Panduan Memilih Susu untuk Anak Usia 1-3 Tahun

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memasuki usia satu tahun ke atas, anak membutuhkan asupan gizi tambahan untuk mendukung tumbuh kembangnya. Salah satunya bisa didapat dari susu, minuman andalan untuk menguatkan tulang dan gigi anak. Akan tetapi, Anda tak boleh sembarang memberikan si kecil susu, lho. Lantas, bagaimana cara memilih susu yang tepat dan baik untuk kesehatan anak usia 1 sampai 3 tahun? Berikut penjelasannya.

Cara memilih susu yang baik untuk kesehatan anak usia 1-3 tahun

Air susu ibu alias ASI memang menjadi sumber nutrisi andalan bagi anak sebelum usia satu tahun. Namun, begitu si kecil menginjak ulang tahun pertamanya, ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.

Sebagai solusinya, Anda boleh memberikannya susu untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral anak. Namun ingat, jangan asal pilih susu. Tidak semua susu cocok dikonsumsi oleh anak, lho.

Supaya tidak bingung, berikut ini cara memilih susu yang tepat dan baik untuk kesehatan anak Anda di usia 1 sampai 3 tahun.

1. Sesuaikan dengan usia

anak minum susu sapi

Cara memilih susu yang harus Anda lakukan pertama kali adalah menyesuaikan jenis susu dengan usia anak Anda. Pasalnya, setiap jenis susu diformulasikan sesuai dengan kebutuhan anak berdasarkan usianya masing-masing.

Caranya sangat mudah. Anda hanya cukup melihat label pada kotak atau kaleng susu, lalu perhatikan rekomendasi usia yang tertera. Bila si kecil berusia satu tahun, ini artinya Anda wajib memilih susu yang khusus untuk anak seusianya. Biasanya, pada kotak atau kaleng susu tertulis “untuk usia 1-3 tahun”.

2. Pilih susu yang rasanya enak bagi anak

anak minum susu

Pemilihan rasa susu anak merupakan salah satu cara memilih susu yang sering diabaikan oleh para orangtua. Tidak sedikit orangtua yang asal memilih susu, yang penting susu tersebut baik untuk kesehatan si kecil.

Saat si kecil minum susu dengan rasa yang tidak disukainya, ia tentu akan langsung menolak atau bahkan mogok minum susu. Akibatnya, anak tidak mendapatkan cukup nutrisi di masa pertumbuhannya.

Maka itu, pilihlah jenis susu yang memiliki rasa yang lezat dan disukai anak. Kalau si kecil suka rasa vanila, berikan susu dengan rasa vanila. Begitu pula jika anak suka susu cokelat, berikan susu cokelat agar anak mau minum susu.

3. Perhatikan kandungan nutrisinya

susu menyebabkan kanker

Anak usia satu tahun sudah tak bisa lagi mengandalkan asupan lemak dari ASI untuk mendukung tumbuh kembangnya. Ini artinya, anak mulai membutuhkan asupan lemak tambahan dari luar, salah satunya dari susu – baik susu sapi maupun rendah lemak.

Lemak susu bermanfaat untuk meningkatkan perkembangan otak anak. Namun ingat, lemak ini pun tak boleh terlalu banyak agar tidak memicu obesitas pada anak. Anak di usia ini hanya boleh minum maksimal 2 gelas susu sehari, seperti dianjurkan oleh American Academy of Pediatrics (AAP) dilansir dari The Bump.

Pastikan susu yang Anda pilih mengandung kaya vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh anak, di antaranya vitamin A, vitamin D, kalsium, dan sebagainya. Semua zat gizi ini penting untuk menjaga kesehatan mata, membentuk tulang dan gigi yang sehat, serta meningkatkan daya tahan tubuh anak.

Selain itu, susu untuk anak usia 1-3 tahun perlu mengandung protein halus sehingga mudah dicerna di perut si kecil dan tidak akan menimbulkan masalah pencernaan. Namun yang terpenting, susu untuk anak juga harus mengandung omega 3 dan 6 yang penting untuk kecerdasan otaknya.

Omega 3 dan 6 adalah jenis asam lemak terpenting yang dapat meningkatkan fungsi kognitif dan kecerdasan anak. Omega 3 dan 6 dari makanan atau susu akan diubah menjadi DHA dengan bantuan enzim delta-4-desaturase.

Semakin banyak omega 3 dan 6 yang anak dapatkan, semakin banyak pula DHA yang terbentuk dalam tubuh anak. Alhasil, hal ini dapat membantu menguatkan fungsi otak anak dan meningkatkan kecerdasannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Adakah Perbedaan pada Tumbuh Kembang Anak Minum Susu Sapi dan Soya?

Ketahui apakah terdapat perbedaan antara anak yang minum susu formula sapi dan soya dalam hal tumbuh kemang serta apa kelebihan dari susu soya.

Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
perbedaan susu sapi dan soya
Parenting, Nutrisi Anak 16 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Benarkah Cacingan Bisa Menyebabkan Stunting pada Anak?

Cacingan masih menjadi masalah kesehatan yang mengkhawatirkan. Belum lagi cacingan diduga bisa jadi penyebab stunting pada anak. Cari tahu lebih jauh, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Konten Bersponsor
penyebab stunting
Kesehatan Anak, Parenting 10 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenali Perbedaan Protein Soya dan Isolat Protein Soya Serta Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang Anak

Terdapat perbedaan formula protein soya dan formula dengan isolat protein soya. Apa saja perbedaan dan manfaatnya masing-masing bagi tumbuh kembang anak?

Ditulis oleh: Roby Rizki
Parenting, Nutrisi Anak 3 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Ibu Harus Tahu, Ini Beda Kandungan Protein dalam Susu Kedelai dan Susu Sapi

Cari tahu perbedaan protein susu sapi dan susu soya untuk si kecil. Pastikan kandungan susu yang ibu berikan baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
protein susu soya
Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 3 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kwashiorkor adalah

Kwashiorkor, Masalah Gizi yang Ditandai dengan Rambut Berwarna Kuning Seperti Jagung

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 14 menit
Konten Bersponsor
kesehatan dan kebahagiaan anak

Begini Pengaruh Kesehatan terhadap Kebahagiaan Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 10 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
susu formula untuk bayi

Aturan dalam Memberikan Susu Formula untuk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 15 menit
Konten Bersponsor
penyebab stunting

Peran Penting Nutrisi untuk Kurangi Dampak Stunting pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 27 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit