kemungkinannya Anda juga akan punya tinggi badan semampai. Sebaliknya jika hanya salah satu pihak saja yang tinggi sementara satunya pendek, perawakan Anda akan ditentukan oleh gen mana yang lebih kuat.

Artinya, Anda bisa saja punya tinggi badan mengikuti ayah yang tinggi, tinggi badan rata-rata karena campuran genetik warisan ayah dan ibu sama-sama kuat, atau pendek karena mewarisi gen badan kecil dari pihak ibu.

Faktor lainnya yang bisa ikut menentukan tinggi badan Anda adalah kecukupan nutrisi penting dan aktivitas fisik selama masa tumbuh kembang awal sampai pubertas berakhir.

Cara meninggikan badan secara alami

Katanya, cara meninggikan badan saat usia dewasa hanya harus pakai obat atau alat-alat tertentu yang dijual di pasaran. Tunggu dulu.

Ada banyak cara meninggikan badan yang alami, lho, meski usia Anda sudah kepalang dewasa.

1. Makan makanan bergizi

Umumnya, tulang yang semakin rapuh di usia dewasa dapat membuat perawakan tubuh kita tampak lebih bungkuk dan pendek dari seharusnya. Ini karena tulang kita sudah tidak cukup kuat untuk menahan beban badan yang notabene terus bertambah.

Makanan sumber protein, vitamin D, dan kalsium adalah pilihan terbaik untuk menjaga tulang tetap kuat. Susu sapi contohnya. Selain tinggi kalsium dan protein, susu juga mengandung hormon pertumbuhan bernama insulin-like growth factor-1 (IGF-1) yang penting untuk mendukung pertumbuhan panjang tulang.

Namun, Anda tentu butuh jumlah asupan yang lebih banyak di usia dewasa ini. Kemenkes RI lewat rilis Angka Kecukupan Gizi tahun 2013 merekomendasikan orang dewasa mengonsumsi 1.200 miligram kalsium per hari. Ini bisa didapat dari makanan sehat dan suplemen kalsium.

2. Tidur cukup

Dikutip dari Healthline, tidur cukup setiap malam bisa menjadi cara meninggikan badan secara tidak langsung.

Selama tidur malam, tubuh akan melepaskan hormon pertumbuhan manusia (HGH). Produksi hormon ini akan berkurang apabila Anda “hobi” begadang atau kurang tidur.

Orang dewasa rata-rata disarankan untuk cukup tidur selama 7-8 jam setiap malam.

3. Perbaiki postur tubuh

Postur tubuh manusia secara alami akan memendek semakin usianya bertambah tua. Ini karena kepadatan tulang juga semakin menurun sehingga rangka tubuh Anda tidak lagi sekuat dulu untuk menopang beban.

Berbagai kebiasaan buruk yang Anda lakukan sehari-hari tanpa sadar juga bisa membuat postur tubuh terlihat pendek. Misalnya duduk, berdiri, dan berjalan membungkuk.

Maka dari itu, perbaikilah postur tubuh Anda agar tulang bekalang jadi lebih selaras sehingga perawakan tampak lebih tinggi semampai.

Membetulkan postur tubuh juga bisa mencegah Anda terhindar dari sakit kepala dan sakit punggung. Bagaimana caranya?

  • Tarik kedua bahu ke belakang tetap tegak dan sejajar.
  • Kencangkan otot perut ke arah tulang belakang
  • Kepala tegak mengikuti postur bahu
  • Berdiri tegak dengan membuka kaki selebar bahu
  • Lutut jangan ditekuk saat berdiri.
  • Biarkan lengan menggantung secara alami di samping. Bahu jangan menurun.

Sedangkan untuk menyesuaikan postur duduk seseorang, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut:

  • Usahakan saat duduk di kursi kantor kaki Anda menapak rata pada permukaan lantai.
  • Sesuaikan agar paha sejajar dan kaki tetap menapak di lantai
  • Hindari menyilangkan kaki saat duduk.
  • Topang punggung pakai bantal kecil agar tidak membungkuk tanpa disadari.
  • Istirahatkan bahu Anda jika pegal dengan sandarkan bahu pada sanggahan tempat duduk Anda.

4. Berlatih yoga

Berlatih yoga juga bisa menjadi salah satu cara meninggikan berat badan. Yoga menggerakkan seluruh bagian tubuh sehingga dapat memperkuat otot, serta meluruskan dan membantu postur tubuh Anda tetap tegak.

Anda dapat berlatih yoga di rumah Anda sendiri atau bergabung di pusat kebugaran yoga. Untuk pemula yang hendak berlatih yoga, silakan ikuti gerakan dan langkah yoga di video internet.

5. Menguatkan otot-otot tubuh

Anda juga bisa menguatkan otot tubuh sebagai cara meninggikan badan secara perlahan.

Bagian otot tengah tubuh yang kuat dapat membantu seseorang mempertahankan postur yang baik dan terlihat lebih tinggi. Otot-otot yang harus diperkuat adalah otot-otot di perut dan otot di sepanjang tulang belakang.

Otot-otot ini akan membantu menopang tulang belakang. Ketika otot-otot ini terlalu lemah, dan tulang belakang tidak didukung dengan benar tubuh Anda lambat laun bisa membungkuk.

Kencangkan otot inti tubuh dengan rutin melakukan plank, push-up, atau crunch.

6. Berenang

Berenang adalah cara meninggikan badan yang dipercaya sejak zaman dulu dan ternyata memang benar manjur. 

Saat berenang, tubuh akan bergerak melawan gravitasi dan arus air sehingga melatih kekuatan keseluruhan otot tubuh. 

Berenang membantu memperbaiki dan menjaga postur tubuh tetap tegak sehingga perawakan Anda akan terlihat lebih tinggi tegap.

7. Main basket

Banyak pemain basket yang memiliki tubuh tinggi menjuntai di atas rata-rata. Ini karenan memang benar main basket bisa membuat Anda menjadi lebih tinggi.

Saat main basket, tubuh akan banyak berlari dan loncat melawan gaya gravitasi sehingga otot badan belakang dan tulang belakang Anda teregang secara maksimal.

Di samping tujuh cara meninggikan badan di atas, penting pula untuk menjaga gaya hidup sehat guna mencegah penurunan tinggi badan di usia lanjut. Usahakan cukup minum air setiap hari dan hindari merokok.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Berlari tidak boleh sembarangan. Ada sejumlah kesalahan saat lari yang patut dihindari supaya waktu berolahraga Anda tak terbuang sia-sia.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Olahraga Kardio, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit