Berjuta Manfaat yang Ditawarkan Kunyit untuk Para Ibu Menyusui

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Kandungan kurkumin yang ada pada kunyit ternyata sangat bermanfaat bagi tubuh manusia, seperti meredakan nyeri otot setelah olahraga dan mengelola hormon stres tubuh. Lantas, untuk ibu menyusui apakah kunyit membawa manfaat yang sama pula?

Manfaat kunyit untuk ibu menyusui

Di India, kunyit tidak hanya digunakan sebagai bumbu masak, tetapi juga diyakini dapat memperlancar produksi ASI. Tidak hanya untuk memperlancar ASI, beberapa manfaat lain yang bisa ibu menyusui dapatkan ketika mengonsumsi kunyit, antara lain: 

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

ibu menyusui

Menurut sebuah laporan tentang manfaat kunyit bagi kesehatan manusia, kandungan kurkumin pada kunyit terbukti dapat mengurangi risiko peradangan tubuh. 

Hal ini karena kunyit mengandung senyawa kurkumin yang bersifat antijamur, antibakteri, dan antivirus. Ketiganya berperan meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga menjauhkan ibu dari virus dan bakteri selama menyusui. Dengan begitu, anak Anda pun akan jauh dari gangguan penyakit. 

2. Mengurangi peradangan

Tidak hanya meningkatkan sistem imun, manfaat kunyit untuk ibu menyusui ternyata juga dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan pada payudara. 

Pada beberapa kasus, seorang ibu dapat merasakan nyeri saat menyusui bayinya akibat kelenjar susu yang tersumbat dan menyebabkan payudara membengkak.

Nah, ternyata, krim topikal (salep) kurkumin mampu membantu mengatasi masalah tersebut. 

Pada tahun 2014 terdapat sebuah penelitian mengenai kemanjuran krim kurkumin untuk mengurangi peradangan terhadap penderita mastitis laktasi.

Di dalam penelitian tersebut dilibatkan 63 ibu menyusui yang diolesi krim tersebut selama 3 hari setiap 8 jam. 

Hasil dari penelitian tersebut memang tidak menunjukkan perbedaan yang drastis, tetapi cukup meyakinkan. Setelah 72 jam, para ibu menyusui tersebut melaporkan bahwa rasa nyeri dan ketegangan pada payudara mereka sedikit berkurang. 

Walaupun penelitian menunjukkan gejala mastitis laktasi pada ibu hamil berkurang, konsultasikan dahulu kepada dokter sebelum menggunakan kunyit sebagai pengobatan alternatif. 

3. Menjaga berat badan

cara menyusui bayi

Ibu menyusui mungkin agak kesulitan menjaga berat badannya karena nafsu makan yang besar demi kelancaran produksi ASI. Supaya berat badan mereka tetap stabil, tentu ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh ibu menyusui. 

Olahraga hingga mengatur pola makan bisa jadi salah satu caranya. Namun, tahukah Anda bahwa kunyit ternyata bisa membantu Anda mengatasi masalah berat badan tersebut?

Menurut sebuah penelitian pada tahun 2013, penggunaan kunyit sebagai pengobatan alternatif obesitas ternyata terbukti cukup efektif. Hal tersebut dikarenakan kurkumin yang ada pada kunyit dapat menekan peradangan yang menghambat perubahan jaringan adiposa (sel lemak).

Jika sel lemak diproduksi secara berlebihan, tentu dapat membuat lemak Anda tertimbun di dalam tubuh (adipositas). Kondisi tersebut dapat berujung pada obesitas. 

Para ibu menyusui dapat memperoleh manfaat ini hanya dengan mengonsumsi satu sendok teh bubuk kunyit untuk menjaga berat badan mereka tetap sehat. 

4. Mengatasi masalah pencernaan

kesulitan menyusui tongue tie

Tidak jarang ibu menyusui mengalami masalah pencernaan karena perubahan dari masa kehamilan ke masa menyusui. Hal ini disebabkan karena tubuh kembali melakukan penyesuaian.

Biasanya, masalah konstipasi dan perut kembung menjadi salah satu yang sering dikeluhkan. Kunyit rupanya juga punya manfaat untuk meringankan masalah ibu menyusui yang satu ini.

Kandungan serat dalam kunyit dipercaya mampu mengurangi gas pada perut Anda yang menjadi penyebab perut kembung dan konstipasi.

5. Menyamarkan stretch marks

Tips Mencegah Stretch Mark Saat Hamil

Selain baik untuk kesehatan Anda, manfaat kunyit untuk ibu menyusui lain yang bisa Anda dapatkan adalah menyamarkan stretch marks. Setelah melahirkan, banyak wanita yang mengeluhkan semburat tipis yang ada di paha merusak penampilan mereka. 

Nah, selain dari krim dari dokter, mungkin Anda dapat mencoba krim mengandung kunyit untuk memudarkan garis tersebut. Pasalnya, kunyit mempunyai antioksidan yang dapat meningkatkan fungsi sel membran kulit. 

Jika sel membran kulit bekerja dengan maksimal, Anda bisa mengucapkan selamat tinggal pada stretch marks di tubuh Anda.

Cara penggunaan:

  • Campurkan 1/2 sdt bubuk kunyit dengan 2 sdt minyak zaitun
  • Aduk menjadi pasta
  • Oleskan pada area yang terdapat stretch mark
  • Tunggu selama 15 menit dan bilas hingga bersih

6. Membantu mengurangi risiko depresi postpartum

Depresi postpartum merupakan gangguan kesehatan mental yang sangat umum terjadi di kalangan wanita yang baru saja melahirkan. Penyebabnya pun beragam, seperti kurang tidur, stres, dan berawal dari rasa cemas yang berlebihan.

Nah, manfaat kunyit juga dapat digunakan untuk membantu ibu yang habis melahirkan dan menyusui untuk mengatasi masalah ini. Rempah yang satu ini bisa meningkatkan fungsi otak dan hormon dopamin yang mampu meningkatkan suasana hati.

Belum ada penelitian yang benar-benar membahas pengaruh kunyit terhadap depresi setelah melahirkan (postpartum). Untuk itu ibu menyusui perlu berkonsultasi lagi dengan dokter untuk manfaat kunyit yang satu ini.

7. Membantu mencerahkan kulit

kunyit untuk jerawat

Setelah melahirkan dan menyusui, para ibu cenderung mendapatkan berbagai masalah kulit. Pilihan pengobatannya pun terbatas karena obat-obatan tertentu dapat memengaruhi produksi ASI. 

Biasanya, ibu menyusui yang punya masalah kulit harus berkonsultasi dulu ke dokter sebelum memutuskan menggunakan pengobatan tertentu.

Nah, selain penggunaan obat dari dokter, Anda juga dapat memanfaatkan kunyit sebagai cara lain untuk membantu mengatasi masalah kulit Anda. Kunyit sendiri diketahui memiliki manfaat untuk mencerahkan warna kulit.

Kunyit memang memiliki banyak manfaat untuk ibu menyusui. Namun, Anda tetap wajib bertanya kepada dokter sebelum menggunakannya agar mengetahui dosis yang aman.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca