Perhatikan reaksi alergi yang mungkin ditimbulkan
Meskipun cenderung langka, beberapa orang mungkin mengalami alergi beras. Menurut situs The University of Manchester, gejalanya meliputi ruam dan kulit melepuh, asma, mual, hingga syok anafilaksis.
Oleh sebab itu, sebelum mencoba cara membuat air tajin untuk bayi, sebaiknya Anda mengetes reaksi pada si kecil terhadap cairan ini terlebih dahulu.
Cobalah memberikannya dalam jumlah sedikit terlebih dahulu. Misalnya satu sendok untuk diminum atau satu tetes untuk dioleskan pada kulit. Bila tidak ada masalah, pemberiannya bisa Anda lanjutkan sesuai kebutuhan.
Selain memerhatikan reaksi alergi, konsultasi dokter juga sangat diperlukan. Dokter akan memberi tahu kapan waktu yang tepat untuk memberikan cairan tersebut untuk bayi Anda.
Cara membuat air tajin yang benar dan aman untuk bayi

Untuk membuat air tajin untuk bayi, perhatikan langkah-langkah berikut ini.
1. Membersihkan beras dengan baik
Perlu Anda ketahui, beras yang Anda gunakan bisa saja masih terkontaminasi dengan sisa pestisida yang berbahaya bagi kesehatan, seperti arsenik.
Zat ini berpotensi menyebabkan kanker bila dikonsumsi melewati ambang batas aman dan secara terus menerus.
Untuk mencegah hal ini, cucilah beras dengan air mengalir, kemudian merendamnya selama beberapa menit lalu membuang air rendaman tersebut.
Gunakan air yang berbeda (bukan air bekas rendaman) untuk memasak beras hingga matang.
2. Merebus beras
Setelah mencuci dan merendam, saatnya memasak beras untuk diambil air tajinnya.
Mengutip jurnal Science of The Total Environment, agar lebih baik dalam membersihkan sisa arsen pada beras, lakukan cara berikut ini.
- Masukkan air bersih ke dalam panci dengan takaran 4 cangkir air untuk 1 cangkir beras.
- Rebus air tersebut hingga mendidih.
- Masukkan beras ke dalam air tersebut lalu tunggu hingga mendidih kembali.
- Matikan api lalu tiriskan hingga airnya berkurang.
- Tambahkan air segar lagi dengan takaran sebanyak 2 cangkir air untuk 1 cangkir beras.
- Masak menggunakan api kecil atau sedang.
- Setelah mendidih, matikan api dan pisahkan nasi dengan air rebusannya menggunakan saringan.
- Tunggu sampai suhunya tidak terlalu panas kemudian siap untuk diberikan pada bayi.
Bukan hanya sebagai cara membuat air tajin untuk bayi yang aman. Teknik ini juga sangat direkomendasikan bila Anda ingin mengolah nasi lembek atau bubur untuk bayi.
Tanya Dokter
Punya pertanyaan kesehatan?
Silakan login atau daftar untuk bertanya pada para dokter/pakar kami mengenai masalah Anda.
Ayo daftar atau Masuk untuk ikut berkomentar