Apa yang Akan Terjadi Kalau Pakai Sunblock Kedaluwarsa?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Saat berlibur ke pantai, tabir surya tidak ketinggalan untuk dibawa pastinya. Tabir surya alias sunblock berguna untuk melindungi kulit Anda dari teriknya sinar matahari agar kulit tidak rusak. Namun, bagaimana jika tabir surya yang dipakai sudah kedaluwarsa? Apakah sunblock kedaluwarsa masih boleh dipakai?

Berapa lama masa kedaluwarsa pada sunblock?

Setiap produk tabir surya pasti memiliki tanggal kedaluwarsa. Kedaluwarsa artinya adalah batas aman pemakaian sunblock. Tabir surya yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa sudah tidak efektif lagi jika dipakai. Sebaiknya buang sunblock yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Biasanya produk tabir surya memiliki masa kedaluwarsa selama satu tahun, dua tahun, atau paling lama selama tiga tahun. Setiap formula tabir surya mungkin berbeda, sehingga masa kedaluwarsanya pun berbeda-beda.

Jika produk tabir surya yang Anda beli tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa, sebaiknya catat kapan Anda beli sunblock tersebut. Jika sudah melewati waktu 3 tahun atau jika tabir surya sudah mengalami berbagai perubahan, sebaiknya dibuang – jangan dipakai. Biasanya sunblock yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa akan mengalami perubahan dalam warna, bau, atau konsistensinya.

Namun, ada juga yang mengatakan bahwa tabir surya masih bisa dipakai sampai 6 bulan semenjak tanggal kedaluwarsanya. Tapi, dengan catatan bahwa sunblock tersebut belum mengalami perubahan, baik warna, bau, atau konsistensinya. Jika lebih dari tenggang waktu tersebut atau jika tabir surya sudah mengalami perubahan, sebaiknya jangan dipakai lagi.

Perubahan pada tabir surya mungkin dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah panas. Panas dapat menurunkan kualitas dan menghilangkan manfaat dari tabir surya. Oleh karena itu, Anda tidak disarankan untuk menyimpan tabir surya di tempat yang terkena panas sinar matahari, seperti di dalam mobil.

Apa yang akan terjadi jika menggunakan sunblock kedaluwarsa?

Tabir surya mengandung beberapa senyawa anorganik, seperti seng oksida atau titanium dioksida. Senyawa inilah yang melindungi kulit dari sinar matahari dengan cara menyerap atau memantulkan sinar UV matahari. Selain itu, tabir surya juga mengandung senyawa lain, seperti minyak, lidah buaya, dan pengemulsi (yang mencampur minyak dan air menjadi satu kesatuan).

Namun, penyimpanan yang terlalu lama (sampai sunblock kedaluwarsa) atau penyimpanan di tempat yang salah dapat mengubah senyawa-senyawa ini. Senyawa yang biasanya berubah pertama kali adalah pengemulsi. Sehingga, konsistensi tabir surya menjadi rusak, air dan minyak terpisah. Tabir surya menjadi lebih cair, kasar, atau tidak menempel dengan baik di kulit Anda. Selain itu, senyawa-senyawa dalam tabir surya juga bisa saling bereaksi.

Hal ini dapat menurunkan fungsi tabir surya. Semakin dekat usia tabir surya dengan tanggal kedaluwarsanya, SPF dalam tabir surya juga dapat menurun dari waktu ke waktu. Sehingga, tabir surya menjadi tidak efektif lagi dalam melindungi kulit Anda dari risiko terbakar, kerusakan, mengalami penuaan dini, atau terkena kanker kulit karena radiasi sinar matahari. Pemakaian tabir surya yang sudah kedaluwarsa mungkin justru dapat menyebabkan iritasi atau gatal pada kulit Anda. Tentu, ini dapat merusak kesehatan kulit Anda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Anda pasti sudah akrab dengan manfaat daun sirih untuk hentikan mimisan. Meski begitu, masih ada banyak lagi khasiat daun sirih untuk kesehatan. Penasaran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

11 Cara Jitu Mengusir Rasa Sedih dan Galau Dalam Hati

Ternyata menonton film sedih bukan cuma membuat kita menangis, tapi ada juga manfaat lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda, buah stroberi dapat membantu mencegah katarak dan menurunkan tekanan darah? Apalagi manfaat buah merah asam ini untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit



Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
bahaya rokok, bahaya merokok bagi kesehatan, dampak rokok, efek rokok, berhenti merokok

Bahaya Merokok Terhadap Daya Tahan Tubuh Manusia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit