×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:

4 Cara Mudah untuk Tidur Lebih Nyenyak Selama Menyusui

Oleh Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

Bahagia rasanya kini rumah tangga Anda sudah diwarnai oleh kehadiran momongan yang selama ini ditungg-tunggu. Tapi mungkin kantung mata Anda akan berkata lain. Menjadi ibu baru memang bukan perkara mudah karena merawat bayi akan menyita banyak waktu tidur. Tapi jangan jadikan ini sebagai alasan untuk tidak merawat diri sendiri. Tak cuma bayi yang butuh tidur cukup dan pulas. Anda pun juga. Simak berbagai cara mudah mengatasi masalah kurang tidur saat menyusui.

Bagaimana cara mengatasi kurang tidur saat menyusui?

1. Bagi tugas dengan pasangan

Kurang tidur saat menyusui bisa dicegah sehingga Anda bisa lebih fokus merawat bayi baru Anda. Asalkan, Anda telah mengatur strateginya dengan pasangan Anda dari jauh-jauh hari.

Margaret Park seorang spesialis gangguan tidur dari Rush University Medical Center di Chicago, menyarankan Anda berdua untuk berembuk membicarakan soal pembagian tugas rumah tangga setelah si kecil lahir. Misalnya, di saat istri sedang sibuk merawat bayi, suami bisa membantunya mencuci piring, mencuci baju, atau mengantar si kakak pergi les. Dengan begitu, waktu luang yang seharusnya istri habiskan untuk beres-beres rumah nanti bisa ia pakai untuk sekadar tidur siang sebentar.

Begitu juga sebaliknya. Suami harus membantu merawat bayi, seperti mengganti popok bayi, memandikan bayi, menggendong, atau mengajaknya bermain sementara ibu sedang sibuk mengerjakan tugas rumah tangga. Anda juga bisa membantu mengerjakan tugas rumah tangga di saat istri tertidur.

Dapatkan bantuan tangan ketiga jika dibutuhkan, seperti bantuan dari asisten rumah tangga atau baby sitter, orangtua, saudara, atau sahabat dekat Anda berdua untuk membantu merawat si kecil. Jadi, Anda akan memiliki banyak waktu untuk istirahat setelah menyusui anak Anda.

2. Jangan memaksakan diri mengerjakan hal lain

Merawat bayi yang baru lahir itu melelahkan. Belum lagi jam menyusui yang mengikuti kemauan dan kebutuhan si kecil. Jika ia terbangun di tengah malam dan kelaparan, maka Anda harus menyusuinya. Mau tak mau Anda harus membatalkan keinginan tidur.

Menurut Susan Zafarlotfi, seorang kepala di Sleep and Wake Disorders di Hackensack University Medical Center di New Jersey, jangan pernah memaksakan diri mengerjakan pekerjaan rumah atau yang lainnya ketika Anda baru saja melahirkan. Saat ini, fokus Anda hanya untuk merawat dan menyusui si kecil.

Katakan pada seseorang di rumah bahwa Anda tidak sanggup jika harus mencuci, menggosok, memasak, atau mengantarkan si kakak ke sekolah atau tempat les sekaligus ketika masih menyusui si kecil. Itu kenapa pembagian tugas rumah tangga sangatlah penting. Gunakan waktu Anda ketika si kecil tidak ingin menyusu untuk beristirahat dan tidur.

3. Tidurlah saat bayi Anda tidur

Saat yang paling tepat untuk memenuhi kebutuhan tidur bagi para ibu menyusui adalah tidur ketika bayi Anda sudah tertidur. Jika si kecil sudah terlelap, jangan pernah menunda waktu terbaik Anda untuk beristirahat dan tidur.

Banyak ibu yang berpikir bahwa saat bayi tertidur, ini adalah waktu yang tepat untuk membereskan semua pekerjaan rumah tangga, seperti mencuci baju kotor, mencuci piring, atau membersihkan lantai.

Anda harus ingat bahwa saat Anda menyelesaikan pekerjaan rumah, si kecil mungkin sudah terbangun lagi. Menurut Michael Breus, seorang penulis Beauty Sleep, dan kepala divisi spesialis tidur di Arrowhead Health di Glendale, Ariz, paksakan diri Anda untuk tidur.

Tidak mudah memang tertidur dengan rumah yang masih berantakan, terutama jika Anda tidak memiliki asisten rumah tangga atau pengasuh bayi, tapi ingatlah bahwa kesehatan Anda adalah yang paling utama.

Tidur adalah salah satu cara menjaga tubuh Anda tetap fit untuk merawat si kecil. Jadi, paksakan diri Anda untuk tidur dan lupakan pekerjaan rumah sementara waktu.

4. Cobalah untuk tidur siang

Kurang tidur saat menyusui biasanya disebabkan karena si kecil tidur terlalu larut malam, terbangun di tengah malam atau bangun di pagi buta, hal ini membuat waktu tidur Anda jadi berkurang.

Jika tidur malam Anda tidak terpenuhi dengan baik, cobalah menggantinya dengan tidur siang, meskipun tidur di siang hari tidak bisa menggantikan jam tidur di malam hari,  namun Anda bisa gunakan waktu ini untuk beristirahat. Mintalah bantuan orang terdekat yang bisa dipercaya untuk merawat si kecil jika ia tidak tertidur saat Anda tidur, yang penting Anda sudah memenuhi kebutuhan ASInya.

Anda juga bisa memompa ASI untuk persediaan jika si kecil menangis ingin menyusu ketika Anda tidur. Jika ada kesempatan untuk tidur saat bayi Anda ada yang menjaga, segeralah tidur. Kurang tidur saat menyusui bisa membuat Anda stres dan meningkatkan risiko baby blues.

Baca Juga:

Sumber
×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We’re excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca