Usia Berapa Bayi yang Baru Lahir Diperbolehkan Keluar Rumah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23/11/2019 . 3 mins read
Bagikan sekarang

Setelah bayi dilahirkan, Anda tentu ingin mengajaknya untuk menikmati udara segar dan pemandangan di luar rumah. Namun, Anda merasa tidak yakin jika si kecil siap untuk diajak pergi keluar rumah. Sebenarnya, umur berapa bayi baru lahir boleh diajak pergi keluar rumah? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Umur berapa bayi baru lahir boleh keluar rumah?

Mengajak bayi baru lahir keluar rumah memang butuh beberapa pertimbangan. Pasalnya, berada di luar rumah memungkinkan bayi terpapar berbagai macam hal, mulai dari sinar matahari, debu, udara yang dingin, maupun kotoran lainnya yang terbawa bersama angin.

Padahal, bayi yang baru lahir belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang sempurna. Hal ini tentu akan meningkatkan risiko bayi jatuh sakit. Meski begitu, Anda tak perlu khawatir. Seiring berjalannya waktu, sistem imunnya akan menyesuaikan lingkungan dan semakin kuat sehingga ia bisa Anda ajak bermain keluar rumah.

Menurut John Hopkins Medicine, tidak ada pakem yang saklek mengenai umur yang tepat bagi bayi baru lahir untuk diajak keluar rumah. Namun, beberapa dokter menyarankan untuk menunggu bayi berusia beberapa bulan, yakni sekitar 2 hingga 3 bulan.

Pada usia tersebut, sistem kekebalan tubuh si kecil sudah cukup kuat sehingga Anda tidak perlu khawatir ketika mengajaknya keluar rumah. Meski begitu, bayi yang berusia seminggu atau lebih sudah boleh Anda ajak ke halaman depan rumah untuk berjemur sinar matahari pagi.

Kegiatan di luar rumah ini sangat bermanfaat untuk bayi yang baru lahir. Paparan sinar matahari bisa membantu bayi beradaptasi dengan jam tidurnya sehingga ia jadi lebih baik.

Apabila Anda melahirkan bayi prematur, sebaiknya berkonsultasilah terlebih dulu dengan dokter mengenai hal ini. Pasalnya, bayi prematur memiliki sistem imun yang jauh lebih lemah dari bayi umumnya.

Boleh ajak bayi keluar rumah, asal….

merawat kulit bayi prematur

Meskipun bayi umur 2 atau 3 bulan sudah diperbolehkan keluar rumah, Anda tetap harus memilih-milih tempat yang jadi tujuan. Akan sangat bijaksana jika Anda menjauhi bayi dari tempat yang berisik, kondisi udaranya tidak sesuai, mengharuskan ia bertemu banyak orang, atau melakukan kontak dengan orang yang sakit.

Suara berisik dan ramai orang bisa membuat bayi merasa tidak nyaman dan aman, sehingga ia bisa menjadi rewel. Sementara, udara yang terlalu panas atau berangin, bisa menimbulkan masalah pada kesehatannya, contohnya biang keringat atau demam.

Pastikan si kecil menjauhi kontak langsung dengan orang-orang yang kondisi tubuhnya sedang tidak sehat. Entah itu, memeluk, berbicara, menggendong, maupun mencium bayi. Ini memberikan peluang bayi terpapar virus maupun bakteri dari orang yang sakit.

Tips aman mengajak bayi keluar rumah

perawatan psoriasis pada bayi

Tidak hanya umur, Anda harus memperhatikan banyak hal jika ingin mengajak bayi keluar rumah. Anda harus memastikan pakaian bayi dapat melindunginya kulitnya dari berbagai hal yang mungkin mengganggu.

Perlu Anda ketahui bahwa kemampuan bayi untuk mengatur suhu internal tubuh tidak sebaik orang dewasa. Jadi, Anda harus memilih pakaian yang sesuai dan rajin mengecek kondisi bayi, apakah ia kedinginan atau kepanasan.

Jangan lupa untuk mengoleskan pelembap, agar kulitnya tidak kering. Pastikan pula Anda memilih pelembap yang diformulasikan khusus untuk bayi baru lahir.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 mins read

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 mins read

Begini Frekuensi Normal BAB Bayi yang Baru Saja Lahir

BAB bayi yang baru lahir memang dapat menjadi indikator dari kondisi kesehatan mereka, terutama frekuensi dan warnanya. Bagaimana frekuensi normal BAB bayi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 27/04/2020 . 5 mins read

Pilihan Susu Formula Agar Bayi Tidak Sembelit

Susu formula ternyata bisa membuat bayi sembelit. Lantas, seperti apa susu formula untuk bayi yang tidak bikin sembelit? Lihat beberapa pilihannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Nutrisi Anak 22/04/2020 . 6 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 mins read

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 mins read
pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 mins read
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 mins read