3 Cara Merawat Jerawat Bayi Supaya Tidak Bertambah Parah

Oleh Data medis direview oleh dr. Damar Upahita.

Kulit bayi sangat sensitif dan harus beradaptasi dengan lingkungan barunya. Untuk itu, wajar bila bayi sering mengalami gangguan pada kulit, contohnya jerawat. Tidak hanya remaja dan orang dewasa, jerawat juga bisa muncul pada bayi. Oleh karena itu kondisi ini dinamakan jerawat bayi. Lalu, bagaimana cara merawat kulit bayi dengan kondisi demikian? Simak ulasannya berikut ini.

Jerawat ternyata bisa muncul pada kulit bayi

Jerawat bayi awalnya berupa bintik merah yang menyebabkan daerah sekitarnya ikut memerah bila lenting yang berisi nanah (whiteheads) berkembang. Jerawat ini bisa muncul di sekitar pipi, dagu, dahi, atau bahkan di punggung bayi. Kondisi ini bisa terjadi setelah bayi baru dilahirkan atau sekitar dua atau empat minggu setelah dilahirkan. Bayi biasanya akan lebih rewel bila benda kasar atau air liur mengenai jerawat tersebut.

Dilansir dari Baby Center, penyebab munculnya jerawat bayi tidak diketahui secara pasti. Namun, kemungkinan ini terjadi karena faktor hormon dan keturunan. Selain itu, bila sang ibu mengonsumsi obat-obatan tertentu saat menyusui bisa memicu tumbuhnya jerawat bayi. Pada beberapa kasus, bayi juga bisa memiliki kondisi ini sebagai hasil reaksi kulit terhadap produk perawatan yang tidak cocok buatnya.

Meski bisa sembuh sendiri, jerawat bayi tetap perlu perawatan

Kondisi ini umum terjadi dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari, minggu, atau bulan. Walaupun demikian, melakukan perawatan di rumah dapat membantu kulit bayi sembuh lebih cepat dan menjadikan kulit bayi lebih sehat.

Berikut tips merawat kulit bayi dengan jerawat bayi:

1. Jaga kulit bayi agar tetap bersih

Rutin membersihkan wajah bayi dengan air hangat membantu menjaga kulit bayi bersih dari sisa makanan, ASI, air liur, dan tentunya bakteri atau kuman. Cara membersihkan dengan menyiapkan lap atau kain yang lembut yang sebelumnya sudah direndam ke dalam air hangat. Kemudian usap dengan lembut, hindari menggosok kulit bayi dengan keras yag bisa menyebabkan iritasi. Bila sudah dibersihkan, keringkan dengan handuk atau kain kering dengan cara ditepuk-tepuk perlahan.

Walau bertujuan untuk membersihkan kulit bayi, mencuci muka bayi hanya dilakukan sekali sehari dan tidak lebih.

Bersihkan daerah mulut bayi yang kerap kali mengeluarkan air liur dengan tisu kering. Ini menghindari air liur mengiritasi jerawat di sekitar dagu. Jangan gunakan tisu basah yang biasanya mengandung alkohol dan pewangi yang bisa menimbulkan rasa perih dan membuat kulit bayi kering.

2. Jangan pakai produk perawatan kulit sembarangan

Untuk bayi yang usianya masih beberapa bulan, menggunakan produk perawatan kemungkinan akan menyebabkan iritasi. Menggunakan losion berminyak pada kulit bayi juga akan memperparah kondisi jerawat karena losion tersebut menghalangi pori-pori kulit. Bila mendapat produk perawatan kulit dari dokter, gunakan sesuai dengan anjuran.

3. Jangan melukai jerawat

Bila jerawat muncul di sekitaran pipi, hindari untuk mencubit pipinya. Ini akan melukai dan mengiritasi jerawat pada kulitnya. Untuk sementara, gunakan pakaian berkancing, ini menghindari kulitnya yang berjerawat dari gesekan jika baju langsung digunakan dari atas kepala.

Dalam melakukan perawatan kulit bayi yang berjerawat, Anda harus bersabar. Rasa kekhawatiran pasti muncul karena bayi menjadi tidak nyaman dan sering menangis. Bila jerawat bayi tidak hilang dalam waktu tiga bulan, sebaiknya segera memeriksakan kesehatan kulitnya ke dokter. Sebenarnya tidak pengobatan khusus untuk menyembuhkan jerawat bayi.

Kemungkinan dokter akan merekomendasikan penggunaan obat atau salep sebagai pengobatan.  

Bintik merah pada kulit bayi juga bukan hanya pertanda jerawat bayi, ada beberapa kondisi yang menyebabkan munculnya bintik merah pada kulit bayi dan biasanya disertai gejala lain, seperti demam. Lakukan pemeriksaan lebih lanjut bila kondisi tersebut terjadi.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We are excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca