3 Jenis Makanan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan Saat Menyusui

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29/06/2018 . 4 menit baca
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Menyusui adalah tahap yang sangat penting untuk bayi. Anda harus memenuhi kebutuhan nutrisi setiap hari agar bayi Anda juga sehat. Di lain sisi, selama hamil Anda mengalami kenaikan berat badan. Jika dibiarkan, kelebihan berat badan bisa memengaruhi kesehatan. Jangan khawatir, Anda tetap bisa menurunkan berat badan saat menyusui, kok.

Caranya tidak berbeda jauh seperti melakukan diet biasa, hanya saja diet yang Anda lakukan bukan diet ketat. Anda tetap harus mengonsumsi makan sehat seimbang, rutin olahraga, dan perbanyak minum air putih. Ingat, aturan makan yang cocok untuk Anda adalah tetap harus sering makan, tapi dalam porsi yang lebih sedikit.

Lalu, apa saja makanan yang baik untuk menurunkan berat badan saat menyusui? Simak daftarnya berikut ini.

Berbagai jenis makanan untuk menurunkan berat badan saat menyusui

Bila Anda ingin mengurangi berat badan saat menyusui, maka lakukan secara perlahan. Tubuh perlu penyesuaian kebiasaan sebelum kehamilan dan sesudah kehamilan. Jadi, jangan sampai memaksakan diri, yang akhirnya bisa berdampak buruk bagi kesehatan bayi Anda. Anda harus mengutamakan kesehatan bayi dan diri Anda sekaligus. Bila ragu untuk memulai atau Anda punya pertanyaan tertentu, langsung konsultasikan kepada dokter.

Selama menyusui, ada beberapa makanan yang direkondasikan untuk Anda agar berat badan bisa kembali ideal, di antaranya adalah:

1. Sayur dan buah

buah dan sayuran

Saat sehat, sakit, atau hamil, sayur dan buah menjadi makanan yang paling direkomendasikan untuk dikonsumsi, termasuk juga saat menyusui. Bahkan, buah bisa jadi camilan sehat selama Anda menyusui.

Buah dan sayur mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh Anda sekaligus penting untuk meningkatkan produksi ASI untuk bayi Anda. Anda bisa menikmati pepaya hijau, stroberi, alpukat, sawo, pisang, bayam, brokoli, selada, wortel, asparagus, dan ubi.

2. Makanan kaya protein

kekurangan protein adalah

Dilansir dari Mom Junction, selama menyusui kebutuhan protein menjadi lebih tinggi. Makanan tinggi protein menjaga sel-sel pada tubuh Anda tetap sehat. Selain itu, protein yang terkandung pada ASI akan memperkuat otot bayi dan memberi energi pada bayi. Kekurangan protein saat menyusui membuat Anda mulah lelah dan kemungkinan juga bisa memengaruhi produksi ASI.

Agar berat badan dapat dikelola, sebaiknya makanan tinggi protein dikonsumsi saat sarapan. Anda bisa menikmati telur, kacang-kacangan, yogurt, tahu, susu rendah lemak, dan oat. Selain itu, sumber protein juga bisa Anda dapatkan dari daging ayam, sapi, dan ikan. Hanya saja, Anda harus memilih daging tanpa lemak.

3. Makanan mengandung lemak sehat

risiko kebanyakan buah alpukat

Terlalu sering mengonsumsi makan berlemak bisa menaikkan berat badan hingga meningkatkan risiko penyakit jantung. Namun, tidak semua lemak itu jahat. Tubuh tetap memerlukan lemak, yaitu lemak tak jenuh seperti asam lemak omega-3.

Anda dapat memperoleh lemak tersebut dari berbagai jenis makanan. Misalnya, pada buah alpukat, hampir semua kacang-kacangan, dan ikan berlemak seperti salmon dan tuna.

Yang harus diperhatikan oleh ibu menyusui:

Untuk menghindari kenaikan berat badan, Anda harus mengurangi makanan tinggi karbohidrat dan menggantinya dengan makanan tinggi protein, serat, vitamin, mineral, dan lemak sehat. Keseluruhan nutrisi tersebut bisa membuat Anda kenyang lebih lama sehingga tidak mudah lapar dan tetap berenergi. Yang terpenting, nutrisi pada ASI tetap terjaga.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh ibu menyusui dalam mengolah dan memilih makanan, seperti:

  • Pilih sayuran dan buah yang masih segar yang kualitas nutrisinya masih terjaga.
  • Cuci sayur dan buah sampai bersih dengan air mengalir (bukan cuma direndam).
  • Hindari produk buah, ikan, daging kemasan yang kandungan nutrisinya sudah berubah dan sudah ditambahkan gula, garam, dan pengawet.
  • Pilih minyak yang sehat untuk menggoreng, seperti minyak zaitun atau minyak jagung.
  • Hindari minum alkohol, kurangi¬†minum kopi saat menyusui, dan pantang dulu makanan cepat saji yang tinggi garam dan lemak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Yang Perlu Anda Tahu Seputar Pangan Rekayasa Genetika

Sudah saatnya kita meluruskan isu-isu seputar pangan rekayasa genetika (PRG) atau genetically modified foods yang penuh kontroversi ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 15/06/2020 . 5 menit baca

3 Resep Dessert Vegan yang Mudah dan Lezat

Kata siapa seorang vegan tak bisa menikmati berbagai pencuci mulut yang menggugah selera? Tiga dessert vegan yang mudah dibuat ini nikmatnya berani diadu!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 15/06/2020 . 5 menit baca

Dua Resep Sorbet, Camilan Segar Sehat yang Mudah Dibuat

Doyan camilan dingin yang manis, tapi takut gemuk kalau keseringan makan es krim? Sudahkah Anda mencoba sorbet? Anda bisa membuatnya sendiri di rumah, lho!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 14/06/2020 . 5 menit baca

Mengulik Serba-Serbi Diet South Beach untuk Menurunkan Berat Badan

Hampir serupa dengan diet Atkins, diet south beach menekankan pola makan dengan mengurangi konsumsi karbohidrat dan perbanyak protein.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 05/06/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 menit baca
tidak cepat lapar

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 5 menit baca
frozen yogurt vs es krim sehat mana

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . 5 menit baca