Pentingnya Kalsium untuk Ibu Menyusui, Beserta Kebutuhannya Setiap Hari

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Selama 9 bulan kehamilan, ibu dituntut untuk lebih memperhatikan asupan zat gizi hariannya. Begitu pula saat si kecil telah lahir dan masuk ke masa menyusui. Anda tetap harus mencukupi beragam zat gizi yang diperlukan setiap harinya, termasuk asupan mineral kalsium. Lantas, kenapa kalsium untuk ibu menyusui, apalagi yang melakukan ASI eksklusif itu penting?

Apakah kebutuhan kalsium meningkat selama menyusui?

proses menyusui

Sejatinya, kebutuhan zat gizi ketika seorang wanita tengah hamil maupun menyusui, akan berbeda dengan saat tidak sedang hamil dan menyusui. Kalsium, misalnya, yang kebutuhannya tidak boleh luput dari perhatian selama ibu sedang hamil dan menyusui.

Bagi Anda yang sudah melahirkan dan kini sedang berada di masa menyusui, kebutuhan mineral yang satu ini tetap harus dipenuhi dengan baik setiap harinya. Jika dibandingkan dengan sebelum hamil dan menyusui, kebutuhan kalsium untuk ibu menyusui memang akan mengalami peningkatan.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2013 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, ada peningkatan kebutuhan mineral pada ibu menyusui dan tidak.

Usia subur wanita berada di rentang 20-35 tahun. Jika usia Anda sekitar 20-29 tahun, asupan kalsium yang dibutuhkan sehari yakni 1100 miligram (mg).

Namun, bila usia Anda kini 30-35 tahun, Anda memerlukan asupan kalsium setidaknya 1000 mg per hari. Namun, ketika Anda menyusui, maka total kebutuhan kalsium per hari akan meningkat sebanyak 200 mg.

Jadi, total jumlah kalsium untuk ibu menyusui usia 20-29 yakni sekitar 1300 mg, dan usia 30-35 tahun memerlukan kalsium sebanyak 1200 mg.

Seberapa penting asupan kalsium untuk ibu menyusui?

penyerapan kalsium

Adanya peningkatan pada kebutuhan kalsium harian untuk ibu menyusui sebenarnya bukan tanpa alasan. Melansir dari National Institute of Health, menyusui ternyata dapat berpengaruh pada kesehatan tulang ibu.

Begini, selama Anda menyusui, tubuh akan menyimpan cadangan kalsium di dalam tulang yang didapatkan dari makanan harian. Kalsium yang Anda konsumsi tidak hanya berguna untuk menunjang berbagai fungsi organ tubuh, tapi juga untuk membantu memenuhi kebutuhan bayi.

Sebab seperti yang Anda ketahui, ASI merupakan makanan terbaik sampai usia bayi mencapai 6 bulan. Secara otomatis, segala zat gizi yang Anda konsumsi dari makanan dan minuman harian, juga akan ditujukan untuk bayi.

Ketika tiba-tiba kebutuhan kalsium tidak terpenuhi dengan baik, maka tubuh Anda akan mengambil cadangan kalsium yang ada di dalam tulang. Sejumlah kalsium tersebut kemudian diberikan pada bayi yang sedang menyusui.

Namun, sekitar 3-5 persen massa tulang bisa hilang selama ibu menyusui bayinya. Hal ini bisa disebabkan oleh asupan kalsium untuk ibu menyusui yang tidak terpenuhi dari makanan harian.

Selain itu, hilangnya massa tulang juga bisa dikarenakan kebutuhan kalsium bayi yang sedang tumbuh mengalami peningkatan, tapi tidak dapat dicukupi oleh asupan kalsium harian ibu. Akibatnya, kemudian tubuh ibu mengambil cadangan kalsium yang ada di dalam tulang.

Bahkan, hilangnya massa tulang selama menyusui juga bisa dikarenakan sedikitnya produksi hormon estrogen di dalam tubuh. Padahal, salah satu tugas hormon estrogen yakni untuk melindungi tulang.

Kabar baiknya, massa tulang yang hilang selama menyusui ini bisa segera pulih kembali setelah si kecil tidak lagi menyusui.

Perlukah suplemen kalsium untuk ibu menyusui?

kalsium klorida

Sebenarnya, asupan kalsium setiap harinya bisa Anda penuhi dari beragam makanan dan minuman harian. Mulai dari biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran hijau, tahu, tempe, susu, hingga beragam jenis ikan.

Namun, demi menjaga agar asupan kalsium harian senantiasa terpenuhi dengan baik, ibu menyusui bisa berjaga-jaga dengan rutin minum suplemen kalsium.

Hanya saja, Anda tidak diperkenankan untuk sembarang minum suplemen di masa menyusui. Alangkah lebih baiknya agar berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Pasalnya, perlu atau tidaknya minum suplemen harian biasanya akan disesuaikan dokter dengan kebutuhan Anda dan si kecil. Jangan lupa juga bahwa suplemen tidak dapat menggantikan asupan makanan harian.

Jadi, pastikan ibu menyusui tetap memenuhi kebutuhan zat gizi apa pun, termasuk kalsium untuk masa menyusui, sembari minum suplemen tambahan sesuai rekomendasi dokter.

Baca Juga:

Sumber