home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berbagai Masalah Kulit Pada Bayi Baru Lahir (dari Jerawat Hingga Komedo)

Berbagai Masalah Kulit Pada Bayi Baru Lahir (dari Jerawat Hingga Komedo)

Tidak jarang bayi yang baru lahir mengalami masalah kulit. Tentu, hal ini membuat orangtua cemas dan khawatir. Beberapa masalah kulit bayi baru lahir biasanya akan hilang dengan sendirinya. Namun ada di antaranya merupakan masalah kulit yang serius. Berikut adalah masalah kulit yang biasa terjadi pada bayi baru lahir.

Berbagai masalah kulit bayi baru lahir yang sering kali terjadi

Bayi baru lahir belum memiliki sistem imun (kekebalan tubuh) yang sempurna. Maka itu, bayi rentan terserang penyakit infeksi. Hal ini dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, termasuk masalah kulit bayi. Lalu, apa saja masalah kulit yang sering terjadi pada bayi baru lahir? Apakah semua akibat penyakit infeksi? Ini penjelasannya.

1. Jerawat

Tak hanya orang dewasa saja yang punya jerawat, ternyata bayi baru lahir juga bisa memilikinya. Bayi yang baru saja lahir mungkin memiliki jerawat akibat permukaan kulitnya terkena hormon ibu yang ada di dalam rahim.

Biasanya, hal ini tidak perlu dikhawatirkan. Pasalnya, jerawat seperti ini akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan setelah kelahiran sang bayi.

2. Kulit kering dan terkelupas

Kulit kering dan terkelupas juga sering ditemukan pada bayi yang baru lahir. Meski terkelupas, bukan berarti kulit bayi Anda sedang dalam keadaan yang tidak baik. Biasanya, bagian kulit yang terkelupas adalah lapisan kulit terluar yang berfungsi untuk melindungi tubuh bayi saat dalam kandungan. Jadi, hal ini sangat wajar terjadi dan tak memerlukan perawatan khusus.

Namun, jika kondisi ini tak kunjung membaik, mungkin saja bayi Anda mengalami masalah kulit yang disebabkan oleh alergi terhadap sesuatu atau bahkan infeksi bakteri.

3. Komedo putih pada bagian hidung dan wajah

Komedo juga bisa dimiliki bayi baru lahir, lho. Komedo putih ini biasanya muncul pada hidung dan area wajah bayi. Dalam medis, kondisi ini disebut milia. Milia ini terjadi akibat zat keratin yang terkumpul di bawah lapisan kulit.

Milia terjadi pada 50% bayi yang baru lahir dan dapat menghilang dengan sendirinya dalam waktu 1-3 bulan setelah lahir. Ketika kelenjar minyak bayi semakin membesar, maka komedo-komedo ini akan hilang.

4. Kulit kuning

Kulit bayi Anda kuning? Jangan panik dulu. Masalah kulit bayi ini sebenarnya sering terjadi pada bayi baru lahir. Bahkan, kondisi ini terjadi pada 6 dari 10 bayi yang baru lahir. Apalagi, jika bayi lahir prematur, maka akan sangat mungkin ia memiliki kulit kuning ketika lahir.

Penyebabnya adalah organ hati bayi yang belum sempurna dalam melakukan fungsi tubuhnya. Sehingga, zat bilirubin, yaitu zat berwarna kuning yang seharusnya disaring oleh hati, justru masuk ke dalam darah dan menyebabkan permukaan kulit kuning.

Dalam keadaan normal, kulit bayi yang kuning akan timbul setelah 24 jam kelahiran dan menghilang pada usia 7-10 hari. Namun, jika kulit bayi tak kunjung membaik, maka bisa saja ini menandakan masalah lain pada si kecil, seperti:

  • Terjadinya perdarahan di dalam tubuh
  • Mengalami infeksi virus atau bakteri
  • Kekurangan suatu enzim

Untuk mengetahui kondisi si kecil lebih lanjut atau bila Anda mengkhawatirkan gejala apa pun, sebaiknya segera bawa bayi Anda ke dokter anak.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

WebMD. (2017). Your Newborn’s Skin and Rashes. [online] WebMD. Available at: http://www.webmd.com/parenting/baby/baby-skin-rashes#1  [Accessed 1 Oct. 2017].

O’Connor, N., McLaughlin, M. and Ham, P. (2008). Newborn Skin: Part I. Common Rashes. American Family Physician, [online] 77(1), pp.47-52. Available at: http://www.aafp.org/afp/2008/0101/p47.html  [Accessed 1 Oct. 2017].

Healthline. (2015). Why Is My Newborn’s Skin Peeling?. [online] Available at: https://www.healthline.com/health/parenting/newborn-skin-peeling#3  [Accessed 1 Oct. 2017].

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Tanggal diperbarui 05/10/2017
x