Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Anak Harus Dibiarkan Bermain di Luar Rumah?

Kenapa Anak Harus Dibiarkan Bermain di Luar Rumah?

Semakin maju zaman tampaknya semakin terbatas permainan untuk anak-anak. Anak-anak semakin jarang bermain di luar rumah bersama dengan teman-temannya dan mengeksplor dirinya. Pemandangan yang mungkin sering Anda lihat sekarang adalah anak-anak bermain di dalam rumah bersama gadget-nya. Padahal, membolehkan anak bermain di luar rumah mempunyai manfaat penting tersendiri untuk perkembangan anak. Apa saja?

Alasan orangtua melarang anak bermain di luar rumah

Banyak alasan yang melatarbelakangi orangtua melarang anaknya bermain di luar rumah. Di antaranya adalah karena takut anak tertular penyakit dan banyak bahaya yang mengancam anak jika bermain di luar. Padahal, sebenarnya dengan membolehkan anak bermain di luar, orangtua juga membuat anak lebih kebal terhadap penyakit.

Bermain di luar rumah, membiarkan anak bermain kotor-kotoran, terpapar dengan bakteri dan segala jenis kuman, justru dapat membuat sistem kekebalan tubuh anak berkembang. Tubuh anak bisa lebih mengenal segala jenis zat-zat berbahaya yang masuk ke tubuh sehingga bisa membentuk faktor pertahanan yang lebih hebat.

Selain itu, faktor bahaya yang banyak mengancam anak di luar rumah sebenarnya bisa diatasi dengan cara orangtua mengawasi anak saat bermain di luar rumah. Dengan adanya pengawasan dari orangtua, anak juga merasa lebih aman sehingga lebih merasa bebas untuk bermain dan mengeksplor dirinya.

Manfaat membolehkan anak bermain di luar rumah

Banyak manfaat yang bisa diterima anak saat dirinya bermain di luar rumah, termasuk untuk pertumbuhan dan perkembangan anak baik secara fisik dan mental. Beberapa manfaat dari bermain di luar rumah adalah:

1. Mendukung pertumbuhan tulang anak

Bermain di luar rumah dapat menjadi kesempatan anak untuk menerima sinar matahari. Di mana, sinar matahari membantu meningkatkan vitamin D pada tubuh yang baik untuk pertumbuhan tulang anak. Ini merupakan manfaat yang tidak bisa anak terima jika hanya bermain di dalam rumah. Membiarkan anak bermain di luar rumah dan terpapar sinar matahari selama 10-15 menit saja sudah cukup memenuhi kebutuhan vitamin D untuk pertumbuhan tulangnya.

2. Mendorong anak untuk berolahraga

Banyak aktivitas yang bisa anak lakukan di luar rumah. Ruang yang luas tidak membatasi anak untuk melakukan apa saja, seperti berlari, melompat, bersepeda, dan lainnya. Secara tak sadar, ini juga merupakan kegiatan olahraga yang menyenangkan untuk anak. Hal ini tentu dapat membuat anak lebih aktif bergerak dan meningkatkan kesehatan anak secara keseluruhan.

3. Merangsang kreativitas dan imajinasi

Alam dapat merangsang kreativitas dan imajinasi anak lebih luas, dibanding anak hanya melihat layar hp, komputer, atau televisi. Anak dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, tidak hanya melihat, tapi juga menyentuh, mencium, dan mendengar, sehingga lebih banyak mengaktifkan indera mereka. Hal ini dapat membuat anak berpikir lebih luas, sehingga bisa menciptakan kreativitas dan imajinasi yang juga lebih luas.

4. Melatih cara berpikir anak untuk menyelesaikan masalah

Bermain di luar (apalagi dengan teman) dapat menciptakan tantangan tersendiri untuk anak. Anak menghadapi masalah yang nyata dibandingkan hanya memecahkan masalah di video game. Hal ini kemudian dapat melatih anak berpikir untuk memecahkan masalah mereka sendiri. Dengan begitu, anak akan terbiasa untuk menyelesaikan masalahnya sendiri dan menjadi lebih mandiri.

5. Melatih kepercayaan diri

Berinteraksi dengan dunia luar -dengan alam dan dengan teman bermainnya- dapat membangun kepercayaan diri anak secara perlahan. Anak butuh keberanian dan kepercayaan diri yang kuat untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang baru, mengenal lingkungan baru. Sehingga, bermain di luar bersama teman juga dapat melatih kepercayaan diri anak.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Why Children Need to Play Outside – Even in the Winter Months. [online] Available at: http://www.niu.edu/ccc/resources/Why%20Children%20Need%20to%20Play%20Outside.pdf [Accessed 1 Aug. 2017].

Child Mind Institute. Why Kids Need to Spend Time in Nature | Child Mind Institute. [online] Available at: https://childmind.org/article/why-kids-need-to-spend-time-in-nature/ [Accessed 1 Aug. 2017].

Raising Children. (2016). Outdoor play for children | Raising Children Network. [online] Available at: http://raisingchildren.net.au/articles/outdoor_play.html [Accessed 1 Aug. 2017].

NCT. Importance of outdoor play activities for kids | NCT. [online] Available at: https://www.nct.org.uk/parenting/why-outdoor-play-important [Accessed 1 Aug. 2017].

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Arinda Veratamala Diperbarui 16/08/2021
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
x