5 Obat Salep yang Ampuh Menyembuhkan Ruam Popok Bayi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10/04/2020
Bagikan sekarang

Ruam popok membuat bayi jadi sering rewel karena rasanya perih seperti ditusuk-tusuk jarum. Sebetulnya, ada banyak cara untuk mengobati ruam popok. Namun, solusi paling tepatnya mungkin adalah dengan mengoleskan obat berupa salep. Namun, obat salep seperti apa yang ampuh untuk meredakan ruam popok bayi? Lihat berbagai daftarnya pada ulasan berikut ini.

Obat salep ampuh untuk mengobati ruam popok

Ruam popok adalah masalah umum yang sering terjadi pada bayi. Ini biasanya menyerang bayi yang memiliki kondisi kulit bayi yang sensitif, jarang mengganti popok secara rutin, atau keseringan memakai popok yang basah dan ketat.

Kondisi ini menyebabkan munculnya ruam kemerahan yang terasa perih. Untungnya, ruam popok dapat mudah diatasi dengan salep, krim, atau gel yang dibuat khusus untuk kulit bayi.

Berikut ini adalah deretan obat yang direkomendasikan untuk mengobati ruam popok, baik dengan maupun tanpa resep:

1. Salep yang mengandung zinc oxide

efek samping krim steroid

American Academy of Dermatology menyebutkan salep zinc oxide sebagai salah satu pengobatan ampuh untuk ruam di pantat dan selangkangan bayi.

Zinc oxide membentuk lapisan pertahanan pada kulit teratas bayi untuk memperkecil peluang zat asing menyebabkan iritasi.

Salep ini mudah didapat dan umumnya ampuh untuk mengobati ruam popok pada bayi akibat iritasi. Efek samping juga jarang terjadi pada bayi yang menggunakan obat ini. Namun, gunakan obat sesuai arahan dokter maupun apotek.

Bersihkan tangan Anda sebelum mengoleskan obat ini ke kulit bayi tipis-tipis. Jika dalam beberapa hari, ruam tidak juga membaik, konsultasi dokter untuk meresepkan obat yang lebih kuat.

2. Salep hidrokortison

vitacid

Salep hidrokortison bisa digunakan untuk mengobati ruam popok. Obat ini dapat mengurangi pembengkakan, rasa gatal, dan iritasi pada kulit.

Sebagian besar krim kulit memang mengandung hidrokortison dosis ringan. Namun untuk digunakan sebagai obat ruam popok, cara pakai salep hidrokortison harus diawasi oleh dokter jika usia anak di bawah 10 tahun.

Gunakan hanya ketika dokter merekomendasikannya untuk anak Anda. Penggunaan secara sembarangan justru dapat memperparah ruam dan iritasi kulit.

Bila Anda menggunakan salep hidrokortison sebagai obat untuk mengatasi ruam popok, jangan gunakan obat lain secara bersamaan. Sebaiknya tunggu sekitar 10 menit baru oleskan obat lain, atau akan lebih baik jika obat lain digunakan pada waktu yang berbeda.

3. Krim antijamur

salep obat bisul

Perlu Anda ketahui bahwa ada jamur yang hidup di permukaan kulit. Namun, keberadaannya tidak membahayakan karena jumlahnya tidak banyak dan terkendali.

Sayangnya, kondisi kulit yang lembap dan kotor dapat merangsang pertumbuhan jamur jadi lebih banyak. Kondisi tersebut bisa terjadi pada kulit di sekitar pantat dan selangkangan bayi sehingga dapat menyebabkan ruam popok akibat infeksi jamur.

Untuk mengobati ruam popok akibat infeksi jamur, bayi harus menggunakan salep antijamur. Obat ini dapat mengurangi infeksi dengan menghambat pertumbuhan jamur di kulit.

Beberapa salep antijamur yang biasanya digunakan, yakni golongan clotrimazole atau miconazole, seperti Balmex, Desitin, Triple Paste dan Lotrimin.

Selain itu, salep antijamur juga sering mengandung zinc oksida, ini adalah bahan aktif yang banyak dipakai di dalam produk untuk mengatasi ruam popok.

Kandungan ini bisa menenangkan dan melindungi kulit bayi sepanjang hari. Anda bisa mengaplikasikan salep ruam popok ini secara tipis-tipis di kulit bayi yang terkena ruam. Akan tetapi, agar lebih aman penggunaannya, konsultasikan pada dokter terlebih dahulu.

4. Krim antibiotik

thrombophob gel

Selain jamur, infeksi juga bisa disebabkan oleh bakteri yang berkembang biak subur pada kulit lembap dan kotor. Jika ruam popok pada bayi terjadi akibat infeksi bakteri, ia harus diobati dengan salep antibiotik.

Antibiotik membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri. Namun, penggunaan obat ini untuk mengobati ruam popok sangat perlu resep dokter. Alasannya, tidak semua antibiotik dapat membantu mengobati ruam, seperti amoxicillin misalnya.

Penggunaan antibiotik secara sembarangan dan tidak perlu juga dapat meningkatkan risiko infeksi jamur. Selain itu, antibiotik tidak boleh digunakan dalam jangka panjang karena bisa menyebabkan resistensi antibiotik (bakteri kebal dengan antibiotik). Oleh karena itu, Anda harus konsultasi ke dokter.

5. Petroleum jelly

krim ruam popok

Pilihan salep terakhir untuk mengobati ruam popok pada bayi adalah petroleum jelly, khususnya jika iritas masih tergolong ringan. Memakaikan petroleum jelly pada kulit bayi juga dapat menjadi obat tambahan untuk krim ruam tertentu agar tidak lengket menempel di popok.

Selatah sembuh, Anda bisa menggunakan salep ini sebagai perawatan lanjutan untuk mencegah ruam popok kembali kambuh. Studi tahun 2013 pada Journal for Specialists in Pediatric Nursing menunjukkan bahwa penggunaan petroleum jelly menurunkan risiko bayi terkena ruam popok di kemudian hari.

Agar lebih optimal, gunakan setelah kulit bayi dibersihkan dengan air agar salep dapat menahan air dan lebih efektif menjaga kelembapan kulit.

Perawatan rumahan agar salep ruam popok bekerja dengan efektif

mencegah ruam popok

Selain pemakaian obat, perawatan rumah juga dibutuhkan untuk mengobati ruam popok, yakni menjaga kebersihan kulit bayi. Berikut ini berbagai tips untuk merawat kulit bayi yang terkena ruam popok.

Ganti popok secara rutin

Kulit bayi akan tetap bersih bila popok yang digunakan juga bersih. Jadi, sangat penting untuk menjaga area popok tetap kering dan bersih.

Sebenarnya, berapa kali mengganti popok bayi? Disarankan untuk mengganti popok bila ia buang air besar, kecil, maupun kotor oleh hal lain. Pastikan untuk mengecek kondisi popok setiap dua atau tiga jam sekali, bahkan di malam hari hingga ruam sepenuhnya hilang.

Bersihkan kulit bayi dengan produk yang aman

Agar kulit bayi tetap bersih, mandikan bayi secara rutin, yakni 2 kali sehari. Gunakan produk bayi yang bebas pewangi maupun zat iritan seperti benzokain, fenol, salisilat, atau diphenhydramine.

Usapkan kulit bayi dengan lembut dan bilas dengan air hingga bersih. Selanjutnya, keringkan kulit bayi dengan handuk atau biarkan kulit kering dengan sendirinya selama 10 menit untuk mencegah kelembapan kulit yang berlebihan.

Setelah kering, oleskan obat krim, slep, atau gel yang diresepkan dokter untuk mengobati ruam popok. Pilih popok kain atau sekali pakai yang ukurannya sesuai dan longgarkan sedikit pemasangannya agar tidak menimbulkan gesekan pada ruam.

Bila ruam tidak juga membaik, ruam semakin menyebar, dan menimbulkan luka berdarah, segera konsultasi ke dokter.

Memakai popok ukuran lebih besar dari biasanya

Agar salep ruam popok bekerja lebih optimal, Anda bisa memakaikan popok yang ukurannya lebih besar dari biasanya. Ini untuk mencegah ruam menjadi lebih parah karena karet di popok sekali pakai yang menempel di kulit bayi.

Mandi setiap hari

Ruam popok bukan halangan untuk memandikan bayi setiap hari. Tubuh si kecil harus dimandikan setiap hari sampai ruam benar-benar hilang dari kulit. Anda bisa menggunakan air hangat dan sabun bebas pewangi yang lembut, agar tidak menimbulkan iritasi pada kulit bayi. Waktu memandikan bayi bisa disesuaikan, bisa pagi atau sore hari.

Setelah dimandikan, usap dengan lembut seluruh tubuh si kecil. Untuk area ruam popok, cukup tepuk-tepuk dengan handuk dan hindari untuk mengusapnya karena bisa membuat ruam menjadi lebih parah. menjaga kulit bayi tetap kering sangat penting agar ruam popok cepat membaik.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ini Penjelasan Mengapa Kulit Bayi Lebih Lembut Daripada Orang Dewasa

Banyak orang dewasa yang ingin kulit mereka lembut seperti bayi. Namun, mengapa kulit bayi lebih lembut daripada orang dewasa? Temukan jawabannya di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kulit Bayi, Parenting 09/03/2020

Perlukah Anak Pakai Skin Care? Seperti Apa Produknya?

Skin care sangat dibutuhkan jika ingin memiliki wajah yang sehat dan bersih. Lantas apakah penggunaan skin care disarankan pada anak?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

4 Penyebab Bercak Putih Pada Kulit Bayi dan Cara Mengatasinya

Bercak putih pada kulit bayi bisa menandakan masalah kesehatan. Apa saja, ya? Lantas, bagaimana cara mengibatinya? Baca di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kulit Bayi, Parenting 28/02/2020

Biang Keringat pada Bayi: Penyebab, Ciri-Ciri, Cara Mengatasi, dan Tips Mencegahnya

Biang keringat jadi masalah kulit yang paling umum terjadi pada bayi. Yuk, pelajari lebih dalam tentang penyebab, gejala, hingga perawatannya berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kulit Bayi, Parenting 20/02/2020

Direkomendasikan untuk Anda

sabun untuk kulit bayi sensitif

Cara Memilih Sabun untuk Kulit Bayi yang Sensitif

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 01/05/2020
cara mencuci kain popok bayi

Bu, Ini Cara yang Benar untuk Mencuci Popok Kain

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 01/04/2020
cara agar kulit bayi putih

Bagaimana Cara Agar Kulit Bayi Putih?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 24/03/2020
bentol berair pada kulit bayi

4 Penyakit yang Menimbulkan Bentol Berair pada Kulit Bayi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 14/03/2020