5 Tips Mudah Menyusui Bayi yang Lahir Caesar

Oleh Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

Setelah melahirkan, menyusui adalah fase penting bagi ibu dan bayi. Namun Anda mungkin bertanya-tanya, apakah menyusui bayi caesar akan sama seperti menyusui bayi yang lahir normal? Pasalnya, obat bius atau antibiotik yang digunakan selama operasi mungkin dapat terbawa ke dalam aliran ASI dan memengaruhi kesehatan si kecil. Tenang saja, kami sudah merangkum 5 tips mudah dan aman untuk menyusui bayi yang lahir caesar. Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Bolehkah menyusui setelah persalinan caesar?

Pemulihan tubuh setelah melahirkan caesar biasanya memakan waktu yang lebih lama. Tetapi, ini bukan berarti Anda harus menunda untuk menyusui bayi di minggu pertamanya.

Obat penghilang rasa sakit atau antibiotik yang digunakan saat operasi mungkin masuk ke dalam ASI, tapi tidak akan membahayakan bayi. Obat tersebut biasanya hanya akan membuat bayi Anda mengantuk.

Jika masih ragu atau khawatir tentang efek samping ini, Anda bisa berkonsultasi dahulu dengan dokter. Jika Anda ingin menyusui bayi Anda lebih cepat, dokter dapat menyarankan penggunaan bius lokal saat operasi caesar.

Beragam tips menyusui bayi caesar

1. Kontak antar kulit

Hal yang perlu Anda lakukan pertama kali adalah membuat kontak antara kulit dengan bayi. Posisikan bayi di atas dada Anda, jangan sampai kena luka operasi Anda. Kulit telanjang Anda memberikan kehangatan dan kenyamanan kepada si bayi. Selain itu, kontak antar kulit juga akan membangun insting bayi untuk mengenal aroma tubuh Anda.

Biasanya kontak antar kulit Anda dengan si bayi terjadi pada persalinan normal. Namun, untuk persalinan caesar hanya beberapa rumah sakit yang melakukan hal ini dengan syarat Anda sudah sepenuhnya sadar. Jika Anda ingin mengetahuinya lebih jauh, tanyakan kepada pihak rumah sakit apakah kontak antar kulit dengan bayi caesar bisa segera dilakukan atau tidak.

2. Biarkan bayi Anda beradaptasi

Selama bayi berada di atas dada Anda dan belajar mengingat aroma tubuh Anda, mungkin akan membutuhkan waktu yang lama. Apalagi bayi yang dilahirkan secara caesar biasanya mudah mengantuk. Ini merupakan peluang Anda untuk memberikan ruang dan waktu bayi Anda untuk beradaptasi.

3. Siapkan bantal dan handuk

Sebelum menyusui, sang ibu harus menentukan posisinya. Bantal dibutuhkan untuk menyangga tubuh dan juga menambah kenyamanan sang ibu ketika menyusui. Anda bisa menggunakan handuk tebal sebagai pengganti bantal jika terlalu besar bagi bayi. Handuk tersebut bisa digulung menyerupai bantal.

4. Posisi menyusui

Salah satu naluri pertama yang “menyala” ketika bayi baru lahir adalah langsung bergerak ke arah puting payudara Anda untuk menyusu, meski matanya belum terbuka benar. Untuk memudahkannya menyusu, berikut dua posisi yang sering dilakukan untuk menyusui bayi caesar:

  • Berbaring miring dengan bantal di bawah kepala dan di bawah lutut. Posisi ini sering dilakukan para ibu yang menjalani caesar karena tubuhnya masih sedikit lelah. Pada posisi ini, bantal yang diletakkan di bawah lutut akan mengurangi terjadinya ketegangan otot perut. Kemudian. Handuk kecil yang sudah digulungkan bisa diletakan di samping bayi agar menjaga posisinya untuk tetap menghadap payudara Anda.
  • Football hold, yaitu memegang kepala bayi dengan tangan, kemudian mengarahkan kakinya di bawah ketiak. Kepala bayi diarahkan kepada salah satu payudara Anda.

Butuh waktu bagi bayi Anda untuk menyusu, ia mungkin akan menjilati puting Anda terlebih dahulu. Untuk merangsang bayi, cobalah untuk memberikan setetes ASI Anda.

Dilansir dari Breastfeeding Basic, jika bayi Anda memiliki masalah kesehatan yang memerlukan pengawasan setelah lahir, Anda bisa menggunakan pompa payudara listrik untuk merangsang suplai susu, mencegah pembengkakan, dan menyediakan ASI sebanyak mungkin. Ketika Anda dan bayi Anda sudah bisa bersama, Anda bisa lanjut memberikan ASI langsung kepada bayi Anda.

5. Bantuan yang lain

Tubuh Anda yang belum sepenuhnya pulih akan membutuhkan bantuan suster atau suami Anda. Bila ingin merasa lebih nyaman ketika menyusui, sebaiknya meminta kamar sendiri. Biasanya akan banyak orang-orang di sekeliling Anda yang bisa membantu. Mintalah bantuan ketika ingin mengubah posisi bayi supaya bayi tidak mengenai luka operasi atau infus. Pastikan ada yang mengawasi Anda ketika sedang menyusui. Sebab pada posisi berbaring miring, tubuh Anda bisa menimpa bayi Anda karena lelah atau mengantuk.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We are excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca