Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak yang Tidak Bisa Diulang

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pemerintah saat ini sedang gencar-gencarnya menggalakan program 1000 hari pertama kehidupan. 1000 hari ini dihitung dari sejak masa kehamilan (270 hari) sampai dengan anak usia 2 tahun (730 hari). Mengapa fase ini penting? Hal ini karena 1000 hari pertama kehidupan dapat menentukan perkembangan dan pertumbuhan anak selanjutnya dan yang terjadi pada fase ini tidak dapat diulang.

Perkembangan penting otak anak terjadi pada 1000 hari pertama

Dari kehamilan sampai anak usia 2 tahun adalah periode kritis. Banyak terjadi pertumbuhan dan perkembangan pada fase ini, terutama adalah perkembangan otak. Perlu diketahui, bayi yang baru lahir sudah mempunyai sekitar 100 miliar sel otak dan sel-sel otak ini terus berkembang dengan sangat pesat di awal-awal kehidupan bayi.

Dalam 1000 hari pertama kehidupan seorang anak, lebih dari 1 juta koneksi saraf baru pada otak anak pun terbentuk setiap detik. Jalur sensorik, seperti penglihatan dan pendengaran, merupakan hal pertama yang berkembang di otak. Kemudian, diikuti dengan perkembangan kemampuan bahasa dan fungsi kognitif.

Namun, lingkungan yang tidak mendukung di awal kehidupan ini pun dapat mengganggu perkembangan otak bayi. Gangguan ini dapat bersifat permanen atau seumur hidup. Ketidakcukupan nutrisi yang terjadi selama dua tahun pertama kehidupan dapat menyebabkan kemampuan kognitif seseorang lebih rendah.

Tak hanya itu, hal ini juga dapat memengaruhi kekebalan tubuh dan perkembangan penyakit degeneratif (seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung, hipertensi, dan stroke) di fase kehidupan selanjutnya, seperti dilansir dari UNICEF.

Faktor lingkungan, seperti kecukupan nutrisi serta stimulasi untuk perkembangan otak anak, merupakan hal penting yang sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Lingkungan tidak hanya memengaruhi seberapa banyak sel otak yang terbentuk dan seberapa banyak koneksi yang terbentuk di antaranya, tapi juga memengaruhi bagaimana koneksi pada otak terhubung.

Tinggi badan anak bertambah dengan cepat pada fase ini

Tak hanya perkembangan otak, perkembangan fisik anak pun melaju dengan cepat pada periode ini. Bisa Anda bandingkan sendiri, berapa sentimeter tinggi badan anak Anda yang sudah bertambah dari lahir sampai usia 2 tahun. Ternyata sampai anak usia 2 tahun, kenaikan tinggi badan anak bisa mencapai 75% dari tinggi badannya saat lahir.

Namun, faktor lingkungan yang tidak mendukung pun dapat menyebabkan kenaikan tinggi badan anak tidak berjalan optimal. Tinggi badan anak mungkin lebih pendek dibandingkan anak lainnya pada usia yang sama yang mendapatkan nutrisi lebih baik.

Di lain sisi, Anda mungkin tidak perlu khawatir dengan keterlambatan pertumbuhan tinggi badan anak ini. Hal ini karena tinggi badan mungkin bisa dikejar oleh anak di lain waktu, saat faktor lingkungan diperbaiki, yaitu saat anak diberi nutrisi yang lebih baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

Namun perlu digarisbawahi, walaupun tinggi badan anak bisa dikejar di lain waktu saat lingkungan anak mendukung, akan tetapi kerugian yang timbul terkait fungsi kognitif, kemampuan belajar, dan berperilaku akibat kekurangan gizi sampai usia 2 tahun tidak dapat diperbaiki.

Kerugian akibat kekurangan gizi yang memengaruhi perkembangan otak anak di awal kehidupannya bisa bersifat permanen. Oleh karena itu, sebaiknya sediakan lingkungan yang baik. Penuhi kebutuhan gizi anak-  terutama di 1000 hari pertama kehidupan anak Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy
    Sumber

    Artikel dari ahli Arinda Veratamala, S.Gz

    9 Penyakit Infeksi pada Anak yang Rentan Menyerang

    Penyakit infeksi pada anak cukup mengkhawatirkan karena bisa mengganggu tumbuh kembang. Lantas, apa saja penyakit infeksi yang sering dialami anak?

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
    penyakit infeksi pada anak

    Zat Besi Sangat Penting Bagi Bayi, Berapa Banyak yang Dibutuhkannya?

    Saat bayi menginjak usia 6 bulan, ASI saja sudah tidak bisa mencukupi kebutuhan zat besi bayi. Nah, jika terjadi kekurangan zat besi, apa sih dampaknya?

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
    kebutuhan zat besi bayi

    Makanan Padat Bayi Sebaiknya yang Seperti Apa?

    Bayi yang tadinya biasa menerima makanan dalam bentuk cair (ASI), harus belajar menerima makanan padat. Nah, makanan padat bayi sebaiknya yang seperti apa?

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
    makanan padat untuk aanak
    Parenting, Nutrisi Anak 31 Mei 2019

    Yang juga perlu Anda baca

    Elkana

    Elkana adalah suplemen vitamin dan mineral pada anak-anak dan orang dewasa. Cari tahu dosis serta peringatan pemakaian suplemen ini di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 13 Maret 2019 . Waktu baca 7 menit

    Hidrosefalus

    Hidrosefalus adalah kondisi pembesaran ukuran kepala bayi karena penumpukan cairan. Kenali penyebab, gejala, dan pengobatannya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 7 Oktober 2018 . Waktu baca 14 menit

    Panduan Memilih Susu untuk Anak Usia 1-3 Tahun

    Anak usia 1 sampai 3 tahun tak boleh sembarang minum susu agar kesehatannya tak terganggu. Yuk, ikuti cara memilih susu yang baik untuk anak.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 16 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit

    3 Manfaat Penting Baca Buku untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

    Membaca merupakan kegiatan posistif bagi siapa pun, termasuk anaka-anak. Apa saja manfaat baca buku untuk anak? Cari tahu jawabannya berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Parenting, Tips Parenting 5 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Konten Bersponsor
    1000 hpk

    Manfaat Menyusui bagi Ibu dan Si Kecil di 1000 Hari Pertama Kehidupan

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 1 April 2020 . Waktu baca 4 menit
    Konten Bersponsor
    asupan nutrisi untuk anak

    Pentingnya Memenuhi Asupan Nutrisi Si Kecil dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 31 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
    Konten Bersponsor
    DHA untuk anak

    Bu, Ini Pentingnya DHA di 1000 Hari Pertama Kehidupan Si Kecil

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 30 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
    Konten Bersponsor
    manfaat omega-3 untuk anak

    3 Manfaat Omega-3 untuk 1000 Hari Pertama Kehidupan

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 30 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit