Perkembangan Bayi di Usia 28 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Bayi Usia 28 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 28 minggu (7 bulan)?

Menurut Denver II, perkembangan bayi di usia 28 minggu atau 7 bulan, umumnya sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Duduk sendiri tanpa sandaran.
  • Menggulingkan tubuhnya.
  • Berganti posisi dari berbaring menjadi duduk, atau dari berdiri menjadi duduk.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Menirukan suara yang didengarnya.
  • Tertawa saat diajak bercanda atau bicara.
  • Memekik.
  • Mengubah suara seolah hendak bicara.
  • Mengatakan 1 kosa kata.
  • Memegang mainan maupun objek lain.
  • Mengikuti atau melihat apa pun ke berbagai arah.
  • Melihat dan memandang wajah orang di sekitarnya.
  • Berusaha mengambil mainan atau objek yang jauh dari jangkauannya.
  • Memberikan kubus atau benda yang sedang ia pegang.
  • Tersenyum sendiri atau merespons senyuman orang lain.
  • Mengenali tangannya sendiri.
  • Bermain dengan mainannya.
  • Makan sendiri.

Kemampuan motorik kasar

Pada perkembangan bayi di usia 28 minggu atau 7 bulan ini, si kecil tampak semakin lancar dalam berubah posisi menjadi duduk dari posisi berdiri atau berbaring. Bukan itu saja, ia juga mampu berguling ke sana kemari, dan duduk sendiri tanpa bantuan. Beberapa dari mereka sudah mulai bisa berdiri walau masih berpegangan.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Anda tentu masih akan mendengar si kecil menangis kapan pun ketika berusaha memberi tahu bahwa ia menginginkan sesuatu. Namun selain itu, si kecil juga mulai lancar tertawa, memekik, dan mengakatakan “ooh” serta “aah” sebagai cara komunikasinya. Selain itu, Anda mungkin akan senang mendengarnya karena si kecil sudah bisa mulai mengatakan “dada”, “mama”, walau masih belum jelas.

Lebih dari itu, si kecil kini telah mampu mengucapkan satu kosa kata dan menirukan suara yang ia dengar sebagai proses pembelajarannya dalam berkomunikasi.

Kemampuan motorik halus

Setelah sebelumnya bisa menggunakan kemampuan kedua tangannya untuk mengambil dan memegang suatu benda, kini Anda akan dibuat kagum lagi dengan si kecil.

Sebab sekarang, ia bukan hanya bisa memegang benda, tapi juga dapat merespons untuk memberikan benda yang sedang dipegangnya kepada Anda. Misalnya ada sebuah kubus mainan yang sedang ia genggam.

Ketika Anda berkata dan menyodorkan kedua tangan tanda meminta kubus tersebut, si kecil mengerti dan bisa memberikannya.

Kemampuan sosial dan emosional

Di usia yang menginjak 28 minggu atau 7 bulan, perkembangan bayi Anda dari sosial dan emosional biasanya belum jauh berbeda dari usia sebelumnya.

Si kecil mampu bermain dengan mainannya sendiri, tersenyum, dan makan sendiri. Ia juga akan dengan mudah mengenali wajah yang cukup familiar dan sering berada di dekatnya.

Apa yang harus saya lakukan untuk membantu perkembangan bayi 28 minggu?

Pada tahap perkembangan bayi 28 minggu atau 7 bulan, kemungkinan bayi Anda sudah bisa menahan beban di atas kakinya. Cara ini bisa memperkuat otot untuk nantinya ia bergerak. Pegang lengan bagian bawah dan siku bayi dan bantu bayi berdiri di atas lantai atau pangkuan Anda.

Untuk mendorong agar perkembangan bayi 28 minggu atau 7 bulan ini semakin optimal, tes dengan cara menaruh mainan jauh dari jangkauan bayi. Kemudian amati bagaimana ia mencoba meraih dan mendapatkannya.

Jika dia menangis karena tidak bisa mendapatkan apa yang dia inginkan, tetap dorong dia dan jangan langsung memberikannya. Bayi menangis untuk meluapkan rasa frustasinya dan akan cepat menjadi lebih percaya diri jika ia bisa melakukannya sendiri.

Setelah melakukan beberapa usaha, bayi akan dapat maju meraih mainan dan kembali ke posisi semula. Anda bisa membantu bayi bergerak lebih mudah dengan memakaikan pakaian yang longgar dan nyaman.

Anda juga bisa memberikan si kecil boneka untuk menumbuhkan kemandiriannya. Namun ingat, sebaiknya carilah boneka yang  berbahan lembut dan tidak banyak jahitan, kancing atau bola-bola pada boneka

Salah satu cara mengetahui apakah anak memiliki mainan favorit adalah dengan mencoba mengambilnya. Bila mereka protes dengan keras, berarti mungkin itu adalah mainan favoritnya.

Kesehatan Bayi Usia 28 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter terkait perkembangan bayi 28 minggu?

Pada usia perkembangan bayi 28 minggu ini, nantinya dokter akan melakukan tes fisik secara keseluruhan, menggunakan teknik diagnosis dan prosedur implementasi yang berbeda-beda. Dokter atau perawat akan memeriksa semua atau sebagian hal berikut:

  • Mengukur konsentrasi hemoglobin atau hematocrit untuk memeriksa anemia (biasanya dengan jarum di atas jari), terutama bagi bayi dengan berat badan di bawah rata-rata.
  • Memberikan panduan tentang apa yang akan terjadi di bulan selanjutnya terkait dengan makanan, tidur, perkembangan dan keselamatan bayi.

Selain itu, perhatikan apabila di perkembangan usia 28 minggu atau 7 bulan ini, bayi belum dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Tidak berusaha mengambil barang di sekitarnya.
  • Tidak merespons komunikasi yang Anda sampaikan.
  • Tampak tidak merespons suara.
  • Tidak bersuara.
  • Tidak bisa berguling.
  • Belum tertawa atau membuat suara “bahagia” seperti memekik
  • Tampak kaku atau tidak mudah bergerak.
  • Berat badannya tidak kunjung bertambah.

Jangan ragu untuk mengonsultasikannya dengan dokter bila si kecil mengalami masalah tertentu yang tidak bisa ditunggu hingga kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 28 minggu?

Ada beberapa hal yang Anda ketahui pada usia perkembangan bayi 28 minggu atau 7 bulan:

1. Berikan bayi aneka ragam makanan

Pada usia perkembangan bayi 28 minggu atau 7 bulan ini. tubuh bayi mungkin sudah bisa menyerap semua vitamin, mineral, protein dari makanan sayuran yang nutrisinya seimbang. Selain minum ASI maupun susu formula, kebutuhan zat gizi harian bayi juga bisa dipenuhi dari makanan padat. 

Misalnya yang berasal dari buah, sayur, maupun lauk yang dilunakkan. Makanan dengan gizi seimbang sangat penting bagi anak. Bayi akan memerlukan protein untuk meningkatkan kemampuan berkembang dan pemulihan luka.

Pastikan bayi Anda cukup vitamin B12, vitamin D, riboflavin, kalsium, dan seng melalui makanan harian. Pilihan lauk pauk yang bisa Anda berikan pada bayi meliputi dagin ayam, daging merah, keju, tahu, tempe, dan lainnya. Anda juga bisa memberikan roti maupun pasta yang dihaluskan sebagai pengganti nasi.

2. Menambahkan MSG pada makanan bayi

Sama halnya dengan orang dewasa, bayi juga perlu rasa pada makanannya. Misalnya dengan menambahkan gula, garam, maupun MSG atau micin.

Jika Anda mengira hal tersebut tidak diperbolehkan, nyatanya tidak masalah untuk menambahkan perasa pada makanan bayi. Pasalnya, perasa tersebut bisa membantu untuk membuat makanan menjadi jauh lebih lezat saat disantap.

Tanpa adanya perasa, bisa dipastikan makanan akan kurang lezat bahkan mungkin tidak enak. Jadi ketimbang meniadakan tambahan perasa pada makanan bayi, lebih baik Anda tambahkan saja demi meningkatkan nafsu makan si kecil.

Dengan catatan, jumlahnya tidak berlebih alias masih aman untuk dikonsumsi oleh buah hati Anda. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan infomarsi lebih lanjutnya.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang harus saya perhatikan pada perkembangan bayi 28 minggu?

Berikut yang harus Anda perhatikan dalam perkembangan bayi usia 28 minggu atau 7 bulan:

1. Menemukan sepatu yang pas untuk bayi

Dalam fase perkembangan ini, bayi masih harus telanjang kaki. Namun, tidak ada salahnya memakaikan sepatu pada bayi pada kesempatan tertentu- selama sepatu itu cocok untuknya.

Sepatu untuk bayi harus ringan. Tak lupa, usahakn yang terbuat dari bahan yang nyaman (kulit atau katun, bukan plastik), dengan sol sepatu yang fleksibel sehingga Anda bisa merasakan telapak kaki bayi di dalamnya.

2. Ajak bayi untuk makan bersama di meja makan

Ketika anggota keluarga sedang berkumpul hendak makan, Anda bisa mengikutsertakan si kecil untuk makan bersama. Bawa kursi makan bayi ke dekat kursi Anda di meja makan, dan biarkan si kecil menikmati santapan yang Anda sajikan.

Selain bertujuan untuk melatih kemampuannya saat makan sendiri, di sini si kecil juga akan melihat bagaimana cara orang lain makan dan berinteraksi saat makan. Ia juga bisa merasa semakin dekat dengan anggota keluarganya karena kebiasaan ini.

Bagaimana perkembangan bayi Anda di minggu ke-29?

Sumber
Yang juga perlu Anda baca