10 Fakta Unik Seputar Tinggi Badan Manusia

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Tinggi badan merupakan hal yang sangat sensitif, terutama bagi kaum pria. Di Indonesia, tinggi badan rata-rata untuk pria adalah 168 cm, sedangkan untuk wanita adalah 163 cm. Anda pasti berpikir bahwa tinggi anak disebabkan oleh faktor keturunan mereka, namun apakah itu benar? Untuk mengetahui apa saja fakta-fakta unik tentang tinggi badan, mari kita lihat 10 faktanya di bawah ini.

Beragam fakta tentang tinggi badan manusia

Beberapa fakta tentang tinggi badan manusia yang perlu Anda ketahui, antara lain:

1. Manusia tumbuh sangat cepat pada tahun pertama

Fakta pertama tentang tinggi badan yaitu anak-anak di tahun pertama terlihat tumbuh lebih cepat, sehingga setiap orangtua harus terus membeli baju baru per bulannya. Namun, apakah Anda tahu bagaimana tepatnya tubuh Anda tumbuh? Manusia cenderung untuk tumbuh secara maksimum dan cepat ketika bayi di tahun pertama kehidupan mereka. Bayi tumbuh sekitar 25 cm dari lahir hingga berumur 1 tahun. Kemudian, tinggi terus meningkat hingga remaja.

Perempuan biasanya berhenti ketika menginjak 2-3 tahun setelah menstruasi pertama mereka. Beberapa laki-laki akan terus bertambah tinggi hingga SMA, sementara yang lain terus tumbuh hingga berumur 20-an.

Apakah Anda pernah memperhatikan bahwa anak Anda bertambah tinggi setiap malamnya? Hal ini disebabkan oleh hormon pertumbuhan yang terlepas ketika tidur. Jadi, pastikan bahwa anak Anda tidur dengan tenang sepanjang malam. Ini akan membantu mereka tumbuh maksimal.

2. Tinggi badan berubah setiap saat

Tidak hanya berat badan Anda yang bervariasi setiap hari, namun tinggi badan Anda juga sama. Anda akan memiliki tubuh tertinggi di pagi hari ketika Anda bangun tidur, namun pada malam hari tubuh Anda akan berkurang 1 cm. Dokter menjelaskan fenomena ini disebabkan oleh cakram tulang belakang yang mencengkram tulang, sehingga tulang menjadi tegak sepanjang hari. Ketika Anda tidur, tulang belakang melemas, sehingga Anda menjadi lebih tinggi di pagi hari dibandingkan dengan malam hari.

3. Gen tidak selalu mempengaruhi fakta tinggi badan secara keseluruhan

Fakta tinggi badan yaitu gen menentukan sekitar 60-80 persen dari tinggi badan Anda, sedangkan sisanya tergantung pada faktor-faktor lingkungan seperti nutrisi. Gaya hidup dan kebiasaan makan adalah kontribusi faktor lingkungan yang paling penting untuk tinggi badan. Bantulah anak Anda untuk tumbuh maksimal dengan memberikan makanan yang tepat, istirahat yang cukup, dan aktivitas fisik yang baik.

Untuk memastikan anak Anda tumbuh dan berkembang, Anda harus merencanakan diet yang seimbang, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, produk susu, dan protein tanpa lemak untuk anak Anda. Ini semua akan memasok vitamin dan mineral yang diperlukan dan memainkan peran penting dalam pertumbuhan.

4. Perawakan tinggi berisiko kanker lebih banyak

Studi menunjukkan bahwa perawakan yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit kanker. Menurut catatan medis, wanita tertinggi memiliki risiko lebih dari 37% terkena kanker. Ada banyak sel dalam tubuh orang yang tinggi, sehingga banyaknya sel tersebut memiliki kemungkinan untuk memunculkan kanker. Namun janganlah khawatir, karena risiko kanker tergolong rendah. Daripada sibuk menghindari faktor risiko kanker, lebih baik Anda menghindari rokok, alkohol, dan berat badan yang tidak sehat.

5. Tubuh tinggi memiliki lebih banyak peluang untuk mendapatkan uang

Beberapa studi membuktikan bahwa orang yang lebih tinggi tidak hanya memegang profil pekerjaan yang lebih tinggi, namun juga akan mendapatkan lebih banyak uang dibandingkan dengan mereka yang bertubuh pendek. Menurut studi klasik dalam Journal  of Applied Psychology, orang yang tinggi memiliki penghasilan yang lebih banyak per tahunnya.

Menurut penelitian, semakin tinggi badan seseorang, semakin mempengaruhi bagaimana ia mengamati dirinya sendiri (yang disebut sebagai harga diri) dan bagaimana orang lain memandang mereka (yang disebut sebagai harga diri sosial). Keduanya memiliki pengaruh yang sangat besar pada kinerja pekerjaannya, yang pada akhirnya mempengaruhi keberhasilan karirnya.

6. Fakta tinggi badan menyusut saat berusia 40 tahun

Seiring Anda bertambah umur, Anda akan mengalami penyusutan, namun Anda pasti tidak menyangka bahwa penyusutan akan terjadi lebih cepat. Baik pria maupun wanita akan mulai menurun tinggi tubuhnya pada usia 40 tahun. Anda mungkin akan kehilangan 1 cm per satu dekade.

Hal ini akan terjadi karena tulang belakang Anda kehilangan air yang membuatnya menyusut secara bertahap. Penyakit seperti osteoporosis akan melemahkan tulang dan memperburuk masalah. Namun, Anda mungkin akan dapat membuat tubuh terlihat lebih tinggi dengan cara memperbaiki postur tubuh Anda. Hal ini dapat Anda capai dengan berolahraga dan asana yoga.

7. Fakta badan yang tinggi baik kesehatan jantung

Tinggi badan berbanding terbalik dengan risiko penyakit jantung. Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang pendek (di bawah 160 cm) memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit jantung. Para peneliti mengklaim bahwa setiap perbedaan 6 cm, risiko akan bertambah 13.5% untuk setiap individu.

8. Gen dapat berpengaruh pada tinggi tubuh yang abnormal

Orang yang sangat pendek disebut sebagai orang yang memiliki kondisi dwarfism, sementara orang yang sangat tinggi memiliki kondisi gigantism. Sekitar satu dari 15.000 orang dewasa memiliki dwarfism (memiliki tinggi badan kurang dari 155 cm). Menurut Michael J. Goldenberg, MD, kepa;a Dysplasia Clinic di Seattle Children’s Hospital, bahwa orang yang mengalami dwarfism disebabkan oleh mutasi genetik yang membuat tulang tumbuh pendek. Di sisi lain, gigantism terjadi akibat kelebihan hormon pertumbuhan selama masa kanak-kanak, yang sering juga disebabkan oleh tumor jinak pada kelenjar pituitari.

9. Rokok berpengaruh pada tinggi badan

Studi di Annals of Epidemiology menemukan bahwa anak laki-laki yang sering merokok antara usia 12 dan 17 tahun akan memiliki tinggi 3 cm lebih pendek dari rekan-rekan mereka yang tidak merokok, meskipun efek yang sama tidak terlihat pada perempuan. Masalah medis tertentu, termasuk alergi makanan, ketidakseimbangan hormon, dan masalah jantung, hati atau ginjal juga dapat menghambat pertumbuhan anak-anak karena obat-obatan tertentu (contoh: obat stimulan untuk ADHD).

10. Anak perempuan lebih cepat tinggi dibandingkan anak laki-laki

Perempuan mencapai puncak pertumbuhannya di masa pubertas, yang biasanya dicapai antara usia 11-12 tahun. Oleh karena itu, sering kita lihat dalam kelas bahwa anak perempuan kebanyakan lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki di usia yang sama. Biasanya anak laki-laki akan tumbuh dengan cepat di usia 13-14 tahun. Namun, dengan nutrisi yang baik, keduanya akan tumbuh hingga periode menuju dewasa.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Fungsi testis sangat penting sebagai salah satu bagian organ reproduksi pria. Kenali anatomi testis normal dan risiko penyakit yang menyertai berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Anda pasti sudah akrab dengan manfaat daun sirih untuk hentikan mimisan. Meski begitu, masih ada banyak lagi khasiat daun sirih untuk kesehatan. Penasaran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

11 Cara Jitu Mengusir Rasa Sedih dan Galau Dalam Hati

Ternyata menonton film sedih bukan cuma membuat kita menangis, tapi ada juga manfaat lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda, buah stroberi dapat membantu mencegah katarak dan menurunkan tekanan darah? Apalagi manfaat buah merah asam ini untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tips waxing di rumah

Tips Melakukan Waxing di Rumah Dengan Bahan-bahan Alami

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
bahaya rokok, bahaya merokok bagi kesehatan, dampak rokok, efek rokok, berhenti merokok

Bahaya Merokok Terhadap Daya Tahan Tubuh Manusia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
berat dan tinggi badan ideal anak 6-9 tahun

Berat dan Tinggi Badan Ideal Anak Usia 6-9 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit