Tips Jitu Memilih Sunblock Bayi yang Aman untuk Kulitnya

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 05/11/2017
Bagikan sekarang

Bayi memiliki kulit yang tipis dan sangat sensitif. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk selalu merawat kulit bayi setiap saat agar terhindari dari iritasi. Salah satu cara untuk menjaga kulitnya tetap sehat adalah dengan mengoleskan tabir surya setiap kali akan pergi ke luar rumah atau sebelum menjemur bayi di bawah sinar matahari. Tapi Anda tak boleh sembarangan membeli dan memakaikan sunblock bayi. Cari tahu dulu informasi seputar aturan memilih sunblock bayi di artikel ini.

Tidak semua bayi boleh pakai sunblock

Menurut American Academy of Pediatrics, tabir surya hanya dibolehkan diberikan pada bayi yang berusia enam bulan dan lebih tua.

Jika bayi Anda berusia kurang dari 6 bulan, lindungi dia dari sinar matahari langsung dengan cara lainnya. Pakaikan bayi Anda baju dan celana panjang dengan bahan yang dapat menyerap keringat serta topi dan kacamata hitam. Atau, dudukkan bayi dalam stroller dengan kanopi peneduh yang dapat menutupi kulit kepala dan sebagian wajahnya. Agar lebih amannya, sebaiknya bayi yang kurang dari enam bulan jangan dulu diajak ke luar rumah.

Tanpa perlindungan yang cukup dari paparan sinar matahari, kulit bayi rentan terbakar matahari yang bisa meningkatkan risikonya mengalami kanker kulit.

Bagaimana cara memilih sunblock bayi?

Sebelum membeli tabir surya untuk bayi yang berusia enam bulan ke atas, perhatikanlah hal-hal berikut ini:

  • Khusus bayi. Pilihlah sunblock bayi yang diformulasikan khusus untuk kulit bayi, atau Anda bisa memilih sunblock yang bebas bahan kimia. Tujuannya, agar kulit bayi Anda tidak iritasi. Jangan pernah memakaikan si kecil tabir surya khusus orang dewasa.
  • Tahan air. Pilihlah sunblock yang tahan air dengan label waterproof di kemasan sunblock. Meskipun Anda tidak bertujuan ke pantai ataupun berenang, memilih sunblock tahan air bisa melindungi kulit si kecil lebih lama. Sunblock jenis ini bisa menempel lebih lama meskipun bayi Anda terus aktif bergerak.
  • Pastikan ada kandungan titanium dioxide atau zinc oxide. Kedua kandungan ini berfungsi sebagai dinding penghalang kulit dari sinar matahari sebelum meresap ke dalam kulit, sehingga mencegah kulit bayi terbakar.
  • Pilih tabir surya dengan spektrum luas (broad spectrum) dengan SPF minimal 15-30 yang dapat melindungi  kulit dari sinar UVA dan UVB
  • Hindari sunblock bayi yang mengandung losion antinyamuk. Beberapa sunblock bayi menawarkan perlindungan matahari sekaligus gigitan nyamuk. Jangan membeli sunblock bayi yang memiliki kandungan DEET yang bisa ada di losion antinyamuk. Jika ingin melindungi bayi dari gigitan nyamuk. Anda bisa membelinya secara terpisah.

Bagaimana cara menggunakan sunblock pada bayi?

Oleskan sunblock bayi pada si kecil sekitar 15-30 menit sebelum ke luar rumah. Meskipun cuacanya mendung atau sunblock yang Anda gunakan tahan air, oles ulang setidaknya setiap 2 jam sekali untuk memastikan kulit bayi Anda terlindungi dengan sempurna.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Bahaya yang Ditimbulkan Akibat Melakukan Aborsi Sendiri

Tahukah Anda, bahwa melakukan aborsi sendiri dapat menyebabkan munculnya penyakit ganas pada sang ibu? Itulah penyebab utama dari kematian ibu di dunia.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Melahirkan, Kehamilan 01/04/2020

Bagaimana Cara Agar Kulit Bayi Putih?

Warna kulit sebenarnya dipengaruhi oleh genetik, tapi ada cara yang bisa dilakukan agar kulit bayi putih. Simak cara untuk memutihkan kulit bayi berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kulit Bayi, Parenting 24/03/2020

Tips Melindungi Kulit dari Cuaca Ekstrem Saat Ibadah Haji

Calon jemaah haji akan menghabiskan sebagian besar waktu di luar ruangan sehingga perlu melakukan tindakan untuk mencegah kulit terbakar matahari.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hari Raya 23/03/2020

4 Penyakit yang Menimbulkan Bentol Berair pada Kulit Bayi

Bentol berair pada kulit bayi tidak hanya terjadi akibat lecet saja. Namun, pada juga muncul akibat masalah kesehatan tertentu. Apa saja? Baca di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kulit Bayi, Parenting 14/03/2020

Direkomendasikan untuk Anda

sabun untuk kulit bayi sensitif

Cara Memilih Sabun untuk Kulit Bayi yang Sensitif

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 01/05/2020
susu formula yang tidak bikin sembelit untuk bayi anak

Pilihan Susu Formula Agar Bayi Tidak Sembelit

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020
arti SPF dan PA dalam sunscreen

Apa Arti SPF dan PA pada Tabir Surya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 12/04/2020
berat badan bayi ideal

Berat Badan Bayi Ideal Usia 0-12 Bulan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 02/04/2020