5 Tips Memilih Bra Menyusui Agar Nyaman Saat Dipakai

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24/02/2020
Bagikan sekarang

Ketika Anda sedang dalam masa menyusui, biasanya ukuran payudara akan berubah dan bertambah besar. Jika diperhatikan dengan seksama, perubahan payudara ini tampak sangat drastis dibandingkan dengan ukuran sebelum Anda hamil. Untuk mendukung proses menyusui dan perubahan yang terjadi pada payudara, saat ini ada bra yang didesain khusus untuk ibu menyusui.

Selain berfungsi untuk mempermudah menyusui, bentuk dan tampilan bra menyusui juga tidak kalah menarik sehingga bisa Anda sesuaikan dengan selera. Jangan cemas, agar tidak bingung, simak tips yang harus diperhatikan sebelum membeli bra untuk menyusui.

Tips penting saat membeli bra untuk menyusui

Ketika sedang hamil, mungkin Anda pernah terpikir untuk membeli berbagai perlengkapan menyusui. Baik perlengkapan yang khusus bagi si kecil maupun yang akan Anda gunakan nantinya.

Salah satu contohnya yakni bra menyusui. Namun, ada baiknya untuk menahan hasrat Anda berbelanja produk yang satu ini setidaknya sampai mendekati masanya.

Pasalnya, terkadang ukuran payudara saat hamil bisa berbeda dengan nantinya ketika Anda menyusui. Ukuran payudara saat hamil masih bisa berkembang lebih besar lagi di masa menyusui.

Jadi, sebaiknya jangan terburu-buru membeli bra khusus ini sejak awal kehamilan. Tidak ada salahnya untuk menunggu sampai usia kandungan Anda mencapai 37 minggu alias sekitar bulan ke-8 atau 9 kehamilan.

Memasuki masa akhir kehamilan, barulah Anda bisa membeli 2-3 bra untuk dipakai bergantian nantinya. Nah saat hendak membelinya, berikut beberapa tips dalam memilih bra menyusui:

1. Pilih bra yang fleksibel

Kondisi payudara saat masa menyusui tentu berbeda dengan sebelum Anda hamil dan menyusui. Pada masa ini, jaringan payudara saling bekerja sama untuk memproduksi ASI agar dapat mencukupi kebutuhan harian bayi.

Bahkan, payudara bisa terasa penuh dalam waktu-waktu tertentu karena berisi banyak ASI. Maka dari itu, pastikan Anda memilih bra menyusui yang fleksibel alias lentur sehingga nyaman saat dipakai.

Pilih bra dengan cup yang mudah dibuka dan ditutup. Bra yang baik biasanya dilengkapi dengan cup yang mudah dibuka dengan satu tangan serta ukuran cup yang memudahkan bayi saat menyusu.

Dengan begitu, Anda tidak perlu repot membuka cup pada bra dengan dua tangan ketika salah satu tangan Anda sedang menggendong bayi.

2. Cari bra dengan ukuran yang pas

bra kawat

Meski tertarik dengan beragam bentuk dan tampilan bra menyusui, sebaiknya pilih bra yang sesuai dengan kebutuhan dan ukuran payudara Anda. Jika ukuran payudara Anda tidak terlalu besar, carilah bra dengan ukuran yang besar pula.

Begitu pula ketika ukuran payudara Anda terbilang cukup besar, hindari memilih bra menyusui yang terlalu sempit sehingga malah membuat sesak dan kurang nyaman saat dipakai.

Bra yang pas alias tidak terlalu longgar dan sempit akan membantu menopang payudara Anda selama masa menyusui.

Bila Anda mengalami kesulitan dalam menemukan ukuran bra yang sesuai, coba minta bantuan pada petugas toko untuk mengukur payudara Anda.

Untuk memastikan ukuran bra sudah pas, pastikan jahitan pusat yang membagi dua cup atau dua sisi payudara terletak pas menempel pada tulang payudara Anda.

3. Pilih bahan dasar bra yang nyaman dan mudah dibersihkan

kesalahan cara mencuci bra

Seorang konsultan laktasi di International Board Certified Lactation Consultant (IBCLC), Leigh Anne O’Connor, menyarankan untuk memilih bra dengan bahan dasar kain yang mudah dibersihkan.

Menurutnya, bra bersentuhan langsung dengan puting dan kulit payudara. Bra ini juga bisa dengan mudah terkena ASI yang keluar dari payudara.

Itu sebabnya, pilihlah bahan bra menyusui yang mudah dibersihkan dan dicuci. Selain itu, pastikan bahan dasar pembuatan bra menyusui tersebut juga sejuk saat digunakan.

Bahan bra menyusui yang bisa jadi pilihan Anda yakni bahan katun.

4. Perhatikan detail bra menyusui

bra untuk payudara besar

Bra menyusui yang baik dan nyaman digunakan harusnya tidak akan menyusut atau membuat payudara terasa sesak ketika dipakai.

Di samping memerhatikan poin tersebut, pastikan juga bra yang Anda pilih dilengkapi oleh detail pelengkap sebagai berikut:

  • Memiliki empat kaitan agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
  • Memiliki tali penyangga bra yang lebar dan tidak licin.
  • Sisi samping dan bagian belakang bra lebih lebar untuk membantu menopang payudara.
  • Bagian depan tengah cup bra cukup dalam untuk memberikan dukungan tambahan bagi payudara.
  • Cup bra yang mudah dibuka dan ditutup dengan satu tangan sebelum mulai dan setelah selesai menyusui.
  • Lubang pada cup bra yang cukup besar sehingga memberikan ruang yang leluasa bagi bayi untuk menyusu dengan nyaman.

Setiap detail atau bagian terperinci dari bra memiliki fungsinya sendiri-sendiri untuk memudahkan dan mendukung Anda selama menyusui si kecil.

5. Hindari memilih bra berkawat

bra berkawat

Leigh Anne O’Connor menyarankan Anda untuk menghindari menggunakan bra menyusui yang memiliki kawat. Melansir dari La Leche League, hal ini dikarenakan kawat penyangga bra bisa menyumbat saluran ASI bahkan menyebabkan mastitis.

Kawat tersebut berbentuk setengah lingkaran dengan bahan dasar logam maupun plastik yang biasanya dipasang di dalam bra.

Di samping menimbulkan rasa tidak nyaman, penggunaan kawat di dalam bra juga dapat membuat pengeluaran ASI menjadi kurang lancar.

Oleh karena itu, sebaiknya pilihlah bahan dan detail penyusun bra yang nyaman dan tidak sakit saat digunakan selama masa menyusui.

Perlukah tetap pakai bra menyusui saat tidur?

leher sakit

Selain dari beberapa tips memilih bra menyusui di atas, ada baiknya juga untuk memilih penopang payudara yang nyaman digunakan saat tidur malam.

Alasannya karena tidak sedikit ibu menyusui yang mengkhawatirkan atau bahkan mengeluhkan ASI bocor dari payudara hingga akhirnya merembes di pakaian.

Keluarnya ASI dari payudara ini biasanya disebabkan oleh produksinya yang sudah terlalu banyak sehingga tidak tertampung lagi.

Pada umumnya, di minggu-minggu pertama menyusui, produksi ASI bisa sangat berlimpah hingga membuatnya keluar dari payudara sedikit demi sedikit.

Apalagi jika Anda belum menyusui atau memompa ASI menggunakan pompa manual atau elektrik, jumlah ASI di dalam payudara bisa sangat banyak.

Jika produksi ASI Anda tergolong berlimpah atau cukup banyak, mungkin Anda bisa mempertimbangkan untuk mencari bra khusus yang bisa digunakan saat tidur.

Pasalnya, produksi ASI bisa berlangsung kapan saja, baik saat Anda sedang tidur maupun tidak. Ketika payudara sudah terisi penuh oleh ASI, tanpa sadar ASI bisa bocor atau keluar sedikit demi sedikit sehingga akhirnya membasahi bra dan pakaian Anda.

Sementara bila Anda menggunakan bra untuk menyusui, Anda tidak perlu khawatir ASI akan tumpah selama Anda tidur.

Ini karena bra menyusui yang bisa dipakai tidur di malam hari, biasanya dilengkapi oleh kantung penampung ASI atau breast pads.

Mengutip dari Mayo Clinic, antung penampung ASI yang didesain mirip dengan bentuk payudara ini bertugas untuk menampung ASI yang keluar dari payudara.

Namun, karena akan dipakai semalaman selama Anda tidur, pastikan Anda memilih bra yang nyaman.

Bra yang kurang pas dan kurang nyaman dapat membuat tidur Anda terganggu, bahkan menimbulkan sakit dan pegal pada payudara ketika bangun di pagi hari.

Pakai breast pads saat tidur

Supaya tidur malam ibu bisa lebih tenang dan nyaman, penggunaan bra bisa dipakai bersamaan dengan breast pads atau nursing pads.

Nursing pads juga dikenal dengan nama kantung penampung ASI. Sesuai dengan namanya, fungsi kantung ini yaitu untuk menampung ASI yang menetes dengan sendirinya dari payudara.

Penggunaan kantung penampung ASI di dalam bra menyusui bisa membantu mencegah ASI bocor dan merembes ke bra atau bahkan pakaian Anda.

Namun, pastikan ukuran bra yang Anda pakai tidak terlalu ketat. Penggunaan bra dengan ukuran yang terlalu sempit dapat menyebabkan payudara sakit, tidak nyaman, hingga masalah saluran susu tersumbat.

Bisakah mencegah payudara kendur dengan pakai bra saat tidur?

Menyusui disebut-sebut bisa membuat payudara wanita menjadi kendur. Meski pernyataan ini belum sepenuhnya dapat dibenarkan, tetapi ada beberapa ibu menyusui yang berupaya mencegah hal ini dengan menggunakan bra saat tidur.

Memang, pemakaian bra termasuk saat masa menyusui dapat membantu mendukung struktur payudara. Salah satu struktur payudara yang mendapat dukungan dengan baik berkat penggunaan bra yakni ligamen Cooper.

Sayangnya, produksi ASI bisa menarik dan meregangkan ligamen Cooper pada payudara Anda. Itulah alasan lain mengapa bra khusus ini tetap digunakan saat tidur.

Hanya saja, menyusui bukanlah satu-satu faktor yang berpotensi mengakibatkan payudara menjadi kendur. Beberapa faktor lain seperti jumlah kehamilan sebelumnya, berat badan, dan keturunan merupakan alasan lain di balik penyebab payudara kendur.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 29/04/2020

6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

Selain sehat untuk ibu, berbagai makanan ini juga dapat memperkuat janin dalam kandungan agar masa kehamilan tetap lancar.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Direkomendasikan untuk Anda

hamil setelah keguguran

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
menu puasa untuk ibu hamil

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
puasa bagi ibu hamil

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
puasa dan perubahan yang terjadi bagi ibu yang baru setelah melahirkan

4 Kiat Jitu Agar Produksi ASI Tetap Lancar Meski Sedang Berpuasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020