home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Jangan Asal Pilih, Perhatikan 3 Tips Memilih Sandal yang Tepat untuk Si Kecil

Jangan Asal Pilih, Perhatikan 3 Tips Memilih Sandal yang Tepat untuk Si Kecil

Bila si kecil sudah mulai mondar-mandir mengeksplor lingkungan, artinya ia butuh alas kaki, seperti sandal. Sayangnya, masih banyak orang tua yang salah dalam memilih sandal untuk anak. Padahal sandal yang tepat akan melindungi kaki dan mendukung kemampuan berjalan anak jadi lebih baik. Yuk, simak tips memilih sandal anak pada ulasan berikut ini.

Tips memilih sandal untuk anak yang nyaman dan aman

Bukan hanya sepatu anak, sandal juga perlu diperhatikan kenyamanannya. Apalagi untuk si kecil yang masih belajar berjalan, berlari, dan memanjat serta menjaga keseimbangan tubuhnya. Supaya tidak salah memilih sandal anak, perhatikan beberapa tipsnya, seperti:

1. Pilih model sandal yang sesuai dengan kegiatan dan usianya

Saat mendatangi toko, Anda akan melihat beragam model sandal yang lucu-lucu. Namun, jangan mudah tergoda dan memilih sandal anak berdasarkan modelnya saja. Anda harus mempertimbangkan apakah modelnya cocok dengan kegiatan si kecil atau tidak. Jangan sampai sandal yang dipakai menyulitkan anak untuk berjalan dan membuatnya mudah terjatuh.

Untuk anak-anak usia satu atau dua tahun, mereka sangat mudah terjatuh dan terantuk. Jika sandal yang dipilih tidak menutupi jari kaki, ia bisa terluka dengan mudah. Oleh karena itu, anak-anak usia ini membutuhkan sendal dengan model bagian jari kakinya tertutupi.

Biasanya sandal anak model ini dilengkapi dengan pengait dibelakangnya sehingga lebih kencang dan tidak mudah lepas ketika digunakan. Selain itu, model sandal untuk anak ini juga cocok digunakan ketika anak berjalan keluar rumah saat jalanan becek. Jari-jari kaki akan terlindungi dari percikan air hujan.

Sementara untuk anak yang usianya di atas tiga tahun dan lebih aktif, sandal jepit atau bagian ujung jarinya terbuka sudah diperbolehkan. Ini mempermudah mereka untuk berjalan, berlari dan mudah untuk dipakai dan dilepas sendiri. Model sandal ini sangat cocok digunakan pada jalanan berpasir karena mudah dibersihkan.

memilih sandal untuk anak
Sumber: Sports Direct

2. Pilih ukuran yang pas

Sama seperti sepatu, Anda juga perlu memilih sandal anak yang ukurannya sesuai. Jangan terlalu besar karena akan membuatnya mudah terjatuh. Maupun terlalu sempit karena akan melukai jari dan kulit kakinya.

Jadi, selalu coba pastikan ukuran sandal dengan memakaikannya langsung. Hindari membeli sandal online untuk menghindari ukuran sandal yang salah.

3. Bahan dasar sandal

Sandal anak ada yang terbuat dari kulit, karet, maupun karet. Untuk anak yang usianya satu atau dua tahun, pilih sandal yang berbahan kulit fleksibel. Bahan sandal ini lebih nyaman digunakan oleh anak dan tahan lebih lama.

Jika usianya sudah lebih besar, anak sudah boleh menggunakan sandal terbuat dari karet, plastik, atau bahan lainnya yang lebih keras karena kakinya sudah cukup kuat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Best Sandals for Toddlers. https://www.whattoexpect.com/toddler/toddler-gear/best-sandals-for-toddlers.aspx. Accessed on February 19th, 2019.

Buying Shoes for Toddlers. https://www.webmd.com/parenting/features/buying-shoes-for-toddlers#1. Accessed on February 19th, 2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji pada 04/03/2019
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x