Perkembangan Bayi 29 Minggu atau 7 Bulan 1 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/01/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Perkembangan Bayi Usia 29 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu?

Menurut tes skrining perkembangan anak Denver II, perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu, umumnya sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Duduk sendiri tanpa sandaran.
  • Menggulingkan tubuhnya sendiri.
  • Berganti posisi menjadi duduk, dari berbaring dari berdiri.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Menirukan suara yang didengarnya.
  • Tertawa saat diajak bercanda atau bicara.
  • Memekik.
  • Mengubah suara seolah hendak bicara.
  • Mengatakan 1 kosa kata.
  • Mengucapkan kombinasi kosa kata, seperti “ba-ba”, “ga-ga”, dan lainnya.
  • Memegang mainan maupun objek lain.
  • Mengikuti atau melihat apa pun ke berbagai arah.
  • Melihat dan memandang wajah orang di sekitarnya.
  • Berusaha mengambil mainan atau objek yang jauh dari jangkauannya.
  • Memberikan kubus atau benda yang sedang ia pegang.
  • Mampu memegang dan mengambil 2 benda di tangannya, seperti kubus mainan.
  • Tersenyum sendiri atau merespons senyuman orang lain.
  • Bermain dengan mainannya.
  • Makan sendiri meski masih berantakan.

Kemampuan motorik kasar

Pada perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan lebih 1 minggu, Anda masih akan melihat kemampuan  bayi berguling dan bayi duduk sendiri tanpa bantuan.

Kemampuan motorik kasar bayi Anda juga terlihat mampu berubah posisi dari berdiri ke duduk, dan dari berbaring ke duduk, pada masa perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu. Di usia ini, bayi belajar berdiri sendiri dengan berpegangan, meski belum bisa dibilang berhasil.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Bayi terlihat semakin sering berusaha berkomunikasi dengan mengucapkan “ooh”, “aah”, “a”, “i”, tertawa, serta memekik pada masa perkembangan usia 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu. Jadi di samping bayi menangis kencang, si kecil juga akan mengandalkan kemampuan berkomunikasi yang dimilikinya sekarang untuk belajar bicara.

Menariknya lagi, pada masa perkembangan 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu ini, bayi Anda mulai dapat mengatakan kombinasi kosa kata. Contohnya, Anda akan melihat perkembangan mengucapkan “ba-ba”, “ja-ja”, dan sejenisnya.

Kemampuan motorik halus

Dari segi motorik halus, perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu, ia dapat meraih benda di sekitarnya, mencari benang maupun benda lainnya, serta mengumpulkan kismis di piring makannya.

Selain itu, pada perkembangan usia 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu ini, bayi Anda juga mampu memberikan benda atau makanan yang sedang dipegangnya. Bahkan, sekarang ia juga dapat mengambil dan menggenggam dua benda sekaligus yang cukup di tangannya, seperti kubus mainan.

Kemampuan sosial dan emosional

Untuk kemampuan sosial dan emosional pada masa perkembangan 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu ini, bayi masih akan terus belajar untuk makan sendiri dengan baik dan benar.

Anda juga akan melihat si kecil tampak seru sendiri saat bermain dengan beragam mainannya, dan tersenyum saat diajak bicara.

Apa yang harus dilakukan untuk membantu perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu?

Pada perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu ini, Anda bisa mencoba membiarkan bayi minum dari gelas. Namun, gunakan gelas khusus bayi. Jangan pakai gelas yang biasa digunakan orang dewasa untuk minum.

Sebagai gantinya, berikan gelas berukuran kecil yang memiliki penutup dan dua pegangan di sebelah kanan dan kirinya. Biasanya, gelas ini disebut dengan nama sippy cup.

Anda bisa menunjukkan terlebih dahulu cara menggunakan minuman ke dalam mulut melalui sippy cup. Selain itu, pada perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu sekarang, bayi juga sedang senang menggumam dan berceloteh sendiri. 

Misalnya, bayi akan mengatakan “ba-ba” saat melihat botol susunya, atau memanggil “da-da” saat melihat ayahnya. Anda bisa merangsang perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu ini dengan menanyakan kembali apa yang diinginkannya.

Ambil contoh, saat Anda membawa botol susu dan mendengar si kecil mengucapkan “ba-ba”, coba tanyakan kembali “Kakak mau botol susu ini, ya? Iya?”

Secara tidak langsung, bayi Anda akan belajar mencerna bahwa benda yang ia inginkan tersebut yakni botol susu, meski belum bisa menyebutkannya di perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu.

Kesehatan Bayi Usia 29 Minggu

Apa yang perlu didiskusikan dengan dokter di minggu 29 atau 7 bulan 1 minggu?

Jika memang bayi Anda tidak mengalami kondisi medis serius, kebanyakan dokter tidak akan melakukan pemeriksaan terkait kesehatan dan perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu ini.

Namun, jangan sungkan menghubungi dokter secepatnya jika Anda memiliki masalah terkait perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu?

Ada beberapa hal yang Anda ketahui pada usia perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu, yaitu:

1. Demam pada bayi

Memasuki perkembangan usia 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu, Anda akan semakin mengenal kondisi si kecil. Contohnya, Anda bisa dengan mudah tahu saat ia mungkin sedang tidak enak badan.

Jika suhu bayi Anda di perkembangan usia 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu lebih panas dari biasanya, gunakan termometer untuk mengukur suhu tubuhnya.

Suhu tubuh manusia yang normal sekitar 37 derajat Celcius. Namun pada bayi, suhu normal yang sehat berkisar 36-38 derajat Celcius ketika diukur di rektum.

Pada umumnya, suhu tubuh bayi cenderung lebih tinggi dibanding suhu tubuh balita atau batita. Jadi, jangan cepat panik jika suhu tubuh anak Anda tinggi. Beberapa gejala bayi demam antara lain:

  • Suhu lebih tinggi dari 38 derajat Celcius pada rektum atau dahi.
  • Suhu 37,8 derajat Celcius di telinga.
  • Suhu ketiak lebih 37,2 derajat Celcius.

Mengingat bayi belum bisa memberi tahu Anda kapan ia merasa capek atau sakit, termasuk pada masa perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu, jadi segera periksakan dokter bila suhu tubuh bayi lebih tinggi daripada indikator di atas.

Anda bisa segera menghubungi dokter hanya jika suhu tubuh mencapai 38 derajat Celcius saat diukur di rektum.

Apapun yang membuat Anda cemas terkait perkembangan bayi, tak terkecuali pada perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu, selalu konsultasi ke dokter. Anda juga perlu menghubungi dokter jika demam disertai gejala seperti:

  • Rewel
  • Tidak aktif seperti biasanya
  • Sesak napas
  • Muncul bintik merah dan ungu kecil atau besar pada kulit
  • Nafsu makan menurun
  • Kesulitan untuk menelan makanan
  • Air liur berlebihan (sering ngeces)
  • Mata berkaca-kaca
Perawatan untuk mengatasi demam pada bayi

Pada anak di bawah 1 tahun, demam juga bisa menyebabkan kejang demam. Untuk meredakan demam, Anda bisa membiarkan bayi di perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu untuk beristirahat di dalam kamar yang sejuk (tidak terlalu dingin).

Selain itu, cegah dehidrasi dengan memberikan air susu ibu (ASI) atau susu formula secara teratur. Jika langkah tersebut tidak membantu, hubungi dokter anak untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut mengenai kondisi bayi.

Apabila menggunakan obat, selalu berikan obat untuk bayi sesuai arahan dokter. Dokter akan menentukan jenis dan dosis obat yang aman berdasarkan kondisi dan perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu.

Jangan berikan bayi obat yang terlalu banyak. Beri tahu dokter bila anak yang demam menggunakan obat yang dapat menyebabkan sindrom Reye. Jika bayi bisa makan, tidur, dan bermain dengan baik walaupun terkena demam, ia mungkin tidak memerlukan perawatan atau pengobatan medis.

2. Bayi baru bisa duduk tanpa bantuan

Perkembangan bayi akan berbeda-beda, termasuk pada masa perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu ini. Perkembangan bayi bisa dikatakan “normal” tentu relatif pada setiap tahap pertumbuhannya.

Walaupun rata-rata bayi bisa duduk tanpa bantuan di sekitar usia 6 bulan lebih sedikit atau sekitar masa  perkembangan bayi 25 minggu, tapi ada juga yang baru duduk lebih cepat atau lambat daripada itu.

Ingat, setiap perkembangan bayi seringkali berdasarkan berbagai faktor tertentu. Jangan tunda untuk memeriksakannya ke dokter bila ada pertanyaan atau kekhawatiran tersendiri mengenai perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bylan 1 minggu ini.

hal-hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang harus diperhatikan pada perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu?

Berikut yang harus Anda perhatikan dalam perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu:

1. Kebiasaan menggendong bayi

Jangan biasakan menggendong bayi terlalu lama. Kebiasaan menggendong bayi terlalu lama tidak hanya akan menghambat pekerjaan Anda di rumah, namun juga memengaruhi perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu.

Bayi yang terlalu sering digendong tidak akan belajar untuk mengasah kemampuannya sendiri untuk memanjat, merangkak, atau duduk. Akibatnya, perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu tidak cukup berkembang cepat, dan akan selalu mengandalkan Anda.

2. Belajar mengatakan “tidak”

Pada masa perkembangan bayi 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu, si kecil sudah mampu meraih dan memegang benda apa pun di sekitarnya. Perkembangan bayi 29 minggu ini juga ditambah dengan rasa ingin tahunya yang tinggi, kadang bisa membuat Anda khawatir.

Misalnya, saat si kecil memegang benda yang terbuat dari kaca atau beling, jangan ragu untuk mengatakan “tidak” padanya. Larangan ini akan membuat si kecil paham bahwa ia tidak boleh melakukan hal tersebut.

Lalu, bagaimana perkembangan bayi 30 minggu?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 menit baca

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 menit baca

Pilihan Susu Formula Agar Bayi Tidak Sembelit

Susu formula ternyata bisa membuat bayi sembelit. Lantas, seperti apa susu formula untuk bayi yang tidak bikin sembelit? Lihat beberapa pilihannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Nutrisi Anak 22/04/2020 . 6 menit baca

Berat Badan Bayi Ideal Usia 0-12 Bulan

Berat badan bayi ideal merupakan patokan utama terhadap kualitas perkembangan dari bayi. Berapa seharusnya berat badan bayi di satu tahun pertamanya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Nutrisi Anak 02/04/2020 . 14 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca