Ortu Wajib Tahu, Inilah 5 Penyebab Anak Takut dan Stres dengan Sekolah

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Takut dan stres merupakan salah satu dari sekian banyak alasan kenapa anak enggan berangkat ke sekolah. Untuk mengatasinya, Anda perlu tahu penyebab munculnya rasa takut dan stres yang dirasakan anak di sekolah. Simak ulasannya berikut ini.

Penyebab anak takut bahkan stres dengan sekolah

Bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa merasakan cemas, takut dan stres. Selain masalah keluarga, kondisi tersebut juga bisa berkaitan dengan sekolah. Ini menyebabkan buah hati Anda enggan berangkat ke sekolah. Jika dibiarkan, proses belajar anak di sekolah tentu akan terganggu.

Untuk itulah, kondisi ini harus segera diatasi. Kuncinya, orangtua perlu melakukan pendekatan dan mencari tahu penyebabnya. Berikut beberapa penyebab yang mungkin membuat anak Anda merasa takut dan stres untuk pergi ke sekolah.

1. Bermasalah dengan teman

resep bekal anak sekolah praktis

Bagi anak, memiliki teman adalah suatu hal yang menyenangkan. Mereka bisa bermain sekaligus belajar bersama.

Selain itu, soal teman juga menjadi “topik” yang bisa menjadi bahan perbincangan di keluarga saat tengah berkumpul. Misalnya, “Ma, aku dikasih kado ulang tahun sama Dinda. Bagus, kan?”

Namun, teman juga bisa jadi salah satu penyebab anak merasa takut dan stres untuk pergi ke sekolah. Ini bisa meliputi berbagai hal, seperti tidak punya teman, tidak berada di kelas yang sama dengan teman dekat, atau bertengkar dengan mereka. Bisa juga muncul karena anak tidak mampu bersaing dengan temannya dalam urusan pelajaran.

Menghadapi hal ini, anak pasti membutuhkan bantuan Anda. Coba bicarakan masalah ini dari hati ke hati dan berikan solusi terbaik pada anak untuk menghadapi temannya.

2. Bullying

jenis bullying di sekolah

Bullying merupakan penyebab yang paling sering membuat anak takut dan merasa stres untuk pergi ke sekolah. Jenis penindasan yang didapat anak pun beragam, mulai dari nama panggilan yang konotasinya buruk, dijauhi teman, diejek, bahkan mendapat perlakuan kasar (kekerasan fisik).

Anak-anak yang mengalami hal ini tentu akan merasa tertekan. Sebisa mungkin mereka untuk menghindar dari teman atau anak yang mem-bully. Mereka akan menarik diri dari teman, kegiatan di sekolah, bahkan lingkungan.

Untuk mengatasi kasus bullying, Anda harus bekerja sama dengan pihak sekolah untuk mencari solusi yang tepat. Pada beberapa kasus, anak memerlukan bantuan psikologis untuk menstabilkan kembali kondisi kejiwaannya.

3. Terlalu banyak kegiatan (overschedule)

manfaat klub olahraga anak

Semua orangtua tentu ingin anaknya menjadi juara kelas atau prestasi lain yang bisa dibanggakan. Untuk mencapainya, orangtua biasanya akan mendorong anak untuk mengikuti les atau ekstrakurikuler.

Meskipun membantu, jika kegiatannya terlalu banyak, anak bisa merasa lelah. Jika terus dipaksakan, kelelahan anak bisa berakhir dengan perasaan tertekan dan stres. Itulah sebabnya, over schedule bisa jadi penyebab anak merasa stres dengan sekolah tanpa disadari.

Supaya tidak terjadi, pertimbangkan segala kegiatan yang diambil oleh anak. Entah itu les, ekstrakurikuler, atau organisasi yang diikuti anak. Ajari anak untuk mengatur waktu dan pastikan ia memiliki waktu untuk dirinya sendiri dan keluarga di rumah.

4. Kesulitan mengikuti pelajaran

sekolah paud sebelum tk

“Aku nggak suka matematika, susah banget. Nilaiku jelek terus.” Anda mungkin pernah mendengar anak mengeluhkan hal ini. Ya, dari sekian banyak pelajaran, pasti ada beberapa yang tidak ia sukai. Inilah salah satu dari sekian banyak penyebab anak merasa stres dan enggan ke sekolah.

Kesulitan mengikuti pelajaran bisa membuat anak tidak bisa menyelesaikan tugas di rumah dengan baik sehingga malas untuk ke sekolah.

Jika anak menghadapi stres karena penyebab ini di sekolah, tawarkan berbagai bantuan padanya. Misalnya, membantunya mengerjakan PR, mendaftarkan anak les, atau mendatangkan guru privat ke rumah.

5. Guru

Bagaimana cara guru mengajar menimbulkan kesan dalam diri anak. Bila cara mengajar guru menimbulkan kesan yang tidak menyenangkan di hati anak, contohnya galak atau kerap memberikan hukuman yang berat.

Bukan tidak mungkin anak jadi merasa takut untuk pergi ke sekolah dan mengikuti pelajarannya. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Ajari anak untuk menenangkan diri dan mempersiapkan diri dengan belajar dengan baik sebelumnya.

Jangan ragu untuk konsultasi ke dokter atau psikolog

Sangat banyak penyebab anak merasa stres dan takut ke sekolah. Melansir Child Mind Institute, selain masalah yang terjadi di sekolah, masalah kesehatan juga bisa jadi penyebabnya. Contohnya, gangguan kecemasan atau ADHD (gangguan yang menyebabkan perilaku impulsif dan kurangnya perhatian).

Jika Anda kesulitan untuk menemukan penyebab sekaligus cara mengatasinya, jangan ragu untuk konsultasi pada dokter atau psikolog anak.

Sumber foto: Raw Story.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca