backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Cara Tepat Menggendong Bayi yang Penting Diketahui Orangtua

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Atifa Adlina · Tanggal diperbarui 4 hari lalu

Cara Tepat Menggendong Bayi yang Penting Diketahui Orangtua

Banyak ibu baru merasa canggung saat hendak menggendong si kecil. Apalagi, tubuh bayi baru lahir masih belum cukup kuat sehingga Anda mungkin akan sangat berhati-hati. Agar tidak bingung, simak penjelasan mengenai cara yang tepat menggendong bayi di bawah ini.

Berbagai cara menggendong bayi 

cara menggendong bayi

Sebagai orangtua baru, menjadi hal yang lumrah saat Anda melatih diri untuk mengetahui bagaimana cara menggendong bayi baru lahir menggunakan tangan.

Apalagi, ini juga merupakan salah satu perawatan bayi baru lahir yang perlu Anda lakukan.

Mengutip dari Kids Health, berikut adalah langkah-langkah yang perlu diperhatikan sebelum menggendong bayi.

  • Cuci tangan atau pastikan tangan bersih sebelum menggendong bayi.
  • Pastikan menyangga leher dan kepala bayi dengan lengan Anda.
  • Hindari mengguncang tubuh bayi yang baru lahir

Setelah memperhatikan langkah-langkah di atas, berikut adalah beberapa cara menggendong si kecil yang baru lahir dengan menggunakan tangan.

1. Menggendong atau menimang

cara menggendong bayi

Ini merupakan cara menggendong bayi yang paling sering Anda lakukan. Baik untuk sekadar menggendong atau sekaligus menyusui.

Pertama, letakkan kepala serta leher bayi pada lekukan lengan. Lalu, letakkan lengan Anda yang lainnya di area tangan untuk mempererat gendongan atau di pantat bayi.

Saat bayi sudah berada di posisi nyaman, Anda bisa sekaligus menimang dengan pelan. Ini juga merupakan posisi yang tepat untuk menatap dan berbicara dengan si kecil.

2. Menahan perut

Anda juga bisa mencoba cara menggendong si kecil yang satu ini walaupun terlihat menantang. Ini merupakan posisi yang tepat saat perutnya kembung atau terdapat gas.

Caranya, letakkan dada bayi di salah satu lengan Anda. Lalu, gunakan lengan Anda yang lain untuk mengelus punggung serta menahan agar ia tidak jatuh.

3. Menggendong di bahu

memeluk bayi

Selain menimang, cara menggendong bayi baru lahir di bahu juga menjadi hal yang biasa orangtua lakukan. Cukup dengan menyandarkan bayi di atas bahu Anda dan menahannya dengan lengan yang sama.

Gunakan tangan lainnya untuk menopang leher serta menahan punggung. Anda juga bisa menggunakan cara yang satu ini agar si kecil mudah bersendawa.

4. Menggendong di pinggul

Apabila si kecil sudah bisa mengontrol kepala dan leher, Anda juga bisa mencoba cara menggendong bayi yang satu ini.

Cukup dengan meletakkan bayi di area tulang pinggul Anda, lalu tahan pinggang si kecil dengan menggunakan lengan. Ini juga merupakan salah satu cara agar ia bisa lebih leluasa melihat sekitar.

Bolehkah bayi digendong posisi berdiri?

Sebenarnya bayi boleh digendong dalam posisi berdiri asalkan dilakukan dengan hati-hati dan memperhatikan beberapa hal penting, seperti di bawah ini.
  • Dukungan kepala dan leher: Untuk bayi yang berusia di bawah usia 3-4 bulan, penting untuk selalu mendukung kepala dan leher mereka karena otot leher mereka belum cukup kuat untuk menahan kepala sendiri.
  • Posisi yang aman: Pastikan tubuh bayi didukung dengan baik. Anda dapat memegang bayi dengan satu tangan di bawah pantat dan satu tangan di belakang punggung mereka untuk memberikan dukungan penuh.
  • Waktu yang terbatas: Jangan menggendong bayi dalam posisi berdiri untuk waktu yang terlalu lama, terutama jika mereka belum mampu duduk sendiri.
  • Perhatikan kenyamanan bayi. Setiap bayi berbeda, jadi perhatikan reaksi bayi Anda. Jika bayi tampak tidak nyaman atau gelisah, cobalah posisi lain.

5. Menggendong dengan gendongan 

gendongan bayi depan

Selain menggunakan tangan, orangtua juga bisa mencoba alternatif lainnya. Yaitu, menggendong anak dengan bantuan alat gendong.

Menggendong menggunakan gendongan pun dapat dilakukan sejak bayi baru lahir.

Ada beberapa jenis gendongan yang mungkin bisa dipilih orangtua dan disesuaikan dengan usia si Kecil, misalnya gendongan M Shape, ring sling, pouch sling, hingga baby wrap.

Prinsip dalam menggunakan gendongan bayi

Melansir National Childbirth Trust,  ada prinsip TICKS yang dikenal agar orangtua dapat menggendong si Kecil dengan aman. Berikut penjelasannya.

  • Tight atau erat, seperti memeluk si kecil sehingga Anda dan bayi merasa nyaman.
  • In view at all times, Anda dapat selalu melihat wajah bayi.
  • Close enough to kiss, kepala bayi dekat dengan Anda sehingga mudah menciumnya saat digendong.
  • Keep chin off the chest, dagu bayi tidak menekuk ke arah dada, sehingga tidak mengganggu pernapasan
  • Support back, gendongan yang dipakai bisa menyangga punggung bayi.

Itulah beberapa cara menggendong bayi yang bisa dilakukan oleh orangtua. Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar cara menggendong bayi baru lahir, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Atifa Adlina · Tanggal diperbarui 4 hari lalu

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan