backup og meta
Kategori
Tanya Dokter
Simpan
Cek Kondisi
Konten

Serba-serbi Eping (Exclusive Pumping)

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 23/05/2023

Serba-serbi Eping (Exclusive Pumping)

Anda mungkin sudah tahu kalau menyusui secara langsung merupakan metode paling baik untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi 0—6 bulan. Meski begitu, ada beberapa kondisi yang mengharuskan ibu menyusui melakukan eping atau exclusive pumping. 

Nah, sebelum memutuskan atau menjalani eping, ada baiknya Anda memahami dulu makna serta hal-hal lainnya mengenai alternatif pemberian ASI ini. Ketahui semua informasinya melalui ulasan berikut.

Apa itu eping atau exclusive pumping?

Eping atau exclusive pumping adalah kondisi ketika ibu tidak menyusui bayi secara langsung, melainkan hanya dengan ASI yang telah dipompa.

Dengan kata lain, Anda memompa atau memerah ASI secara teratur sepanjang waktu, kemudian memberikan ASI perah tersebut melalui botol, cup feeder, atau alat bantu lainnya kepada bayi.

Cara ini umum dilakukan oleh ibu yang tidak dapat menyusui bayinya secara langsung (direct breastfeeding/DBF) karena kondisi tertentu.

Terkadang, eping hanya menjadi solusi sementara sampai bayinya dapat menyusu langsung ke payudara ibu.

Namun, beberapa ibu juga melakukan alternatif pemberian ASI ini dalam jangka panjang karena merasa lebih nyaman atau ada kondisi tertentu yang tidak memungkinkan DBF.

Keunggulan dan kelemahan eping

eping adalah

Dengan eping, bayi Anda masih bisa memperoleh manfaat ASI, meski menyusu secara langsung sulit atau tidak bisa dilakukan.

Selain itu, ada beberapa manfaat atau keuntungan lain yang bisa Anda dan bayi Anda peroleh dengan menerapkan exclusive pumping, di antaranya sebagai berikut.

  • Dapat mengontrol jadwal menyusui bayi serta banyaknya ASI yang diberikan.
  • Orang lain, terutama keluarga, memiliki kesempatan untuk memberi ASI sekaligus melakukan bonding dengan bayi. Ini termasuk menjadi cara bonding antara ayah dan bayi.
  • Memberikan keleluasaan kepada ibu untuk meninggalkan bayinya karena alasan tertentu, misal bekerja, sekolah, atau sekadar bepergian.
  • Lebih murah dibandingkan jika memberikan susu formula untuk bayi.
  • ASI yang Anda perah dapat disimpan untuk digunakan pada waktu berikutnya.

Meski begitu, dibandingkan dengan menyusui secara langsung, ada beberapa kelemahan dari metode eping. Berikut beberapa di antaranya.

  • Prosesnya memakan waktu dan menambah pekerjaan karena ibu perlu memompa terus menerus, membersihkan pompa ASI dan botolnya, serta menyimpan ASI perah.
  • Ibu perlu memompa ASI secara teratur, terutama pada beberapa bulan pertama, agar suplai ASI dapat terjaga.
  • Ibu yang melakukan eping cenderung kesulitan untuk memproduksi ASI yang cukup dibandingkan dengan yang menyusui langsung. Hal ini dilaporkan melalui sebuah studi yang menyebutkan bahwa wanita yang tidak pernah menyusui menghasilkan ASI untuk waktu yang lebih singkat (rata-rata 56 hari) dibandingkan yang menyusui langsung (rata-rata 228 hari).
  • Biaya untuk exclusive pumping lebih mahal karena harus memiliki peralatan yang lengkap untuk memerah ASI, menyimpan, dan memberikannya ke bayi.
  • ASI yang dipompa dan disimpan cenderung tidak identik dibandingkan ketika bayi menyusu langsung.

Kenapa ada ibu yang melakukan eping?

Ada banyak alasan mengapa ibu tidak dapat menyusui bayi secara langsung sehingga perlu melakukan exclusive pumping. Berikut beberapa penyebab eping.

  • Bayi lahir prematur.
  • Bayi dirawat di NICU.
  • Ibu kembali bekerja atau sekolah.
  • Ibu memiliki masalah menyusui, misal puting terasa sakit bila menyusui bayi secara langsung.
  • Bayi memiliki masalah pada perlekatan dengan payudara ibu, meski sudah dicoba dengan nipple shield.
  • Bayi Anda kembar dan membutuhkan bantuan untuk memberi asupan.
  • Ibu ingin melihat dan mengukur seberapa banyak ASI yang diminum bayi, misal karena ingin menambah berat badan bayi atau merasa lebih nyaman mengetahui berapa banyak yang anak Anda minum.
  • Bayi Anda menolak untuk disusui secara langsung.
  • Bayi memiliki masalah fisik, seperti bibir sumbing atau tongue tie.
  • Ibu memiliki riwayat pelecehan seksual yang membuatnya merasa tidak nyaman jika harus menyusui secara langsung.
  • Ibu merasa eping lebih sesuai dengan rutinitas harian.

Jika Anda tetap ingin memberikan ASI untuk bayi tetapi tidak yakin apakah bisa menyusui langsung atau tidak, exclusive pumping mungkin jadi pilihan yang tepat.

Jadwal exclusive pumping yang direkomendasikan

exclusive pumping

Ibu eping perlu memompa ASI secara teratur sepanjang waktu agar suplai ASI terjaga dan kebutuhan nutrisi bayi tercukupi.

Melewatkan satu jadwal exclusive pumping dapat menyebabkan penurunan suplai ASI.

Lalu, bagaimana jadwal eping yang tepat? Jadwal untuk ibu exclusive pumping bisa disesuaikan dengan beberapa hal berikut ini.

1. Frekuensi memompa ASI

Anda setidaknya perlu memerah ASI setiap 2—3 jam sekali atau delapan kali sehari. Pemompaan teratur dengan jadwal ini diyakini dapat menghasilkan ASI lebih banyak.

Meski begitu, setiap ibu memproduksi jumlah ASI yang berbeda-beda. Jadi, sesuaikan kembali jadwal eping dengan produksi ASI serta kebutuhan bayi Anda.

Sebagian ibu mungkin memiliki suplai ASI yang lebih banyak sehingga hanya butuh beberapa kali memompa untuk memenuhi kebutuhan ASI bayinya.

Namun, sebagian ibu lainnya mungkin perlu memompa hingga 8 kali dalam sehari agar kebutuhan ASI bayinya tetap terpenuhi.

2. Berdasarkan usia bayi

Di sisi lain, usia bayi pun juga bisa memengaruhi kebutuhan pumping Anda. Anda mungkin perlu memompa ASI sebanyak 8—12 kali dalam sehari jika bayi Anda baru lahir hingga berusia 4 bulan.

Setelah bayi Anda memasuki usia 6 bulan atau ketika sudah mulai MPASI, kebutuhan ASI bayi umumnya berkurang. Anda mungkin hanya butuh pumping setiap 4—5 jam sekali.

3. Memompa ASI pada dini hari

Pada beberapa ibu, memompa ASI pun efektif jika dilakukan dini hari, setidaknya satu kali antara pukul 02.00— 05.00.

Melansir La Leche League GB, pada waktu ini, kadar prolaktin sedang tinggi. Artinya, pumping pada saat ini bisa menghasilkan ASI lebih banyak.

Namun, beberapa ibu lainnya tetap menghasilkan ASI yang cukup meski tidak memompa pada dini hari. Anda dapat beristirahat selama 4—5 jam pada malam hari tanpa mengurangi suplai ASI Anda.

Berapa lama memompa ASI untuk ibu eping?

Anda bisa memompa selama 10—15 menit untuk setiap payudara atau keduanya jika dipompa secara bersamaan. Memompa lebih dari 20—30 menit berisiko menyebabkan puting payudara sakit.
Meski begitu, lamanya waktu memompa bisa berbeda pada tiap ibu. Cari waktu yang terbaik serta sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda.

Tips eping yang nyaman dan lancar untuk ibu menyusui

Memutuskan untuk menjalani eping memerlukan komitmen yang besar. Banyaknya waktu yang dibutuhkan membuat alternatif menyusui ini sulit dijalankan secara teratur.

Agar exclusive pumping Anda lancar dan ASI bayi terpenuhi, ikuti tips-tips di bawah ini.

  • Minum air putih yang cukup dan makan makanan bergizi untuk memenuhi nutrisi ibu menyusui.
  • Sebisa mungkin tetap skin to skin dengan bayi yang terbukti dapat membantu meningkatkan suplai ASI.
  • Buat diri senyaman mungkin saat pumping, misalnya sambil mendengarkan musik atau sekadar melihat foto atau video tingkah lucu bayi Anda. Stres dan pikiran dapat memengaruhi produksi ASI.
  • Pilih pompa ASI dan bra menyusui yang dapat mempermudah Anda untuk memompa ASI, misalnya yang memiliki double pumping atau yang bisa hands free, sehingga Anda bisa pumping sambil melakukan aktivitas lain.
  • Jika suplai ASI Anda terasa berkurang, Anda bisa memompa lebih sering untuk mendorong produksi ASI.

Jika Anda membutuhkan bantuan, Anda bisa berkonsultasi dengan ahli atau dokter laktasi di klinik laktasi terdekat.

Catatan

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 23/05/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan